
Dering telepon genggam milik latifha berbunyi begitu nyaring. Sehingga membuyarkan lamunan sang pemilik nya itu.
" Sebentar ya ma pa tifha angkat telpon dulu yaa.. " Kata latifha sambil berlalu meninggalkan keluarganya itu.
" Halo sayang, ada apa nih nelpon pagi pagi gini ? " Tanya latifha sambil menduduki kursi di depan rumahnya.
" Halo juga sayang, hari ini kamu sibuk gak ? " Tanya Rizky.
" Gak sibuk kok, dan gak kemana kemana juga kaya nya. Emang nya kenapa ? " Latifha.
" Gak papa kok, oh ya ibu bilang mau ngundang kamu makan di rumah siang ini. Kamu mau gak ? " Kata rizky.
" Hmm boleh juga tuh, tapi jemput aku ya. " Latifha.
" Oke sayang, tunggu aku ya. " Kata rizky lalu menutup telepon nya.
Sementara itu latifha sangat bahagia karena akhirnya Rizky mau memperkenalkan dirinya kepada ibu nya Rizky.
" Ma pa ntar siang ibu nya Rizky mau ngundang tifha makan siang. Boleh gak ma pa ? " Sambil bergelayut manja sama mama dan papa nya.
" Boleh dong sayang, " Kata mama indri dan papa ikhsan serentak.
__ADS_1
" Makasih ya ma pa, tifha sayang sama mama papa. " Latifha lalu mencium pipi mama nya.
" Oh jadi cuma mama aja yang dicium nih. Papa nya gak ? " Tanya papa ikhsan sambil pura pura memasang wajah sedihnya.
" Iya dong pa, tifha juga sayang banget sama papa. " Latifha langsung mencium pipi papa nya.
" Terima kasih sayang. " Papa ikhsan.
" Iya pa.. " Latifha langsung bergegas meninggalkan ruang keluarga dan menuju kamar nya.
Di dalam kamar, latifha tampak sibuk memilih baju yang akan dipakai nya nanti siang.
Latifha tampak bingung mau memakai baju apa. Tiba-tiba saja muncul sosok sang adik yang selalu menggoda dirinya.
" Hehe iya dong, tapi kakak bingung mau pakai baju yang mana nih. Bantuin kakak dong dek, " Kata latifha.
" Sebentar deh kak, " Merry lalu menuju lemari pakaian latifha dan memilih kan baju yang cocok untuk kakak nya itu.
" Kayak nya yang ini cocok deh sama kakak, " Ucap Merry sambil mengambil salah satu gaun latifha yang berwarna silver pink.
" Sini deh biar kakak coba dulu, " Kata latifha sambil mencoba mengenakan gaun itu.
__ADS_1
" Waahh.. kakak cantik banget pakai gaun itu. Cocok juga sama kakak. Pasti kak rizky makin cinta deh sama kak tifha, secara kak tifha cantik gitu. " Kata merry.
" Kamu bisa aja deh godain kakak kayak gitu. " Balas latifha cemberut.
" Gak kok kak, merry serius dan berkata jujur apa adanya. " Merry.
" Iya makasih ya adek kakak yang paling baik, kamu juga cantik kok. " Ucap latifha sambil memegang kedua pipinya Merry.
"Kalau gitu kakak siap siap dulu ya dek, kamu keluar gih sana. "
Latifha langsung mendorong adek nya supaya keluar dari kamar nya.
Setelah kepergian merry, latifha langsung bersiap siap. Ia mengenakan gaun yang telah dipilih oleh adik nya tadi.
Gaun yang tepat dan sangat pas di tubuh nya. Gaun yang tidak terlalu terbuka dan tidak mengurangi kecantikan nya.
Setelah selesai memakai gaun nya, latifha memasang make up yang tipis di wajah nya. Kecantikan natural yang terpancar dari wajah Latifha walaupun tidak memakai make up sekali pun
Di tempat lain, Rizky juga sedang bersiap siap untuk menjemput kekasih tercinta nya. Dia juga sedang mencari pakaian yang cocok untuk di kenakan.
" Kereeennn.. " Ucap Rizky sambil tersenyum di depan kaca.
__ADS_1
Sementara itu, ibunya Rizky sedang mempersiapkan makanan di dapur untuk menyambut kedatangan calon menantu nya.