
𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠...
___________
"Ngapain kesini?" Tanya Devan datar dingin plus menatap tajam sang tamu.
"Eh maaf tuan, ini ada paket buat saudara Selena" ucap tukang paket samarkan saja namanya Pak Gojek
(Selena nama mama Agatha and Devan)
"Hah mama pesen apa dah?" Bingung Devan tapi tetap menerima paket tersebut.
"Kalau begitu saya permisi dulu tuan!" Pamit pak ojol
"Hm" dehem Devan lalu masuk kembali kedalam rumah.
"Siapa yang dateng Van kok ga masuk?" Tanya mama Agatha
"Tukang paket!" Jawab Devan memberikan paket mamanya itu.
"OMGGG AKHIRNYA SETELAH SEKIAN 100 ABAD MAMA NUNGGU AKHIRNYA DATENG JUGA OMAGYATTT!" pekik Mama Agatha senang.
"Astagfirullah" istighfar mereka semua mendengar teriakan mamanya.
"Ga usah teriak teriak bisa ga sih ma! Cuman paket aja" ujar Agatha
"Kamu sih ga tau apa isinya paket ini, didalem ya itu ada barang yang sangat sangat berharga!" Ucap Mama Agatha sambil memeluk paketnya itu.
"Isi nya emang apa tan?" Tanya Raja kepo
"Kalian mau lihat?" Tanya balik mama Agatha
Mereka mengangguk antusias.
"Isinya adalah...." Ucap Mama Agatha mengantungkan katanya sambil membuka paket.
" Isinya tadaaaa !!!" Lanjut Mama Agatha , mereka semua cengo melihat isi paket tersebut.
"Penyedot WC?!" Beo mereka
"Iya" angguk Mama Agatha
"Cuman penyedot WC ma? Buat apa dah" ucap Agatha
"Ya buat WC lah masa mau nyedot muka Lo pada!" Sinis Mama
"Maksunya tuh emang WC nya mampet ya kok mama beli penyedot WC?" Heran Agatha
"Iya tadi WC nya mampet karna tadi ga sengaja mama taruh uang 5juta mama di WC eh malah nyangkut semua ga bisa diambil yaudah mama beli penyedot WC sakti ini!" Jelas Mama Agatha bangga
"Gitu aja bangga " gumam Keira lirih tapi masih bisa didengar oleh mama Agatha
"Heh! Bilang apa Lo?!" Sentak mama Agatha
"Engga" singkat Keira
"Ck dasar manusia es! Dapet jodoh yang sifatnya es mampus kamu!" Cibir Mama Agatha kepada Keira
"Kan emang udah dapet jodoh yang sifatnya kaya beruang kutub ma" ujar Agatha cekikikan
"Wahh bravo!!" Seru Mama Agatha.
"Ck" decak mereka semua malas.
Ting tong teng tong
Bel rumah kembali berbunyi lagi membuat semua heran.
"Ada bel tuh sana bukain mama mau maskeran dulu bayy!" Ucap Mama bodo amat lalu pergi dari ruang tamu
"Bukain sono!" Suruh Keira kepada siapa
__ADS_1
"Ck oke!" Decak Agatha sebal.
Ceklek
Agatha membuka pintu perlahan lahan tapi tidak ada orang.
"Astagfirullah ada yang mencet bel tapi kok ga ada orangnya ya? Jangan jangan ada hantu lagi" batin Agatha takut
"Agatha!" Seru seseorang yang tak lain Aresa yang baru muncul entah dari mana udah kaya jalangkung aja.
"Anjir! Kaget gue!" Kaget Agatha
"Ck ngapain Lo kesini! Ganggu orang tau ga!" Lanjut Agatha datar sambil mengamati muka Aresa yang masih rusak.
"A ak aku-" ucap Aresa gagap
"Ngomong tuh yang bener, masih punya mulutkan?" Ujar Agatha sinis
"Aku mau minta maaf sama kamu" ucap Aresa lirih sambil menundukkan kepalanya
"Apa apa gue ga denger" ucap Agatha pura pura tak mendengar
"Aku hiks mau minta maaf sama kamu hiks hiks" tangis Aresa pecah kali ini cewe itu benar benar menangis.
"Ck kok lo mewek sih" kesal Agatha yang Aresa tiba tiba menangis. Langsung saja Agatha menarik tangan Aresa kedalam rumah.
"Heh! Lo diem jangan nangis terus anjir!" Ujar Agatha jengah pada Aresa
"Hiks hiks ini udah hiks diem hiks" ucapnya
"Lo masih nangis njir!" Kesal Agatha lalu melangkah kan kakinya cepat .
"Hiks bodo amat hiks" Isak Aresa
"Wesss ada mb mb Kunti nangis nih" ujar Nathan semangat melihat Aresa yang masih menangis.
