Kekasih Brondong Pilihan Ku

Kekasih Brondong Pilihan Ku
Eps 61


__ADS_3

Pagi itu cuaca terlihat sangat cerah, sang mentari pun juga mulai menampakkan diri dari persembunyian nya. Sementara itu di dalam kamar, latifha masih menikmati tidur nya di atas kasur yang sangat empuk. Dia tidak menyadari kalau ternyata sang mentari sudah menyapa pagi itu dengan sinar nya.


Tiba-tiba terdengar suara petikan gitar dari dalam kamar rumah sebelah, rumah yang sekarang sudah di huni oleh tetangga baru nya.


Latifha akhirnya terbangun dari tidur nyenyak pagi itu, kemudian dia bergegas membuka gorden jendela kamar nya. Mata nya seketika berbinar melihat pemandangan itu, pemandangan yang begitu sangat indah menurut nya.


Seketika itu senyum kebahagiaan tampak jelas terpancar dari wajah cantik nya. Dia begitu menikmati pemandangan pagi itu. Kemudian dia bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan seluruh tubuh nya yang sudah mulai gerah.


Tak butuh waktu lama untuk Latifha menyelesaikan ritual mandi nya, dia langsung berlari menuju lemari pakaian untuk mencari baju yang akan dikenakan oleh nya.


Setelah itu dia berlari ke bawah untuk mencari mama Indri. Tampak mama Indri sedang duduk di depan TV sambil menikmati sinetron kesayangan nya.


" Pagi mama cantik, " Sapa Latifha lalu mencium pipi mama nya.


" Pagi juga sayang, udah bangun ?? Sarapan dulu gih, ntar keburu dingin lagi. " Seru mama nya.


" Gak usah deh ma, soal nya tifha mau ke rumah tetangga dulu. Hehe.. " Ucap latifha sambil tertawa kecil.


" Mau ngapain kamu kesana, mama ikut dong. " Ucap mama Indri lagi.


" Mama benaran mau ikut nih, kalau gitu ayo kita pergi sekarang ma. " Menarik tangan mama nya pelan.


" Tunggu sebentar sayang, mama mau ngambil kue brownies dulu ke belakang. Kebetulan mama bikin brownies tadi pagi. " Mama Indri berlalu meninggalkan tempat itu menuju ke arah dapur rumah nya.


Beberapa saat kemudian, dia muncul dengan membawa kue brownies di tangan nya. " Ayo sayang kita berangkat sekarang. " Ajak mama Indri bersemangat.


Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk sampai di rumah mewah itu, mereka tampak memasuki halaman rumah mewah yang dipenuhi dengan berbagai macam jenis bunga.


Kemudian mama Indri langsung mengetuk pintu rumah itu, " Assalamualaikum, permisi.. " Seru nya.

__ADS_1


" Waalaikumsalam.. Eh ada kamu sayang, mama kamu juga ikut ya.. " Sapa bu Dela.


" Iya del, kebetulan aku sendirian di rumah. Mumpung lagi gak sibuk, jadi pengen ikut aja main kesini. " Jawab mama indri.


" Oh iya mari silahkan masuk, " Ibu Dela berjalan menuju ruang tamu dan diikuti oleh latifha dan mama nya.


" Tunggu sebentar ya, aku mau bikin minum dulu. " Ucap Dela.


Tak lama kemudian Dela tampak membawa 3 gelas minuman dan sebotol Snack. " Silahkan di minum dulu ya mbak, kamu juga ya sayang. " Ucap Dela sambil menghidangkan makanan dan minuman di meja itu.


" Makasih ya del, gak usah repot-repot lagi. " Jawab mama indri.


" Gak repot kok mbak. " Ucap Dela sambil menduduki kursi kosong di sebelah mama indri.


" Oh iya Del, ini buat kamu sama Rizky. " Mama Indri tampak menyodorkan kue brownies nya ke arah ibu Rizky.


" Makasih ya mbak, lain kali gak usah repot-repot bawa makanan kesini. " Dela.


" Mungkin dia dikamar nya sayang, paling juga main gitar kesayangannya. Kalau lagi liburan gini, dia akan betah berlama-lama di dalam kamar. Kamu lihat aja ke kamar nya ya sayang.. " Jawab Dela sambil mengusap pelan kepala latifha, kemudian tersenyum melihat tingkah manja calon menantu nya itu.


