Keira Or Agatha

Keira Or Agatha
Chapter 31


__ADS_3

π‡πšπ©π©π² π‘πžπšππ’π§π ...


______________


Sudah hampir 1 bulan lamanya Aresa tinggal di keluarga Alexandra. Selama itu pula sika Aresa semakin aneh menurut Keira.


Cewe itu selalu cari cari perhatian kepada semua keluarganya Agatha. Namun untung saja mama dan papa Agatha selalu adil dalam memberi kasih sayang kepada seluruh anaknya.


Tapi entah untuk Devan, dulu cowok itu sedikit sedikit memperhatikan Agatha namun sekarang entah! Cowo itu selalu mementingkan Aresa dari pada adik kandungnya.


Bahkan hubungan Rey dan Aresa lama kelamaan merenggang. Rey yg sudah agak tak peduli lagi dengan Aresa. Begitu juga dengan Aresa ia kadang suka curi curi perhatian Alan padahal statusnya sudah mempunyai pacar.


Tapi untung saja Alan tetap setia dengan Keira walaupun tidak ada status sepesial haha.


Alan dan Keira juga seperti perangko saling menempel satu sama lain.


_-_-_-_-_-_-_-


Hari ini hari paling malas sedunia bagi Keira. Cewe itu tak mau keluar kamar ia hanya rebahan di kamar sambil makan makan cemilan.


Untung hari ini hari libur jadi ia santai santai saja.


Ting!!


Ponsel Keira berbunyi.


...Alanbabi😎 Agatha...


Pe


^^^Apa?^^^


Mau ke dufan


^^^Boleh^^^


30 menit lagi gue jemput


^^^Y^^^


Read


Dengan perasaan senang keira segera bersiap siap untuk jalan jalan bersama dengan pujaan hati.


(Anggep aja itu pakaian yg dipakai Keira guys tapi kalau kalian kurang suka sama outfit ya kalian bisa halu sendiri okπŸ‘Œ)


Setelah selesai bersiap siap Keira keluar dari kamarnya . Entah sial atau apa Keira malah berpapasan dengan Aresa.


Aresa menatap Keira dalam. Kemudian tersenyum.


"Kamu mau kemana?" Tanya Aresa


"Bukan urusan Lo!" Ketus Keira


"Aku tanya sama kamu sekali lagi ,ka Agatha mau kemana?" Ucap Aresa lagi


"Mau jalan sama Alan puas Lo!" Ujar Keira menusuk plus dingin.


"Sama Ka Alan?" Ucap Aresa sekali lagi.


"Budeg!" Ketus Keira lalu pergi meninggalkan Aresa yg masih diam memikirkan sesuatu.


Keira berjalan ke halaman buru buru takut ditunggu Alan nanti.


"Udah lama Lo nunggu?" Tanya Keira ketika melihat Alan sudah stan by di depan gerbang dengan mobilnya.


"Baru aja kok" ujar Alan.


"Yaudah buru ayo berangkat!" Mood Keira kembali naik ketika sudah ada Alan.


"Let's go" ucap Alan.


Keira segera masuk kedalam mobil Alan. Lalu dengan kecepatan sedang Alan mengendarai mobil sesekali mereka bercanda ria.


At Dufan


"Wow" kagum Keira melihat wahana wahana di Dufan.


"Kok gemesin sih Lo!jadi pengen nyakar" ujar Alan gemes

__ADS_1


"Kok dicakar sih!" Sinis Keira kepada Alan.


"Hhehe canda yaudah ayo masuk" Alan menarik Keira masuk kedalam wahana wahana Dufan.


"Kita kemana nih!" Tanya Alan


"Emmm gimana kerumah hantu aja yok!" Ujar Keira semangat.


"Ok"


Alan menuruti kemauan Keira yaitu ke rumah hantu.


"Aduh kok rumah hantunya serem gitu sih!" Ucap Keira rada takut. Namanya juga rumah hantu ya pasti serem lah_-


"Tadi katanya mau kesini" ujar Alan.


"Hehe iya juga ya gue kira nih rumah hantu bakal rame eh ternyata sepi terus banyak hantunya lagi" ucap Keira polos


"Namanya rumah hantu ya pasti ada hantunya lah Ta!" Kesal Alan.


"Oh" singkat Keira.


Keira meneliti setiap ruangan rumah hantu ini. Keira melihat sebuah mb mb Kunti sedang makan roti bersama mas mas pocong.


"Lan berhenti deh!" Ucap Keira . Spontan Alan berhenti.


"Kenapa berhenti?" Heran Alan.


"Lo liat mereka deh!" Keira menunjuk mb mb Kunti dan mas mas pocong tadi.


"Ngapain Lo nunjuk mereka?" Bingung Alan


"Samperin yok" ujar Keira girang


"Hm" dehem Alan.


