
𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠...
____________
Setelah dari area sirkuit tadi Keira langsung pulang kerumahnya .
Brukkk
Keira menghempaskan tubuhnya di atas kasur. Pikiran Keira masih melayang layang . Disirkuit tadi ia melihat Abang nya , lalu dipaksa menjadi anggota geng . Sungguh ia tak menyangka padahal tadi hanya iseng iseng ikut balapan tadi.
Cewe itu takut jika nanti abangnya atau orang lain tau ia ikut balapan dan melaporkannya kepada orang tuanya nanti.
Ting!
Bunyi nontifikasi Henphone Keira tanda ada pesan masuk
062+...
Unknown
SV
Agtha_xndra
??
Unknown
Alan
Agtha_xndra
Oh!
Ngapain?
Alanbabi😎
Gpp
Udah tidur?
Agtha_xndra
Belom lah bego ini gue aja masih chatan sama Lo tolol!!
Alanbabi😎
Hhehe besok gue jemput
Agtha_xndra
Gausah gue bawa motor
Alanbabi😎
Gue gak terima penolakan
Readdd
__ADS_1
Huhhh!
Keira menghembuskan nafasnya , filing Keira besok pasti akan ada perang .
Akhirnya cewe tersebut menutub matanya ia gak mau memikirkan kata Alan tadi yg mau jemput dia , toh Alan ga tau alamatnya juga kan.
Skippp keesokan harinya.
Alan sudah berada di depan rumah Keira untuk menjemputnya. Dimana Alan tau rumah Keira??Ingat kan kemarin malam Alan menyuruh Raja untuk mencari informasinya?Nah makanya itu Alan tau rumah Keira.
Kembali lagi ke Alan ia mencoba mengetuk pintu rumah Keira.
Tok tok tok
" Sebentar" ucap seseorang dari dalam rumah
Cklekk
Pintu rumah terbuka menampakkan seorang pemuda dengan tampang datar yang tak lain Devan Abang Agatha.
" Ngapain Lo" ucap Devan dingin ketika siapa yg mengetuk pintu rumahnya tadi.
" Jemput Agatha" kata Alan santai tanpa takut dengan raut wajah Devan.
"Ngapain Lo jemput Agatha" ucap Devan sinis.
" Ya kesekolah lah bego lo" ucap Alan tak kalah sinis dari Devan.
"Kok lo-" perkataan Devan terpotong Keira dari belakang.
"Apaansih ribut banget" kata Keira datar
" Oh ada tamu gak diundang" ucap Devan santai dan ditatap tajam Alan
" Kok Lo tau rumah gue sih" kaget Keira ia pikir chat Alan tadi malam hanya iseng aja.
" Berisik. buruan gue anterin" ucap Alan menghiraukan ucapan Keira tadi.
"Ckkk bentar" decak Keira lalu mengambil tas nya didalam dan berpamitan.
Devan masih menatap Alan sinis. Ia tak tau kenapa musuhnya ini dekat dengan adiknya.
" Apa" ucap Alan seolah olah menantang Devan
"Ckkk" decak Devan lalu masuk kedalam lagi.
"Ayo berangkat" ucap Keira datar setelah mengambil tasnya.
"Hm"
"Nih pake" ujar Alan memberikan helm kepada Keira.
Wanita itu lalu mengambilnya dan memakainya.Lalu naik keatas motor ninja Alan dengan bantuan Alan tentunya.
" Buruan udah hampir siang" suruh Keira sebelum berangkat.
" Gapapa gue ngebut" tanya Alan hati hati
"Iya"
__ADS_1
Alan lalu mengendarai motornya dengan kecepatan rata rata dan ugal ugalan.Keira yg dibonceng pun hanya diam memeluk Alan , ia sudah biasa kebut kebutan jadi ia santai aja.
Alan dan Keira sudah sampai tempat tujuan yaitu sekolahan.
" Ta turun" ucap Alan
"Hm" dehem Keira.
Keira kesusahan membuka helmnya sepertinya pengait helm nya macet.
"Kenapa" ucap Alan bingung
"Ga bisa dibuka" kata Keira datar
Alan dengan telaten membantu Keira membantu membukakan helmnya.
"Makasih" ucap Keira datar lalu meninggalkan Alan.
Alan geleng geleng melihat Keira yg dingin bahkan lebih darinya.Oh jangan lupakan. Keira menjadi bahan perbincangan kali ini , karena kedatangan Keira bersama Alan tadi .
" Wah gila si Agatha ga dapet Rey dapetnya Musuhnya"
"Wah kok Agatha berangkat sama Alan yah"
"Berani banget tuh Agatha di anter murid sebelah"
"Ada penghianat nih kayaknya"
"Ck cabe"
Keira hanya menatap dingin orang orang yg mencibirnya dan melanjutkan langkahnya.
"Iri bilang bos" batin Keira tersenyum sinis.
Brukkk
"Sial" batin Keira
Ia menabrak seseorang ,yg kini menatapnya dingin sedangkan orang yg berada disampingnya menatap Keira cemas.
" Jalan tuh pake mata" kata Rey dingin .
Ya memang Rey lah yg menabrak Keira dan ada Aresa disampingnya.
" Ck bego" umpat Keira
"Jalan tuh pake kaki" lanjut Keira dingin dan menatap tajam Rey dan Aresa.
" Maaf ya ta Rey gak sengaja tadi" ucap Aresa merasa bersalah.
"Bodo amat" ketus Keira lalu pergi meninggalkan 2 sejoli itu.
" Ck kamu itu Rey kok gak minta maaf sama Agatha sih" ucap Aresa kesal .
" Ck ga penting sa, mending kita lanjut jalan aja" kata Rey dengan nada yg lembut tak seperti berbicara dengan Keira tadi.
" Terserah" kesal Aresa mendahului Rey.
Rey yg melihatnya hanya bergumam.
__ADS_1
"Untung sayang , kalo gak gue buang tuh" guamam Rey.
_________________