Latifha akhirnya memutuskan untuk pergi ke kamar Rizky, dia memilih langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, karena tadi ibu Dela sempat memberi tahu kan dimana letak kamar Rizky.


Pelan tapi pasti, pintu kamar Rizky akhirnya berhasil dibuka karena tidak dikunci oleh sang pemilik nya. " Pagi sayang.. " Ucap latifha tiba tiba, Rizky tampak menoleh ke arah sumber suara. Betapa terkejutnya Rizky melihat latifha berada di dalam kamar nya.


" Eh kamu sejak kapan ada disitu, kok aku bisa gak tau ya.. " Ucap Rizky terbata bata, ia lalu berjalan ke arah latifha berdiri.


" Aku baru aja datang ke sini sama mama, ibu bilang kalau kamu ada di kamar. Ya aku langsung masuk aja ke kamar kamu, gak papa kan. " Jawab latifha.


" Ya gak papa kok sayang, tapi aku hanya kaget aja tiba tiba kamu ada disini. Kok bisa sih sayang ? " Tanya Rizky.

__ADS_1


" Tadi sebelum aku bangun, aku sempat mendengar suara gitar kamu. Jadi aku langsung bangun dan bergegas untuk mandi. Kemudian aku izin sama mama mau ke rumah kamu, karena hari ini libur dan aku gak kemana mana juga. " Latifha tampak duduk di kursi dekat jendela kamar itu, kursi yang selalu diduduki oleh Rizky ketika bermain gitar.


Dia pun melanjutkan ceritanya, " Dan mama bilang sama aku kalau dia juga pengen ikut ke rumah kamu, ya aku setuju aja. " Jelas latifha panjang lebar.


" Jadi mama ada di bawah sekarang ? " Tanya Rizky lagi.


" Iya sayang, mama ku lagi ngobrol sama calon mertua. " Jawab latifha, dia hanya bisa tersenyum karena perkataan nya sendiri.


" Kamu bisa aja deh. Kamu kangen ya sama aku, sampai sampai datang ke sini, ngajak mama lagi. Jangan jangan kamu pengen cepat aku lamar ya.. " Goda Rizky yang berhasil membuat latifha malu. Wajah nya tampak mulai memerah menahan rasa malu nya.


" Iya kan, bukti nya kamu diam aja. " Rizky.


" Gak kok, kamu apaan sih. " Latifha kemudian memalingkan wajahnya ke arah jendela, dia berusaha menyembunyikan rasa malu nya.


" Ya udah deh kalau gitu, kita keluar aja yuk. Kita duduk di taman belakang aja. " Rizky kemudian mengandeng tangan latifha, mereka tampak menuruni anak tangga menuju lantai dasar rumah Rizky.


Tampak mama indri dan ibu dela asyik mengobrol sambil menikmati secangkir teh panas. Mereka tidak menyadari kalau Rizky dan latifha berada di belakang mereka. Rizky akhirnya memutuskan untuk menyapa mama indri.


" Mama.. Ibu.. Kalian sedang apa ? " Tanya Rizky.


" Eh nak Rizky, kalian berdua mau kemana nih. " Seru mama indri.


" Mau main di taman belakang ma, kami ke taman belakang dulu ya ma.. bu.. " Ucap Rizky. Mereka tampak berlari menuju taman belakang rumah Rizky.


" Mereka tampak begitu bahagia ya mbak, semoga aja mereka berdua berjodoh. " Ucap Dela tiba tiba.


" Iya del, semoga aja begitu. Aku gak mau lihat latifha sedih lagi, aku gak sanggup del. " Jawab mama indri.


" Aku juga mbak, aku nyesel karena dulu sempat membuat mereka berdua terpisah karena perjodohan itu. Andai saja aku tau lebih awal kelakuan Virly, mungkin hal menyedihkan itu gak akan pernah terjadi. " Dela tampak menyesal dengan semua yang terjadi, tampak jelas raut penyesalan dari wajah nya.

__ADS_1


" Sudah lah del, yang berlalu biarlah berlalu. Yang penting sekarang dan kedepannya lagi, biar kan mereka menikmati kebahagiaan nya saat ini. Kalau masalah jodoh, Allah lah yang mengatur. " Jawab mama indri, dia berusaha menenangkan ibu Rizky saat itu dari rasa bersalah nya.


__ADS_2