KEKASIH BAYANGAN

KEKASIH BAYANGAN
bab 34


__ADS_3

"Sayang,,, bangunlah,,," Reza berusaha menyadarkan Putri dengan menepuk nepuk pelan pipinya. Namun Putri seakan masih enggan untuk sadar dari pingsannya.


"Pak Reza,,, Dokter sudah datang,,," tiba tiba saja Pak Hasnan sudah memasuki ruangan Reza bersama dengan seorang Dokter wanita yang terlihat masih muda.


"Terima kasih Pak Hasnan,," ucap Reza sambil berdiri dari sofa di mana Putri sedang di baringkan sekarang. Ia memberi ruang pada Dokter untuk memeriksa istrinya.


Dokter wanita yang merupakan Dokter perusahaan segera memeriksa Putri. Sedangkan Reza juga Pak Hasnan menanti dengan berdiri tidak jauh dari sofa.


"Terima kasih atas pertolongan Pak Hasnan tadi, saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada Putri seandainya Pak Hasnan tidak menyangga tubuhnya saat pingsan tadi, mungkin kepalanya akan terluka.".


Meskipun dengan ekspresi datarnya, Pak Hasnan bisa melihat ada kekhawatiran di manik mata Reza. Sekilas ia melirik wanita yang kini masih duduk di kursi kerjanya, yang berpura pura sibuk dengan pekerjaannya. Pak Hasnan hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan berat, karena ia tau, rumah tangga Putri juga Reza sedang diuji dengan kehadiran wanita tersebut yang merupakan calon istri Reza atas pilihan kedua orang tuanya.


"Sama sama Pak,,, saya permisi dulu,,"sambil menepuk pundak Reza seakan prihatin dengan nasib rumah tangganya dan berusaha memberi dukungan untuk anak bosnya tersebut.

__ADS_1


"Jaga Putri sebaik baiknya," bisiknya lirih saat ia berjalan mensejajari tubuh Reza.


Reza hanya menganggukkan kepala menjawab perkataan Pak Hasnan. " Terima kasih,,," lanjutnya. Pak Hasnan pun mengangguk lalu meninggalkan ruangan tersebut, sekilas ia masih sempat melirik kearah Putri.


"Bagaimana kondisi istri saya Dok?"


Reza sudah duduk kembali di sofa setelah Dokter itu selesai memeriksa Putri.


"Mbak Putri hanya kelelahan saja Pak,,, ia butuh waktu istirahat,,, akan saya resepkan beberapa vit juga,,," Dokter itu menggantung kata katanya, membuat Reza mengernyitkan keningnya.


Dengan kegugupan Dokter itu pun menjelaskan semuanya, hingga Reza hanya bisa menghela nafasnya berat setelah mendengar penuturan Dokter yang ada di depannya.


*Apa apaan,,, kenapa aku tidak bisa menggauli istriku semauku,,," bisiknya dalam hati. Ia seakan tidak terima dengan pemeriksaan Dokter tadi. Meskipun ia akui sudah melebihi batas jika ingin bercinta dengan Putri. Dan hati kecilnya tidak menolak perkataan Dokter tadi, namun karena egonya, ia juga tidak ingin di larang jika setiap saat ingin bercinta dengan istrinya.

__ADS_1


"Hanya itu yang bisa saya sarankan Pak, kesehatan istri Bapak jauh lebih penting bukan? Apa lagi dia terlalu lemah sekarang, maaf jika semua itu mengecewakan Pak Reza, saya permisi dulu." Setelah mengangguk hormat, Dokter itupun keluar dari ruang kerja Reza.


Kini hanya tinggal mereka bertiga, wanita itu pun segera bangkit dari kursinya, berjalan kearah Reza dengan senyum menggodanya.


"Kak,,, jangan khawatir,,, dia akan baik baik saja,,," dengan manjanya wanita itu ingin duduk di pangkuan Reza lagi, namun segera di dorong oleh Reza sampai ia terjatuh ke lantai.


"Aaww,,, sakit,,, Kak Reza jahat,,," pekik wanita itu berusaha berdiri dari jatuhnya sambil memegangi pantatnya yang terasa panas.


"Pergi kamu dari sini, dan jangan tunjukkan lagi batang hidungmu di depan kami, jika tidak kau tau apa akibatnya." geram Reza menahan emosinya yang sejak tadi sudah ingin membunuh wanita itu seandainya bisa.


"Aku tidak akan pergi, aku calon istri kakak, bahkan mama kakak sendiri yang menyuruhku tinggal dan kerja dengan kakak,, jadi percuma saja Kak Reza mengusirku, karena mulai hari ini aku akan tinggal di rumah Kak Reza, pikirkan apa yang terjadi dengan wanita kampung itu jika Kak Reza menolak ku." Ancam wanita yang bernama Kayla itu. Dengan senyum mengejek yang terarah kearah Putri yang tanpa Reza sadari telah sadar dari pingsannya sedang menatap kearah Kayla.


"Ya Allah,,, apakah cobaan ini aku akan sanggup menahannya,,," bisik hati Putri, tanpa terasa tetes bening telah keluar dari manik hitam tersebut.

__ADS_1


bersambung,,,,


__ADS_2