Kekasih Brondong Pilihan Ku

Kekasih Brondong Pilihan Ku
Eps 32


__ADS_3

Hari ini adalah hari minggu, hari yang sudah di tunggu tunggu oleh latifha dan Vina. Mereka berencana untuk pergi jalan-jalan keliling kota Jakarta untuk mengunjungi tempat tempat wisata yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya.


Tuuutt.. tuuutt.. " Halo Vin, kamu lagi dimana. Kamu udah siap siap apa belum. "


" Halo juga fha, aku lagi di rumah. Aku udah nunggu kamu dari tadi lagi, kamu nya aja yang kelamaan. " Vina tampak bete.


" Iya Vin, maafin aku ya. Soal nya tadi itu aku bangun nya telat, gak papa kan ? " Latifha tampak merasa bersalah kepada Vina


" Gak papa gimana, aku itu udah dari tadi lo nungguin kamu disini. Kamu gimana sih Vin, " Vina tampak semakin kesal


" Sorry deh Vin, aku kesana sekarang ya.. Tungguin aku.. Aku matiin dulu telpon nya. " Latifha langsung memutuskan sambungan telpon nya.


Beberapa saat kemudian setelah Latifha selesai bersiap siap, dia langsung menuju ruang keluarga dimana telah berkumpul semua keluarga nya di sana.


" Pa Ma.. tifha mau minta izin, soal nya mau pergi sama vina. Boleh ya pa ma. "


" Boleh dong sayang.. Apa sih yang gak boleh buat anak papa. " Jawab papa ikhsan


" Emang nya kamu mau kemana sayang, kok kayak terburu-buru gitu. " Tanya mama Indri


" Cuma mau jalan jalan aja kok ma, soal nya si Vina udah nungguin tifha dari tadi kata nya ma.. Kasian juga tuh anak. "


" Ikut dong kak, merry kan juga mau jalan jalan. " Rengek Merry


" Lain kali aja ya kamu ikut nya, lain kali kakak janji deh mau ngajak kamu. Oke !! " Latifha tampak membujuk adik nya yang merengek minta ikut.


" Iihhhh.. kakak, kesal deh sama kakak. "


" Jangan gitu dong dek.. Ma pa tifha pergi dulu ya. Assalamualaikum.. " Sambil mencium tangan mama dan papa nya


Setelah beberapa menit kemudian, latifha sampai di rumah Vina.


" Hai Vin, kita berangkat sekarang aja yuk. " Latifha tampak menggandeng tangan Vina menuju mobil nya.


" Ya udah deh, ayok.. " Kata Vina bersemangat.


" Vin.. Kamu tau gak kalau aku tuh merasa kalau aku bahagiaaa banget. " Latifha tampak tersenyum senang.

__ADS_1


" Bagus dong.. kalau kamu bahagia, aku doain mudah mudahan kamu seperti itu dan akan terus seperti itu selama nya. " Vina ikut senang mendengar perkataan sahabat nya itu.


" Iya Vin, makasih ya. Mudah mudahan aja kebahagiaan ini gak akan ada akhir nya. "


" Eh ngomong ngomong kita mau kemana dulu nih " Tanya Vina.


" Kemana aja deh Vin, yang penting bisa bikin kita bahagia. " Jawab latifha begitu santai.


" Gimana kalau kita ke Monas aja dulu, baru deh ketempat lain. " Jawab Vina bersemangat.


" Oke deh !! "


Setelah mereka sampai di tempat tujuan mereka, mereka langsung turun dari mobil dan berjalan menuju Monas.


" Vin, kamu tau kan kalau kita itu jarang jarang ada waktu untuk kayak gini. Jadi kita harus menikmati semua keindahan kota ini. "


" Iya fha, aku senang banget deh hari ini. "


" Kalau gitu kita makan dulu aja ya Vin di sana, soal nya udah lapar juga nih perut. " Seru latifha sambil menunjuk ke sebuah cafe yang lumayan mewah.


" Kalau makan sih aku mau banget dong.. " Jawab Vina bersemangat.


" Oh iya Vin, gimana dengan hubungan kamu sama Edo. Baik baik aja kan ? Edo itu orang nya gimana sih. " Tanya latifha penasaran.


