Kekasih Brondong Pilihan Ku

Kekasih Brondong Pilihan Ku
Eps 30


__ADS_3

Kini hari hari yang dilalui oleh latifha kembali ceria seperti dulu, seperti saat pertama kali nya dia menjalani hubungan asmara dengan Rizky sang mantan kekasih. Hari hari yang kini dilalui oleh nya bahkan lebih indah dari sebelumnya, semenjak kehadiran cowok ganteng yang bernama Irwan Chandra di dalam hidupnya.


Latifha tampak begitu semangat melakukan semua aktivitas nya, baik di rumah maupun di kampus.


Pagi itu latifha bangun lebih awal dari biasanya. Dia berencana untuk mengunjungi kantor tempat dimana Irwan bekerja siang nanti setelah mata kuliah nya selesai. Oleh karena itu, dia begitu bersemangat bangun pagi karena dia berencana makan siang bersama Irwan siang nanti.


" Pagi ma.. Aku bantuin masak nya yah. " Latifha begitu bersemangat pagi itu.


" Pagi juga sayang.. Oh boleh dong nak, kayak nya anak mama udah gak galau lagi nih. " Goda mama indri kepada anak sulung nya itu.


" Gak dong ma.. Hidup itu kan harus maju, kalau jalan di tempat gimana kita mau jadi orang sukses ma. Benar begitu kan ma ? " Jawab latifha sangat bijaksana.


" Iya sayang.. Kamu benar. Masalalu bukan untuk disesali, tapi hanya untuk di kenang. Mudah mudahan masalalu kamu bisa menjadi pelajaran buat kamu ke depannya. Bahwa apa yang kita miliki saat ini, belum tentu menjadi milik kita lagi suatu hari nanti. Dan mungkin apa yang kita miliki itu, belum tentu baik untuk kita. " Mama Indri tampak menasehati anaknya.


" Flashback on "


Sore hari nya setelah Latifha pulang dari taman, dia langsung pulang menuju rumah nya.


Setelah sampai di rumah, papa ikhsan yang kebetulan udah ada dirumah melihat anak sulung nya itu berantakan dan seperti habis menangis. Dia akhirnya memutuskan untuk bertanya kepada latifha. Kebetulan mereka memang sedang berkumpul di ruang keluarga.


" Kamu kenapa latifha ? Kok wajah kamu kusut gitu, kamu habis dari mana. Kamu habis nangis ya. " Papa ikhsan begitu sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada anak nya itu.


" Papa ini gimana sih pa, kalau nanya itu satu satu dong pa. Latifha jadi bingung kan mau jawab apa ? " Kata mama indri sambil melirik anak nya.


" Alaahh.. Paling juga berantem sama kak Rizky ma pa, ya kan kak ? " Merry tiba tiba juga angkat bicara.


" Sudah.. sudah.. Biar kita kasih kesempatan buat latifha ngomong. Sekarang cerita kan sama papa ada apa sebenarnya, apa yang terjadi ? " Seru papa ikhsan.


" Rizky pa.. Rizky jahat sama tifha, dia punya cewek lain ma.. " Latifha langsung bergegas memeluk mama indri sambil menangis di pelukan mama nya itu.


" Coba ceritakan baik baik sama mama, apa yang terjadi sebenarnya ? " Kata mama indri lagi.


" Ketika tifha dan Vina mau makan di cafe, tiba tiba tanpa sengaja kami melihat Rizky bersama wanita lain. Kami akhirnya memutuskan untuk menghampiri mereka, karena tifha pikir itu adalah saudara nya. "

__ADS_1


" Setelah kami tiba di sana, kami baru menyadari kalau ternyata kami pernah bertemu dengan cewek itu sebelum nya. Vina yang begitu emosi mengatakan kalau cewek itu perebut cowok orang. Lalu dia pun langsung emosi dan mengakui bahwa dirinya adalah tunangan nya Rizky. "


" Aku kecewa dan sakit mendengar perkataan orang itu, dan yang paling aku sesali kenapa Rizky bohongin aku ma. Akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke rumah. " Kata Latifha menjelaskan panjang lebar.


" Kamu sabar ya sayang.. " Papa ikhsan berusaha menenangkan anak nya sambil menggesek gesek kepala tifha.


" Iya sayang, kamu harus sabar. Mungkin Rizky punya alasan tersendiri untuk semua ini. Kamu harus bicara kan sama dia baik baik ya.. " Mama Indri kasihan melihat anak nya menangis seperti itu, karena sebelumnya latifha adalah orang yang sangat ceria dan periang.


