
Di tempat lain, terlihat edo sedang meratapi kesedihan nya.
Vina yang sedang berjalan jalan menikmati hari libur nya, tak sengaja melihat edo di sebuah taman kota.
Edo yang terlihat sangat kusut dan murung dengan rambut yang acak-acakan tak terurus lagi.
Vina menghampiri Edo dan langsung menyapa nya. " Hai do, ngapain disini sendirian di sini. Malah wajah nya terlihat kusut banget gitu lagi. " Seru vina sambil duduk di samping edo.
" Eh kamu ada disini vin, kamu ngapain disini. Sama siapa kesini nya ? " Edo menoleh kearah Vina duduk.
" Gak ada kok do, tadi habis jalan jalan aja sendiri. Gak sengaja liat kamu duduk sendiri disini. Malah keliatan sedih gitu lagi. " Ucap Vina.
" Kamu ada masalah ya do, cerita aja sama aku. Aku selalu siap dengarin kamu kok. " Vina ikut sedih melihat keadaan edo.
" Aku gak papa kok vin, kamu tenang aja. " Balas Edo.
" Kamu kok perhatian banget sama aku, padahal aku kan bukan siapa siapa kamu. " Seru Edo lalu memandang wajah Vina serius.
__ADS_1
" Aku.. aku.. gak papa kok do, cuma apa eh.. itu do. Sebenar nya aku.. aku udah suka sama kamu dari sejak lama do. Semenjak pertama kali kita kuliah di tempat yang sama. Saat pertama kali aku melihat mu waktu itu. " Jawab Vina jujur dan tulus.
" Tapi aku tau kok kalau kamu gak pernah suka sama aku, kamu hanya suka sama latifha. Aku juga tau kalau aku gak akan bisa menggantikan posisi latifha di hati kamu. " Vina udah gak bisa menahan air mata nya lagi.
Tanpa seizin nya, air mata itu akhirnya lolos begitu saja.
Edo yang dari tadi melihat Vina menetes kan air mata, merasa kasian melihat vina.
Karna dia sangat tau gimana rasa nya kecewa. Dengan segera Edo mendekat kan diri nya kepada vina lalu menghapus air mata yang mengalir di pipi lembut Vina.
" Jangan nangis gitu dong vin, maaf kan aku yang udah buat kamu sedih. Aku gak bermaksud bikin kamu nangis gini . " Sambil memeluk vina dan menghapus air mata nya.
" Maaf kan aku vin, bukan nya aku gak mau nerima cinta kamu. Tapi aku takut nanti gak bisa bahagia in kamu. Malah bikin kamu sedih lagi, " Ucap Edo memelas.
" Maksud kamu apa do? aku gak ngerti. Coba jelasin deh. " Seru Vina Lagi.
" Aku mau jadi pacar kamu, dan aku mau belajar untuk mencintai kamu. Aku mau berusaha membuat kamu bahagia dan bikin kamu senang. " Ucap Edo blak blakan.
__ADS_1
" Apa.. kamu serius do. Kamu gak lagi bercanda kan ? " Vina lalu mencubit cubit pipi nya.
" Aduuhh... sakit, berarti aku gak mimpi kan ? " Seru vina sambil bersandar ke bahu edo.
" Gak vin, kamu gak mimpi kok.ini nyata banget. Dan aku janji sama kamu akan berusaha sebisa nya aku. " Edo langsung memeluk vina yang bergelayut manja di bahu nya.
" Makasih ya beb, " Ucap Vina sambil membalas pelukan edo
" Iya sama sama, oh ya kamu mau aku panggil apa nih ? " Tanya edo.
" Terserah kamu aja ya beb, " Seru vina.
" Kalau gitu aku panggil nya my baby aja ya.. mau gak? " Tanya edo lagi.
" Apa pun panggilan kamu terhadap aku, aku senang kok beb. Makasih ya kamu udah kasih aku kesempatan buat bersama kamu. " Senyum tulus seketika mengembang dari wajah cantik vina.
" Iya sama beby, " Ucap Edo tulus.
__ADS_1
Mereka pun akhirnya berpelukan dengan sangat erat.