"Ngapain bawa gembel ke sini?" Tanya Keira dingin
"Jadi Lo ngapain lagi ke rumah gue?" Tanya Devan dingin tidak ada lagi kata kesayangan buat Aresa.
"Aku hiks mau minta maaf sama kalian hiks" ucap Aresa lirih
"Oh jadi mau minta maaf ya" paham Keira sambil mengangguk angguk kan kepalanya.
"Iya hiks"
"Oke kita maafin" putus Keira membuat mereka membelakan matanya kaget.
Segitu gampang kah Keira memaafkan orang??
"Loh kok maen maafin orang aja sih kita ga setuju ya" ucap Agatha tak terima
"Iya kita ga terima!" Ujar Alan dkk dan Rey dkk.
"Shutt diem dulu deh gue belum selesai ngomong njir!" Ucap Keira datar
"Yaudah lanjutin" kata Alan
"Lo kita maafin but lo harus ngikutin syarat yang gue mau" ucap Keira dingin dan berseringai kejam. Membuat yang lainya tersenyum senang.
"I iya" dengan ragu Aresa menyetujui ucapan Keira itu.
"T tapi hiks syaratnya apa hiks?" Tanya Aresa dengan isakan.
"Bisa berhenti nangis dulu ga? Ingus Lo kemana mana anjir" ucap Keira bergidik ngeri
"Oke" putus Aresa
"Rey Lo bersihin tuh ingus!" Suruh Keira kepada Rey agar Rey membersihkan ingus Aresa yang ada di hidung.
"Ga sudi gue , jijik, emang dia siapa gue?" Tolak Rey datar
__ADS_1
"Dia kan mantan lo!" Ucap Alan santai
"Ga mau" tolak Rey sekali lagi.
"Enak bener nyuruh orang bersihin ingus orang!" Batin Rey jijik
"Yaudah kalau gitu Lo aja Ta!" Kini giliran Keira menunjuk Agatha
"Ish jijik ga mau gue" tolak Agatha
"Huh..kalau gitu Lo bersihin sendiri aja deh dikamar mandi!" Ujar Agatha kepada Aresa
"I iya" setuju Aresa lalu berjalan lirih ke kamar mandi.
"Lo yakin mau maafin dia Kei?" Tanya Agatha serius kepada Keira
"Hm" dehem Keira
"Kenapa?" Tanya Alan
"Pengen aja, kan masih ada syarat dari gue jadi tinggal di mau atau engga nya kalau engga mau yaudah kita ga maafin dia itu aja" jelas Keira datar
"Lagian gue juga kasihan liat dia apalagi wajah nya yang tambah cakep" lanjut Keira
"Owh" paham semua.
. . . . .
"Is that true? Yes okey dokey yo
Is that true? Yes okey dokey yo" Mama Agatha bersenandung ria ke arah kamar mandi.
Ceklek
"Is that true? Yes ok-"
"HEH NGAPAIN MONYET LIAR MASUK RUMAH ORANG?!" Sentak Mama Agatha tiba tiba ketika melihat pemandangan tak enak di dalam kamar mandi
Yang tak lain Aresa sendiri yang masih membersihkan ingusnya.
"Ak ak-" Mama Agatha langsung menarik lengan Aresa cepat ke luar kamar mandi menghiraukan ucapan Aresa.
Brukk
Dengan tak perasaan mama Agatha mendorong mendorong Aresa ke depan Keira Agatha Alan dkk dan Rey dkk diruang tamu.
"Awsss sh" ringis Aresa membuat mereka terkejut.
"Kalian ngapain bawa monyet liar masuk kerumah ha?!" Ujar mama Agatha dingin kepada mereka terkejut.
"Tadi dia lepas dari penangkaran hewan mah jadi kesini deh" kata Agatha enteng.
"Ck" decak mama Agatha
"Pokonya kalian harus usir nih monyet liar keluar rumah sebelum ada kuman kuman nempel di rumah ini!" Ucap Mama Agatha tegas lalu pergi tapi..
"Hiks Mama maafin aku hiks aku kesini cuman mau minta maaf hiks sama kalian hiks" ucap Aresa kembali menangis dan menyekal kaki mama Agatha agar tak pergi.
Brughh
"Bacot!" Sentak Mama Agatha lalu benar benar pergi ke kamar.
"Please maafin aku, terus aku bakal pergi dari sini" mohon Aresa kepada Agatha dan Keira.
"Okey!" Ucap Agatha
"Tapi Lo harus bener bener mau nurutin syarat gue!" Lanjut Keira
"Iya" setuju Aresa membuat Keira bersmrik manis.
"Syaratnya adalah-"
__ADS_1
______________