" Iya ma pa.. Mungkin nanti tifha akan coba bicara sama Rizky. Kalau gitu tifha kekamar dulu ya.. " Latifha langsung meninggalkan tempat itu untuk menuju kamar tidur nya.


" Iya sayang.. Tapi jangan sedih dan jangan menangis lagi ya.. " Kata papa ikhsan dan mama indri secara bersamaan.


" Flashback off "


Setelah selesai memasak sarapan pagi, latifha kembali ke kamar nya untuk melakukan aktivitas mandi pagi itu.


Beberapa waktu kemudian, dia tampak keluar dari kamar mandi dan langsung menuju lemari pakaian untuk mencari pakaian yang cocok digunakan oleh nya hari ini.


" Mungkin ini cocok buat aku, dan akan membuat aku semakin cantik. " Latifha memuji diri nya sendiri di depan cermin sambil tersenyum bangga.


" Kamu hati hati ya sayang, bawa mobil nya jangan ngebut. " Kata papa ikhsan


" Iya pa.. " Jawab latifha sambil mencium tangan papa dan mama nya.


" Gak sarapan dulu kamu nak ? " Tanya mama nya


" Gak usah ma, udah telat.. Aku pergi dulu ya pa ma.. " Latifha langsung bergegas meninggalkan ruang makan keluarga, dan dia pun tidak lupa mencium pipi papa dan mama nya.


Latifha melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Beberapa waktu kemudian, dia pun akhirnya sampai di kampus dan disambut oleh Vina sahabat nya yang sudah menunggu dari tadi.


Dia langsung menghampiri Vina, " Pagi Vin, udah lama ya " Tanya latifha santai

__ADS_1


" Ya iya dong fha, udah pegel banget nih kaki karena nungguin kamu dari tadi. " Vina pura pura kesal padahal dia pun juga baru datang.


" Sorry ya Vin, " Latifha memasang wajah menyesal nya karena merasa bersalah.


" Iya fha gak papa kok, lagian aku juga baru nyampe kok. " Jawab Vina santai


" Kamu kok gitu sih vin, nyebelin banget deh. Kirain tadi udah lama nunggu, ternyata kamu ngerjain aku ya. " Latifha langsung mencubit hidung Vina karena kesal


" Maaf fha, lagian kamu juga sih. Pagi pagi kok mukanya serius gitu. Pasti belum sarapan yaa.. Sarapan dulu yuk. " Vina menggandeng tangan latifha menuju cafe tempat mereka sarapan pagi.


" Kamu kok tau sih aku belum sarapan, kamu dukun yaa. " Latifha balas menggoda Vina


" Iiihhh.. Kamu ini fha. Ya iya lah aku tau, kamu itu kan sahabat aku dari dulu. Udah sangat lama juga aku mengenal mu. " Jawab Vina serius


" Makasih ya udah mau jadi sahabat terbaik aku, aku sayang sama kamu. " Latifha langsung memeluk Vina.


" Iya fha, aku juga sayang sama kamu. " Vina membalas pelukan latifha.


Akhirnya mereka berdua sampai di cafe tempat tujuan mereka untuk sarapan. Mereka memutuskan untuk duduk di bangku dekat jendela.


Sambil menunggu pesanan mereka datang, mereka tampak asyik bercerita sambil sesekali terdengar suara tawa mereka.


" Latifha makin hari tampak makin cantik aja ya.. " Kata salah satu cowok di cafe itu


" Iya kamu benar.. Hari ini aja dia terlihat sangat anggun, beruntung banget orang yang bisa mendapatkan cinta nya. "


" Iya.. Apalagi kalau lagi senyum gitu. " Balas yang lain nya.


" Seandainya dia belum punya pacar, aku mau banget jadi pacar dia. "


" Iihhhh.. Jangan GeEr deh, mana mau latifha sama orang kayak lo. Latifha kan cantik dan juga baik. Pintar lagi, pasti banyak yang mau dong. " Balas yang lain nya.


Latifha yang mendengar perkataan para cowok itu, hanya bisa tersenyum dan sesekali melirik ke arah mereka sambil menunduk kan kepada nya.

__ADS_1


Wajar saja jika latifha menjadi cewek terpopuler dikampus nya dan banyak cowok yang menyukai nya, dia begitu anggun cantik dan mempesona. Dia juga ramah kepada semua orang dan tidak pernah membeda-bedakan antara yang kaya dengan yang miskin.


__ADS_2