Keira Or Agatha

Keira Or Agatha
Chapter 36


__ADS_3

𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠...


_______________


"Hosh hosh berhenti gue capek banget hosh hosh" ujar Keira ngos ngosan kepada Alan.


"Hosh hosh padahal hosh kita ga dikejar Bu Rika ngapain hosh lari lari sih hosh hosh" ucap Alan tiba tiba.


Keira melongo mendengar penjelasan Alan tersebut . Jadi mereka tidak dikejar guru sebleng itu namun kenapa malah lari??


"Kok Lo ga bilang kalau tuh guru gak ngejar!" Ucap Keira kesal.


"Mana gue tau gue cuman ikut Lo lari doang" ujar Alan cengengesan.


"Yaampun Alan Lo tuh kenapa sih bisa jadi bego sewaktu waktu dan menjadi cool di sewaktu waktu" ucap Keira sabar.


"Nyenyenye" cibir Alan.


Keira hanya mengelus dada sabar. Untung sayang ups!.


" BANG ALAN , KAK AGATHA?" teriak seseorang yg tak Lain yaitu Alya.


"Ngapain mamggil?" Heran Alan kepada adiknya itu.


"Siapa yg manggil ?" Bingung Alya ,dia sendiri yg manggil siapa yg dicari.


"Ya Lo lah!" Sahut Keira kesal.


"Oh Alya ya!" Ujar Alya lirih , Keira dan Alan sabar menunggu ucapan sang boncel.


"Cuman mau manggil aja kok" lanjut Alya dengan watadosnya.


"Anjing! Untuk adek ipar!" Batin Keira gemas.


"Dosa apa hambanya ini mendapat seorang adek yang kelakuannya minta ampun!" Batin Alan dramatis.


"Kalau gitu byyy Abang ,Kaka ipar" celetuk Alya lalu meninggalkan Alan dan Keira sendiri.


"Itu adek Lo bukan sih!" Ucap Keira gemas terhadap Alan.


"Kayaknya bukan deh , dia cuman bayi yg ditemukan bunda di closed WC" kata Alan tak ada akhlaknya mengatai adek imutnya.


"Bego Lo!" Ketus Keira .


_-_-_-_-_-_-_-_-_-


Kring kring kring


Bel pulang sekolah yg ditunggu tunggu akhirnya berbunyi.


Keira dan Alan berjalan bersama kearah parkiran.


Diparkiran sudah ada Rey dkk yg nangkring di motor masing masing kaya monyet deh jadinya hahaha.


"Woah bad couple nya udah dateng nih!" Cibir Arkan kepada Keira dan Alan.


"Sirik Lo anjing!" Sentak Keira.


"Woah cewe kok ga punya antitude nya gitu sih bicaranya kasar semua coyyy" ledek Leo ikut ikutan.


"Namanya aja setan ya pasti ga punya antitude nya lah!" Kata kenan sinis.


"Lo mau gue lembutin!" tanya Keira sinis kepada Rey dkk. Mereka semua mengangguk kecuali Rey dan Devan.


"Gue matiin Lo dulu!" Ucap Alan dingin sambil mengepalkan tangannya keatas .


"Wehh santai aja nyet!" Ujar Kenan was was.


"Hai semua" ucap seseorang tersenyum manis manis asam siapa lagi kalau bukan Aresa si mb Kunti.


"Hai juga" ucap mereka kecuali Alan, dan Keira.


Aresa menghampiri Alan.


"Halo Lan kok kamu gak jawab sih!" Ucap Aresa imut tapi bagi Keira dan Alan itu sangat menjijikkan.


Alan tetap tak menyahuti, ia langsung menaiki motornya dengan cepat diikuti Keira yg juga mengambil motornya.


BRUMM BRUM

__ADS_1


Keira mengegas motornya dengan cepat diikuti Alan disampingnya.


"Aduh" Aresa hampir terjungkal ke belakang karena laju motor keduanya dengan cepat.


Dengan segera Devan menjaga keseimbangan Aresa.


"Ck bego mereka, masih ada orang juga disampingnya eh malah seenaknya nyelonong aja tuh!" Kesal Arkan melihat kelakuan Keira dan Alan tadi.


"Ck gitu aja marah berisik tau gak!" Decak Rey dingin.


"Kamu kenapa Rey?" Tanya Aresa lembut.


"Gpp" singkat Rey lalu menaiki menyalakan motornya.


"Lo bareng Devan. Gue ada urusan" ucap Rey datar kepada Aresa padahal mah ia bohong.


"Iya" pasrah Aresa.


_-_-_-_-_-_-_-


Keira sudah sampai duluan dirumah.


"Assalamualaikum" salam Keira.


"Walaikumsalam" jawab mama dari dalam rumah.


Keira segera masuk kedalam, disana nampak Mama Agatha dari dapur dan tidak ada papa Agatha mungkin masih bekerja.


"Udah pulang kamu Ta" ucap mama Agatha.


"Belom mah" sahut Keira malas. Sudah tau anaknya ini udah pulang kok malah tanya.


