Keira Or Agatha

Keira Or Agatha
Chapter 49


__ADS_3

π‡πšπ©π©π² π‘πžπšππ’π§π ...


__________


"ASSALAMUALAIKUM MAMA PAPA , ANAK MU YANG CANTEK PULANG MEMBAWA CALON MANTU DAN PARA PRAJURIT KERA SAKTI !!!" Teriak Agatha didepan pintu rumahnya. Tapi tidak ada balasan.


Lalu siapa calon mantu dan prajurit kera sakti??


Tentu saja Rey dan Keira , Alan dkk plus Devan dkk.


Plak


"Ga usah teriak bego!" sentak Keira sambil menabok jidat mulus Agatha


"Ish iya iya sakit tau masa mimi jahat sama anaknya sih!" Ucap Agatha lebay kepada Keira.


"Gue ga denger kuping gue pakek sandal !" Ucap Keira datar


"Ya ga bisa lah byy!" Kata Alan datar kepada Keira dan hanya dibalas cengiran saja.


"Tuh dengerin pipi Alan !" Sahut Agatha


"Ck kita tuh mau ngobrol disini atau mau disuruh masuk kedalam sih!" Kesal Arkan karena tak kunjung masuk kedalam rumah.


"Hooh disuruh masuk kek!" Sengit Raja


"Oke oke para kecobong ku tersayang silahkan masuk! Tuan putri mempersilahkan kalian masuk kedalam" ucap Agatha sambil menundukkan badannya sedikit.


"KECEBONG PALA LO!" Ucap mereka serentak kecuali Keira Alan dan Rey hanya menatap Agatha datar.


"Hehehe" cengir Agatha


Mereka masuk menutup sambil menutup pintu dengan Agatha yang masih diluar.


Tak lupa juga Keira mengunci pintu juga.


Lah yang punya rumah siapa dah?


"WOYYY GUE MASIH DILUAR!!BUKAIN PINTUNYA!!" Teriak Agatha keras namun mereka hanya acuh dan duduk di sofa tamu kecuali Devan yang kekamar untuk ganti baju.


Laknat emang.


Dug


Dug


"BUKAIN PINTUNYA OYY!" Teriak Agatha lagi sambil menggedok gedok pintu.


Sementara diruang tamu


"Itu kenapa Agatha nya dikunci di luar?" Heran Kenan


"Hooh lah dia kan yang punya rumah" kata Leo


"Biarin sukur !" Ucap Keira Alan dan Rey barengan.


"Buset kompak bener!" Kagum Gerald


"Btw nyokap ama bokap Agatha sama Devan mana yak? Kok ga keliatan" heran Nathan


"Yee mana tau Bambang!" Kata Leo sinis


"Ck. Bacot Lo!" Ucap Nathan.


"Ambilin makanan!" Suruh Keira dingin kepada Raja dkk dan Arkan Leo Kenan.


"Ck. Ga mau gue bukan pembantu kali!" Tolak Arkan


"Sekali kali Lo jadi pembantu apa susah nya sih!" Sengit Keira


"Ck okey okey!" Decak Arkan lalu menarik tangan Kenan dan Leo. Sedangkan Raja dkk tetap duduk anteng.


"EH LO BANTUIIN BAWA MAKANAN DONG!" Teriak Kenan kepada Raja dkk dari dapur


"Males!" Bales Raja dkk.


Tak lama kemudian Arkan Kenan dan Leo datang membawa bawa makanan dari pizza hingga makanan ringan dari kulkas.


"Woilahh banyak bener dah tuh!" Kata Satya


"Untung gue ambilin!" Kata Arkan datar


"Hehe kan pembantu harus nurut sama majikan!" Kata Raja enteng sambil mencomot pizza.


"Nyenyenye"cibir Arkan datar


"Sini deh gue suapin pizza nya!" Ucap Alan kepada Keira

__ADS_1


"Aaaaaa" Keira menerima suapan Alan dengan senang hati.


"Giliran Lo deh!" Kini berganti dengan Keira menyuapi Alan cemilannya.


"Ekhm!" Dehem Devan yang baru datang dari kuburannya eh kamarnya.


"Apa?" Tanya Alan dingin dan dijawab gelengan Devan .


"Aneh" ucap Alan.


"Ini makanannya ambil di kulkas semua?" Tanya Devan sambil melihat makanan makanan dimeja.


"Hm" dehem Rey


"Agatha mana?" Tanya Devan lagi.


"Diluar rumah" jawab Keira enteng.


"Kenapa ga masuk masuk!" Heran Devan


"Lagi ngedugem !" Ketus Keira


"Banyak bacot Lo ! Lo kan abangnya samperin nih adek lo diluar kasian kan kalau diculik om om!" Lanjut Keira datar.


"Oh gitu ya!" Ucap Devan dan ingin menghampiri Agatha yang masih kekunci di luar rumah.


"Stop!" Cegah Rey


"Biar gue aja!" Lanjutnya lalu ngacir pergi menjemput pujaan hati.


Cklekk


Rey membuka pintunya dan mendapati Agatha yang duduk melas didepan pintu luar rumah.


Karena Agatha belum sadar akan dirinya dengan iseng Rey mengambil ponselnya dan memotret Agatha lalu mengepos nya di Ig.


Rey_Nald


( Anggep aja orang duduk di depan pintu)


Ditemukan seorang pengemis gembel yang tersangkut dirumah Agtha_xndra


❀️ 67893


πŸ’¬4567


Setelas mengepos nya, Rey kembali menyimpan ponselnya.


Pluk


"Eh Rey mukanya kaya monyet tapi ganteng!" Latah Agatha cepat ketika Rey dengan sengaja menepuk pundaknya.