" Kalau hubungan antara aku sama Edo baik baik aja kok, dan Edo itu orang nya baiiikkk banget. Aku gak nyangka aja sama hubungan kami ini, aku sangat beruntung mendapatkan Edo fha.. " Wajah Vina tampak serius membayangkan kasih sayang dan perhatian Edo kepada dirinya.


" Woy.. " Latifha tampak mengagetkan sahabat nya itu.


" Kamu apa apaan sih fha, kaget tau. "


" Sorry deh sorry.. Habis nya wajah kamu itu serius banget tau gak. Kamu beruntung bisa mendapatkan cinta Edo, karena dia itu orang nya baik dan tulus. Sementara aku.. ya udah lah gak usah dibahas lagi. " Wajah latifha langsung terlihat sedih.


" Sabar ya fha, sebentar lagi kamu akan menemukan cinta sejati kamu. Kamu akan mendapatkan orang yang sangat tulus mencintai kamu, aku yakin itu. " Vina tampak memberikan semangat kepada latifha.


" Amiiinnn.. makasih ya Vin, mudah mudahan aja deh. " Balas latifha


" Eh fha, tunggu deh. Itu bukan nya Virly ya tunangan nya Rizky. " Sambil menunjuk ke salah satu meja di ujung sana.

__ADS_1


" Mana Vin, kamu gak salah liat kan. " Latifha tampak begitu penasaran.


" Itu.. kamu lihat aja, orang yang di pojok sana. " Vina


" Iya ya.. Dia sama siapa ya, kok kayak mesra mesraan gitu. " Tanya latifha lagi.


" Gak tau juga sih, apa jangan jangan dia selingkuh ya.. " Vina pun tampak begitu penasaran


" Huusstt.. Kamu gak boleh ngomong sembarangan, gak baik tau. Nanti jatuh nya fitnah lagi. " Latifha.


" Tapi emang itu kenyataan nya kan. " Vina tetap dengan pendirian nya.


" Belum tentu juga kan dia selingkuh, jangan jangan itu adalah saudara nya Virly lagi. Ya udah jangan ngegosip aja, lebih baik kita lanjut makan aja dulu. Setelah selesai makan, baru deh kita lanjut kan rencana kita nanti. " Latifha berusahamengalihkan pembicaraan mereka.


" Oke deh fha, kita habiskan semua makanan ini. Mubazir kan kalau gak abis. " Vina


" Kamu ini kalau masalah makanan paling semangat deh. Ntar berat badan kamu naik lagi, gendutan gitu. Mau kamu ? " Tanya latifha


" Ya gak papa kok fha, aku gak masalah tentang hal itu. Kalau Edo emang tulus mencintai aku, maka dia akan bisa menerima ku apa ada nya. " Jawab Vina tampak santai.


" Kamu benar vin, kalau emang dia tulus sama kita maka dia tidak akan menuntut apa pun kepada kita. Dia akan menerima kita apa adanya, tanpa menuntut ini itu. " Latifha langsung menambah kan penjelasan Vina tentang ketulusan.


" Iya fha.. "


Beberapa tempat telah mereka kunjungi hari ini. Kini tibalah saatnya mereka berdua akan mengunjungi sebuah taman, taman dimana tempat itu adalah tempat pertama kali nya latifha bertemu dengan sosok cowok ganteng yang bernama Irwan Chandra.


" Vin, gimana kalau kita duduk dulu disana. " Sambil tersenyum menunjukkan salah satu kursi di taman itu.


" Ayo fha. " Mereka berjalan mendekati kursi itu dan langsung menduduki nya


" Waktu itu di tempat inilah aku bertemu dengan mas Irwan, orang yang berhasil membuat hari hari ku merasa lebih baik. " Latifha tampak tersenyum membayangkan pertemuan nya dengan Irwan waktu itu.


" Jadi ini tempat nya kamu bertemu cowok ganteng itu. " Tanya Vina lagi.


" Iya Vin, aku merasa kalau dia adalah malaikat penolong ku. Dia yang sudah berusaha membuat aku kembali seperti semula. " Sambil meneteskan air mata.


" Kamu harus sabar ya fha, kamu harus ikhlas dengan apa yang terjadi pada mu. " Seru Vina menenangkan latifha.

__ADS_1


" Iya Vin, aku udah ikhlas kok. Makasih ya Vin, makasih karena kamu udah ada buat aku disaat suka maupun duka. " Latifha langsung memeluk Vina sahabat baik nya itu.


__ADS_2