
πππππ πππππππ....
_____________
Brakkk
Keira menendang pintu kelas dengan kasar. Sungguh ia sangat kesal sekali karena Rey tadi.Murid murid yg dikelas kaget karena apa yg dilakukan tadi , tapi mereka juga takut menegurnya.Keira melempar tasnya ke meja entah punya siapa , lalu keluar kelas lagi ia akan ke roftoof untuk membolos.
" Bilang ke guru gue mau bolos" ucap Keira dingin sebelum keluar kelas entah pada siapa ia bicara yg penting ia udah bilang .
Sampai di roftoof , Keira duduk di sofa yg sudah disediakan disini. Memejamkan matanya menikmati angin spoi spoi. Ini yang ingin Keira rasakan , damai. Semenjak Keira berada ditubuh Agatha ia merasa banyak pikiran.
"Damai banget ya" ucap seseorang disamping Keira sedari tadi. Dia adalah Devan abang Agatha.
" Ck ngrusak ketenangan Lo" decak Keira lalu menatap Devan tajamΒ , ia merasa terganggu oleh Devan disampingnya ini.
Devan terkekeh mendengar nya , perubahan sifat Agatha membuat Devan agak ga dingin lagi.
" Gue rasa Lo banyak berubah banget ya" ucap Devan menatap lekat Keira.
" Apasih b aja" kata Keira malas.
"Lo juga berubah , biasanya kan Lo dingin gak perhatian sama gue" tambah Keira tapi dengan suara dinginnya.
" Gue juga ga tau. Mungkin gue suka sifat lu sekarang" kata Devan santai.
" Kalau cuman bahas itu aja , Lo mending pergi deh" usir Keira
" Ok. Tapi gue bilang sama Lo" ucap Devan menggantung kalimat nya.
Alis keira terangkat menandakan ia tak tau mangsutnya.
" Lo harus jauhin Alan dia ga baik " ucap Devan serius.
" Terserah gue lah. Emang lo udah baik gitu?" Tanya balik Keira sinis.
Entah kenapa ia juga tak terima jika menjauhi Alan.
" Ck serah" decak Devan lalu meninggalkan Keira sendiri di roftoof.
Devan melangkahkan kakinya menyusul teman temanya di Warmi ( warung mami ) tempat teman temannya jika membolos.
"Dari mana aja lo Van" tanya Leo ketika mendapati Devan baru aja datang.
" Roftoof" balas Devan singkat padat jelas
" Mana Rey " lanjut Devan menatap sahabatnya satu persatu.
__ADS_1
" Ga tau mungkin ama bucinnya" ujar Kenan .
Baru dibicarakan kini Rey sudah ada ada disini.
Devan Kenan Leo dan Arkan serempak melihat ke arah Rey yg baru datang.
" Kenapa?" Tanya Rey kepada mereka sambil menatapnya dingin.
"Dari mana aja Lo Rey" kini Arkan bertanya.
" Oh biasa" ujar Rey santai .
Mereka hanya mengangguk tau mangsutnya.
Ting!
Panggilan masuk dari ponsel Rey.
062+...
Unknown
Gue tantang geng pengecut Lo dilapangan sebelah Cafe Star pulang sekolah .
Ga deteng gue anggap geng Lo sampah pengecut!!
" Siapa Rey?" Ucap Devan tak mengerti dengan raut Rey.
" Alan. Geng Rexter ngajak kita tawuran " ucap Rey dingin .
BRAK
Arkan menggebrak meja didepannya.
"Ck si AlanΒ udah tau kalah terus kok nggak kapok kapok sih" ucap Arkan.
Plak
" Ga usah ngebrak meja babi! " Ucap Kenan ngegas sambil menabok kepala Arkan.
" Ga usah ditabok juga kali" kata Arkan sengit.
" Kok pada berantem sih ini tuh penting" kesal Leo karena keduanya malah asik bertengkar.
" Iya iya" ucap Kenan dan Arkan lesu.
"Gimana nih terima ga Rey" ujar Leo
__ADS_1
"Hm sebaiknya kita terima aja buat mereka kapok" saran Devan.
" Ok . Pulang sekolah suruh anak anak lainya kumpul di Lapangan Deket Cafe star." Kata Rey menyetujui.
Mereka mengangguk mengerti.Kembali lagi dengan Keira , kini cewe itu sedang berjalan keliling koridor sekolah mengisi kegabutannya.Setelah perginya Devan dari Roftoof tadi , membuat mood nya hancur.
"T to tolong" suara suara seseorang lirih.
Keira menengok kesamping kanan kirinya , ia tak melihat ada orang.
"T to tolong" suara itu kembali terdengar.
"Kok gue merinding ya" gumam Keira .
"T tolong aku" suara itu semakin dekat. Keira merinding sendiri.
Dengan hati hati Keira mendekati asal suara tersebut. Suara tersebut membawanya ke depan pintu gudang.
" Apa ada orang" ucap Keira hati hati.
"Tolong aku" suara itu semakin jelas.
Keira menghembuskan nafasnya. Dengan pelan cewe itu membuka pintu depan . Namun nihil , gudang dikunci.
"Ck nyusahin" batin Keira kesal.
" SIAPAPUN YG DIDALEM MUNDUR ,GUE MAU DOBRAK" teriak Keira entah itu didengar dari dalam tidak yg penting ia dobrak.
Brukk
Percobaan sekali gagal
Brukk
Percobaan kedua gagal
Brakkk
Pintu gudang berhasil terbuka. Begitu terkejutnya Keira ketika melihat seorang perempuan tergeletak tak berdaya didepannya dengan keadaan yg mengenaskan.
Keira POV
Gue gak nyangka ternyata ada orang yg kekunci di dalem gudang . Sungguh gue terkejut banget.Orang itu sangat mengenaskan ,Β baju compang camping plus kotor tepung dan entah ada noda apa yg sangat bau dan jangan lupakan wajah orang itu banyak merahnya serta rambut acak acakan.
" Sungguh sangat miris" gumam Keira dan menghampiri orang itu.
__________
__ADS_1