"Lo bilang apa?" Tanya Rey dingin agar Agatha mengulangi latah nya itu.


Dengan cepat Agatha menatap Rey.


"Heheh ga bilang apa apa kok! Lo ngapain disini?" Cengir Agatha


"Cuman mau nyamperin Mimi perong di depan rumah doang!" Ucap Alan datar


"Owh!" Paham Agatha


Rey menatap Agatha malas.


"Ck ngapain masih disitu buruan masuk kedalam!" Suruh Rey


Sedetik berikutnya Agatha tersadar kalau dirinya masih diluar rumah.


"Owh iya ya lupa gue" cengenges Agatha dan hanya mendapat tatapan datar dari Rey


"Hm" dehem Rey lalu ikut masuk Agatha kedalam.


Sesampai diruang tamu, Agatha menatap tak percaya melihat pemandangan ruang tamunya dipenuhi makanan.


Dimana Keira dan Alan yang asik suap suap manja dan Raja dkk sedang berebutan makanan dengan Devan dkk-devan.


"ANJIR!!! BERANTAKAN BANGET ASTAGFIRULLAH!!!" pekik Agatha lebay.


Cetak


"Ga usah teriakΒ  ogeb!" Ucap Rey sinis sambil menutup telinganya.


"Eh udah masuk aja Lo gue kira masih diluar rumah nunggu sembako!" Ucap Gerald yang menghentikan rebutan makannya dengan yang lain.


"


Bacot! Siapa suruh bawa makanan kesini terus ga pake ijin lagi emang ini rumah punya Lo pada apa!" Omel Agatha

__ADS_1


"Ini juga rumah gue kalau Lo pengen tau!" Ujar Devan santai kan emang benar kan?


"Ck serah deh! Terus gue ditinggal di luar rumah lagi udah kaya gembel gue!" Ucap Agatha tadi mengingat dirinya dikunci diluar rumah tadi.


"Lha kan Lo bisa lewat belakang rumah!" Ucap Devan enteng dan sial Agatha lupa jika rumahnya ada pintu belakang.


"Kan emang gembel Lo!" Ledek Keira


"Ck mimi jahat!! Masak anaknya sendiri dikatain gembel sih!" Kesal Agatha


"Lebay Lo su!" Ucap Raja dkk dan Devan dkk kompak


"Apa lagi gue jijik!" Kata Keira bergidik ngeri.


"Pipi liat deh mereka jahatin princess Agatha!" Adu Agatha kepada Alan


"Emang gue peduli?" Ucap Alan dingin membuat Agatha mencebik bibirnya kesal


"Reyy!" Rengek Agatha agar Rey membela


"Apa apa? Sini gue peluk!" Ucap Rey menarik Agatha kedada bidangnya dan menenggelamkan wajah Agatha.


Agatha sendiri dibuat dag dig dug jeder sendiri melihat perilaku Rey yang kadang dingin yang kadang uwuw.


"Aaaaaa mama!" Batin Agatha menjerit senang ketika dipeluk Rey tapi setelah mendengar ucapan Rey selanjutnya membuat ia kesal setengah mati.


"Gue peluk biar mereka ga kasian liat muka gembel Lo!" Lanjut Rey


"BWHAHAHAHAHA" Tawa mereka menggelegar disegala penjuru rumah kecuali Keira dan Alan yang masih stay cool.


"Ck!" Decak Agatha


"Assalamualaikum!" Salam seseorang yang tak lain mama Agatha yang entah dari mana.


Mereka mengalihkan perhatian nya kepada Mama Agatha.


"Lah kok ga dijawab salamnya?" Heran Mama Agatha


"WALAIKUMSALAM!" Teriak mereka spontan.


"Heh! Ga usah teriak juga jawabnya Bagong!" Kesal mama Agatha


"Hehe" cengenges mereka


"Btw papa mana ma?" Tanya Agatha


"Oh my baby buny sweety mama masih dikantor!" Jawab mama Agatha narsis


"Astagfirullah emak gue gini amat!" Gumam Agatha dan Devan


"Nih Tante Tante narsis juga" batin Keira Alan dkk dan Rey dkk-devan


"Apa Lo bilang!" Pelototan mama Agatha ketika mendengar ucapan ke2 anaknya itu.


"Enggak kok ma, itu tadi aku liat banteng mukanya sama kaya mama" ucap Agatha tersenyum sok manis


"Ohww gi-JADI LO MIRIP IN MUKA GUE SAMA MUKA BANTENG HA!'Β  marah Mama Agatha membuat mereka terkejut.


"Pas gue masih ditubuh Agatha, perasaan Mak Agatha ga Gaol gini deh" batin Keira


"Maksud nya ga gitu ma..tap-"


Ting tong ting tong


Bel pintu rumah berbunyi


"Huh selamat ga keamuk banteng bercula lima" batin AgathaΒ  selamat


"Siapa ya yang dateng?" Heran Mama Agatha


"Kamu bukain deh Van!" Seruh mama Agatha kepada Devan agar membuka pintu rumah


"Kok Devan sih ma! Mama aja deh" ucap Devan datar


"Buruan atau gue potong anu Lo!" Kata Mama membuat para jantan bergidik ngeri.


"Ck" decak Devan kesal lalu membuka pintu rumah nya.


Ckelek


Devan membuka pintu rumahnya kasar.


"Huh siapa sih ganggu orang aja!" Gerutu Devan kesal.


Setelah melihat orang yang datang , Devan bertambah kesal.


"Ngapain kesini?" Tanya Devan datar dingin plus menatap tajam sang tamu.

__ADS_1


_____________


__ADS_2