"Hai mb Kunti mas pocong!" Sapa Keira


"Kalian mau ngapain!" Ucap Mb Kunti dengan suara serem serem gimana gitu.


"Mau minta foto dong! Saudara saya mirip banget sama mb Kunti!" Ucap Keira


"Boleh ga mb" tanya Keira


"Ok"


"Alan tolong fotoin gue sama mb Kunti sama mas pocong juga" ucap Keira kepada Alan.


"Hm"


Keira merangkul mb Kunti dan mas pocong.


Satu


Dua


Tiga


Ckrekk


"Udah nih Ta" Alan menunjukan hasil gambarnya .


"Bagus. Yaudah kita lanjut jalan lagi yuk" ujar Keira.


"Maksih Mb mas Kunti pocong byyy" ucap Keira lalu menarik lengan Alan melanjutkan jalannya rumah hantu .


Keira dan Alan keluar dari rumah hantu dengan keadaan selamat walafiat tanpa goresan .


"Seru banget taukkkkk" pekik Keira


"Kaya gitu seru serem tau!" Kesal Alan karena tadi ia sempat terkejut saat ada yg memegang tangannya.


"Haha terserah Lo"


"Kita makan es krim yok lan!" Ajak Keira.


"Hm" dehem Alan sambil tersenyum.


"Pak saya pesen 2 eskrim coklat" ujar Alan datar kepada sang penjual eskrim

__ADS_1


"Ini mas 20k aja" kata penjual eskrim tersebut sambil memberikan eskrim.


Dengan segera Alan memberikan uangnya.


"Nih!" Alan memberikan eskrim pesanannya tadi kepada Keira yg sedang duduk di sebuah bangku.


"Makasih" ucap Keira.


Keira menikmati es krimnya dengan lahap. Sehingga belepotan kemana mana.


"Makan tuh yang bener ke anak kecil" ucap Alan sambil mengelap noda noda eskrim di pipi juga bibirnya dengan tisu.


Blus


Pipi Keira memerah .


"Gitu aja malu!" Ledek Alan.


"Ishhh" kesal Keira.


Brughh


Seseorang jatuh didepan Keira dan Alan.


"Aduh maaf " ucap orang itu.


"Ngapain Lo disini?" Ucap Keira datar moodnya turun drastis karena ada Aresa disini.


Padahal kan tadi saat berangkat kesini ia masih dirumah tapi kenapa ia sudah ada disini.


Aresa hanya menatap Keira . Aresa masih diposisi duduk karena terjatuh. Tapi kenapa bisa terjatuh.


"Aduh!tolongin aku dulu dong kaki aku sakit banget" ucap Aresa menghiraukan pertanyaan Keira.


Cewe itu menatap Alan penuh harap agar cowo itu menolongnya.


"Gilaa..kok nih bocah sekarang jadi suka caper gini sih!" Batin Keira .


Alan menjulurkan tangannya , Aresa kira cowo itu akan membantunya berdiri tapi tunggu...


Alan tidak menjulurkan tangannya kearah Aresa melainkan mengambil jepit rambut yg ada didekat Aresa.


"Ta sini deh" suruh Alan menghiraukan Aresa.


Keira lalu mendekat kearah Alan. Alan memasangkan jepit rambut itu ke rambut Keira.


"Wow cantik" ucap Keira senang.


"Kan Lo emang cantik" ucap Alan santai.


Aresa lalu berdiri sendiri karena tidak ada yg membantunya.


"Ngapain Lo masih berdiri disitu!" Sinis Keira.


"Aku mau nebeng kalian pulang ya tadi aku kesini sama Rey tapi Rey udah pulang duluan karena ada urusan" bohong Aresa padahal ia dari tadi mengikuti Keira kedufan.


"Ga bisa!" Tolak Alan dingin.


"Kenapa kalian ga kasihan sama aku?" Melas Aresa.


"Gak lah ngapain kasian sama Lo" ujar Alan datar.


"Tap-" ucapan Aresa terpotong oleh Keira.


"Gimana kalau Lo dianter sama kembaran Lo aja" ucap Keira tersenyum sinis.


"Aku ga punya kembaran" kata Aresa bingung


"Lo tuh punya kembaran buktinya nih gue tadi foto sama kembaran Lo!" Ucap Keira santai sambil menunjukan fotonya tadi yg bersama mb Kunti.


"Itu bukan kembaran aku!" Kata Aresa seperti menahan marah.


"Bodo amat! Yaudah Lan pulang yuk kita keliling dunia dulu!" Ucap Keira menarik lengan Alan agar meninggalkan Aresa sendiri.


"Siap tuan putri" kata Alan sambil mengecup pipi Keira.


"Huh sabar Aresa tunggu waktunya kamu berubah" batin Aresa tersenyum misterius.


_______________

__ADS_1


__ADS_2