Kalian ditanyain kaya gitu ga sama mama atau siapa lah kalau kalian dari mana gitu?


"Oh belom toh terus anda siapa ya?" Ucap mama sok ga kenal.


"Mama" ucap Keira datar.


"Hehehe canda sayang" kata mama ga jelas.


"Assalamualaikum" ucap Aresa dan Devan yg baru datang dari kuburan eh sekolah mangsutnya.


"Agatha kenapa mah?" Tanya Devan.


"Mana mama tau" ucap mama acuh.


"Mungkin karena ada Aresa yah" ucap Aresa lesu.


"Ga tau juga" jawab Mama tersenyum.


"Udah udah kalian istirahat masuk ke kamar aja!" Lanjut mama ketika melihat Devan akan berbicara .


Aresa dan Devan mengangguk patuh.


Didalam kamar Keira


Keira tengah bersiap siap mengganti seragamnya.


"Woah dari pada dirumah liat mb Kunti terus mending ke mall ah" monolog Keira.


Setelah bersiap siap Keira segera keluar dari kamarnya.


"MAMA" panggil Keira keras .


"APA!" teriak mama dari dalam kamarnya.


"KEIRA MAU KELUAR" teriak Keira lagi.


"BUKANNYA KAMU BARU PULANG SEKOLAH KENAPA KELUAR LAGI!!" Ujar mama


"GAPAPA MA DARI PADA LIATIN KUNTI!"


Keira segera mengambil mobilnya , kenapa ia tak pakai motor jawabannya pengen aja lah.


Keira mengendari mobil dengan kecepatan tinggi. Hingga ...


BRAKk


Keira menabrak seseorang yg akan menyebrang jalan. Untung nabraknya pelan.

__ADS_1


Ckittt


Keira langsung memberhentikan mobilnya dan turun dari dalam mobil.


"Sorry ga sengaja!" Ujar Keira dingin kepada sang korban.


Dengan hati hati Keira memapah orang tersebut ke pinggir jalan.


"Kalau mau bawa mobil tuh yg bener dong!" Gerutu orang itu kesal.


"Iya gu-"  ucapan Keira berhenti ketika melihat siapa yg ditabraknya.


"LO"


"LO"


teriak Keira dan orang itu bersama.


_-_-_-_-_-_-_-


Keira dan orang yg ditabraknya kini sedang di kafe. Keira menunda acaranya ke mall demi masalah kali ini.


"Lo beneran Agatha" ucap Keira serius memandang tubuh aslinya itu.


"Hm. Lo tuh udah ngomong itu berkali kali capek gue dengernya" kesal Agatha.


"Gue pikir gue udah mati" ucap Keira tak menyangka dapat bertemu dengan Agatha.


"Sama. Sebel gue lama lama" kesal Agatha.


"Orang orang disana pada baik baik aja kan?" Tanya Keira lagi kepada Agatha.


"Hm. Btw Sekarang gimana nih keadaan keluarga gue?" Kini Agatha berganti bertanya kepada Keira.


"Kalau menurut gue sih ga baik" ucap keira.membuat Agatha membelakan matanya tak percaya.


"Ada anggota baru dikeluarga Lo" lanjut Keira.


"Siapa?" Bingung Agatha.


"Mb Kunti" ketus Keira.


"Mangsutnya rumah gue ada penunggu barunya gitu?" Heran Agatha. Keira menggeleng.


"Dulu Lo suka bully orang kan?" Agatha mengangguk dengan pertanyaan Keira.


"Nah orang yg paling Lo sering Lo bully tuh jadi sekarang jadi adek angkat Lo." Ucap Keira.


"Pliss jangan buat gue bingung langsung siapa gitu!" Kesal Agatha karena ia tak paham apa yg di ucapkan Keira.


"Aresa" singkat Keira malas.


"Oh" paham Agatha.


Satu


Dua


Tiga


"APA!" Kaget Agatha bukan main.


"Ga usah teriak juga bego!" Ujar Keira datar.


"Hehehe lagian Lo bikin gue kaget" cengenges Agatha.


"Biarin lah dia jadi adek gue. Gue udah iklash lagian gue juga mau minta maaf kalau kita udah tukeran tubuh lagi" lanjut Agatha pasrah.


"Nah masalahnya itu! Sebenernya dia tuh mau buat Lo sengsara karena Lo udah pernah bully dia" jelas Keira panjang lebar.


"Wahhh jadi ceritanya dia mau bales dendam nih!" Ucap Agatha mengbu ngebu.


"Kalau gitu gue ga jadi minta maaf deh" ujar Agatha senang karena tak jadi minta maaf.


"Hem gue bantu Lo buat batalin acara bales dendam si mb Kunti." Kata Keira menyeringai.


"Gue setuju , karena gue itu queen bullying jadi gue ga segan segan buat nyakitin orang yg mau nyakitin gue sendiri" ucap Agatha ikut ikut menyeringai.


________________

__ADS_1


__ADS_2