
Hari hari pun berlalu begitu cepat. Tanpa terasa sebentar lagi rizky akan mengikuti ujian akhir sekolah. Dia yang selalu rajin belajar dan mengerjakan tugasnya, tanpa merasa terganggu sedikit pun oleh pekerjaan di rumah nya.
" Anak ibu udah mau ujian ya, semangat ya sayang.." ibu rizky.
" iya bu,, rizky kan mau kuliahnya di universitas favorit. pasti semangat dong belajar nya. " Rizky.
" oh iya ya, anak ibu udah mau kuliah ya sekarang. hhmm anak ibu sekarang udah besar dan tambah cerdas. " Ibu rizky
" Iya dong.. siapa dulu ibu nya, " Rizky.
Mereka pun tertawa bersama.
Semenjak ayah rizky meninggalkan mereka berdua untuk selamanya, ibunya lah yang menjadi tulang punggung keluarga nya.
Rizky pun tidak pernah sungkan untuk membantu pekerjaan ibu nya di rumah. Mungkin karena rizky bisa merasakan bagaimana susah nya seorang ibu membesar kan dan menyekolahkan nya sendiri hingga saat ini.
Dia tidak pernah malu dan tidak pernah mengeluh sedikit pun.
.
.
.
.
Di tempat lain tifha yang baru saja selesai kuliah, berjalan menuju lobby kampus yang ditemani oleh sahabat nya yang paling setia dan selalu ada disaat dia membutuhkan nya.
" Habis ini mau kemana nih fha ? nongkrong di cafe biasa yuk. " ajak vina.
__ADS_1
" Boleh juga tuh, kebetulan hari ini gue gak ada acara. " tifha.
" ikuuutt.." kata edo yang tiba-tiba saja berada di belakang mereka.
" boleh juga tuh biar lebih rame. tapi jangan minta traktir yaa.. " vina
" Oke deh " Edo.
Mereka pun akhirnya memutuskan berangkat ke cafe xxx. cafe tempat tifha dan vina biasa nongkrong.
Di dalam cafe....
Mereka memilih meja yang paling dekat dengan danau, dari meja tersebut terlihat pemandangan danau yang sangat indah.
Mereka pun akhirnya memutuskan untuk memesan makanan dan minuman yang segar.
" Mau pesan apa mbak dan mas ? " pelayan cafe.
" samain aja mbak, " Edo.
Mereka yang sedang asyik menikmati pemandangan alam yang sangat indah itu tidak menyadari kalau makanan mereka telah sampai di mejanya.
Tiba-tiba mereka di kaget kan oleh sang pelayan cafe... " ini pesanan nya mbak mas " pelayan cafe.
Sontak membuat mereka bertiga menghadap bersamaan.
" oh eh iya terima kasih mbak." jawab mereka.
Beberapa bulan kemudian Rizky akhirnya lulus dengan nilai yang sangat memuaskan kan. Berkat kepintaran nya dia berhasil meraih juara umum di sekolah nya dan mendapatkan kesempatan beasiswa untuk masuk ke universitas favorit tempat latifha kuliah.
__ADS_1
Karena hanya orang pintar dan cerdas lah yang bisa masuk ke universitas tersebut dari kalangan orang biasa. Berkat kecerdasan nya rizky bisa di terima di sana.
.
.
.
.
Hari ini adalah hari pertama bagi rizky belajar di universitas favorit tersebut. Senyuman yang di tunjukkan oleh Rizky membuat hampir semua kaum hawa di sana terkagum kagum karena nya.
Banyak diantara mereka yang membisikkan kata kata pujian untuk Rizky.
*" ganteng banget deh.. "
*" mau yaa jadi cowok gue. "
*" siapa cowok ganteng itu ? "
Dan masih banyak lagi bisikan bisikan yang di lontarkan untuk rizky, tapi masih bisa di dengar oleh Rizky.
Siang harinya saat Rizky berjalan terburu-buru, tanpa sengaja menabrak seseorang yang tak lain adalah latifha.
" maaf gue gak sengaja, " kata rizky yang tak melihat ke arah latifha.
" gue juga... " tiba-tiba ucapan tifha terpotong saat melihat siapa yang menabrak nya..
" lo.. lo ngapain disini ? " tifha.
__ADS_1
" gue kuliah disini. maaf tadi buru buru dan gak sengaja nabrak lo." jawab rizky.
" iya gak papa kok, gue juga salah gak liat jalan. " latifha.