Kekasih Brondong Pilihan Ku

Kekasih Brondong Pilihan Ku
Eps 43


__ADS_3

" Tifha.. Bangun nak, bangun sayang.. " Mama Indri tampak menggoyang goyangkan tubuh latifha. Latifha tampak tidak bergerak sama sekali.


" Latifha, ini udah siang loh ! Kamu gak ke kampus hari ini. Nanti telat lagi. " Mama Indri masih berusaha untuk membangun kan putri sulung nya itu dengan menepuk nepuk pelan kaki nya.


Akhirnya latifha langsung berbalik ke arah mama nya dengan mata yang masih terpejam. " Hhuuuaaa... " Gumam nya pelan sambil berusaha membuka kelopak mata nya. Dia langsung mendudukkan tubuhnya dengan secepat kilat.


Setelah beberapa saat kemudian, dia kembali tertidur dengan memeluk bantal guling nya dengan mata yang masih terpejam.


" Latifha.. Bangun dong nak ! Udah jam berapa nih. " Mama Indri tampak berusaha membangun kan latifha kembali.


" Mama Pliiss.. Tifha ngantuk banget nih. " Gerutu latifha sambil membelakangi mama nya.


" Kamu kok tidur lagi sih, emang gak kuliah hari ini. " Tanya mama indri.


" Gak ma, tifha libur. " Jawab latifha singkat.


" Ya udah kalau gitu, mama keluar dulu ya.. " Mama Indri tampak bangkit dari tempat duduknya dan langsung menuju pintu keluar untuk meninggalkan kamar itu.


Latifha tampak menarik kembali selimut yang tidak lagi menutup tubuh nya, untuk mencari posisi tidur yang nyaman kembali untuk melanjutkan tidur nya.


Mata nya pun tidak lagi bisa untuk di pejamkan, dia langsung memilih untuk bangkit dari tempat tidur nya untuk segera masuk ke dalam kamar mandi.


Sebelum melaksanakan kegiatan rutin nya pagi itu yaitu mandi, dia memilih untuk mengotak atik ponsel nya terlebih dahulu. Ternyata ada pesan masuk yang belum sempat dia baca semalam.


Latifha langsung membuka pesan itu. " Udah tidur ya cantik ? Kalau gitu met bobok aja ya. Moga mimpinya ketemu sama cowok ganteng yaitu aku. Hehehe.. 😀😀❤️❤️ Irwan. " Itulah pesan singkat yang sudah di baca oleh latifha.


Mata latifha yang tadi nya masih menahan kantuk, spontan terbelalak karena saking terkejutnya. " Mas Irwan mengirimkan pesan untuk ku semalam. " Gumam nya.


Akhirnya dia memutuskan untuk meletakkan handphone nya kembali, dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya.


Setelah selesai mandi, latifha tampak memilih baju yang akan di pakai oleh nya hari ini. Latifha tampak menuruni anak tangga rumahnya menuju lantai dasar.


" Pagi mama cantik.. " Senyum sumringah terpancar dari wajah cantik latifha.

__ADS_1


" Eh pagi juga sayang.. Kamu mau kemana nih, pagi pagi gini udah rapi. kata nya tadi masih ngantuk dan gak mau dibangunin. " Kata mama nya.


" Hmm iya sih ma, tapi semangat itu hadir kembali setelah menerima pesan dari seseorang. " Jawab latifha malu malu.


" Siapa sih orang itu, kalau boleh mama tau ya.. Bukan nya mama kepo.. "


" Mama bisa aja deh ngilah nya. Emang nya mama mau tau banget ya.. "


" Kasih tau aja sayang, apa susah nya sih. " Mama Indri


" Siapa lagi kalau bukan dia ma, itu si mas Irwan yang ganteng itu loh.. " Jawab latifha begitu bersemangat.


" Emang nya kamu mau kemana, mau jalan sama dia ya ? " Tebak mama indri.


" Gak kok ma, aku gak jalan sama dia. Aku mau pergi sama Vina maa, boleh ya ma. " Rengek latifha manja.


" Boleh dong sayang, tapi nanti pulang nya jangan kelamaan ya.. " Mama Indri tampak menasehati anak sulung nya itu.


" Siaap ma !! Kalau gitu latifha langsung berangkat sekarang ya ma, assalamualaikum mama.. " Sambil mencium punggung tangan mama nya.


" Oke deh ma, daaaahhh.. " Melambaikan tangan nya.


... ... ...


Siang itu latifha berencana mengajak Vina untuk makan di sebuah cafe tempat mereka biasa makan. Latifha langsung melaju kan mobil nya menuju rumah Vina tanpa sepengetahuan sahabat nya itu.


" Permisi.. Assalamualaikum Tante, Vina nya ada gak ? " Tanya latifha.


" Waalaikumsalam.. Eh ada latifha ternyata, mungkin Vina masih di kamar nya fha. Masuk aja, pintu nya gak di kunci kok. " Mama Vina tampak menyiram bunga di depan rumahnya.


" Iya tante, makasih ya tan. " Balas latifha sambil berjalan menuju pintu utama rumah Vina dan langsung bergegas membuka nya. Latifha langsung menuju kamar sahabat nya itu.


" Vina.. Kamu ngapain ? " Latifha langsung membuka pintu kamar Vina yang tidak di kunci.

__ADS_1


" Kamu kok bisa ada disini sih, kapan datangnya. Aku suntuk banget di rumah. " Vina tampak kaget sekaligus bahagia dengan kedatangan sahabat nya itu.


" Nah.. kebetulan dong kalau gitu, aku juga mau ngajak kamu makan di cafe biasa. Mau kan ? " Latifha.


" Mau banget lah fha, kalau gitu aku ganti baju dulu ya. Sebentar doang kok, tunggu ya.. " Sambil bergegas menuju lemari pakaian nya dan langsung mencari baju untuk di pakai oleh nya.


" Yang ini bagus gak fha. " Menunjukkan sebuah gaun yang berwarna merah muda.


" Bagus kok, bagus. Cocok lagi sama kamu. Yang itu aja ya, ntar kelamaan lagi aku nunggu nya. Latifha.


" Iya iya.. Sabar dong fha, aku udah cepat nih. Lagian salah kamu juga sih, kenapa gak kasih tau aku dari tadi. " Memasang pakaian nya dengan tergesa-gesa.


" Hehe.. Kejutan dong, biar sesekali bikin kejutan buat sahabat gak papa kan. " Sambil menggerakkan alis mata nya ke atas bawah.


" Iya gak papa sih, tapi liat nih akibatnya. Aku kan paling gak bisa tergesa-gesa. Kamu tau kan fha.. "


" Iya aku tau. Sorry deh kalau gitu, maaf ya.. " Latifha tampak begitu manis dan manja.


" Iya fha.. Aku udah selesai nih, pergi sekarang yuk. Ntar cuaca nya makin panas lagi. " Jelas Vina.


Mereka tampak meninggalkan ruangan itu dan segera berjalan menuju mobil latifha.


" Ma.. Kita pergi ya.. " Pamit Vina.


" Pergi dulu tante. " Latifha.


" Kalian mau kemana nih. " Tanya mama Vina.


" Mau makan siang di luar. " Jawab mereka serentak.


" Ya udah kalau gitu, hati hati ya.. "


Mereka langsung meninggalkan tempat itu dengan menggunakan mobil latifha.

__ADS_1


Di perjalanan menuju cafe, latifha dan Vina tampak asyik berbagi cerita tentang kisah cinta mereka sambil sesekali terdengar suara tawanya.


__ADS_2