
Rizky terus menelusuri jalanan yang mulai agak sepi, dia terlihat begitu khawatir dengan kondisi latifha saat ini. Karena dia tidak sempat memberi tahu kan rencana Virly sebelum nya kepada latifha, bahkan dia tidak bisa mencegah aksi manusia kejam itu.
Rizky terus berfikir dan berfikir apa yang harus dia lakukan untuk saat ini. Dia tidak boleh gegabah dalam bertindak, karena ini menyangkut nyawa orang yang sangat penting dalam hidup nya.
" Apa yang harus aku lakukan sekarang, ya Allah bantulah aku. Untuk saat ini aku butuh bantuan mu ya Allah.. " Gumam nya, dia terus mengikuti kemana mobil itu membawa latifha.
Sampai akhirnya mobil itu berhenti di sebuah rumah tua, rumah yang seperti nya tidak berpenghuni lagi. Rizky terus memantau dari jarak jauh.
Tiba tiba pikiran nya terbuka, dia langsung menghubungi Irwan kakak nya. Tanpa pikir panjang lagi, dia langsung mengambil handphone dari dalam saku celana nya dan menelpon Irwan.
Tuuutt.. Tuuutt.. Tuuutt..
Di seberang sana, Irwan yang melihat Rizky menelpon nya tampak kaget.
📞 Rizky is calling....
Tanpa pikir panjang dia langsung mengangkat telpon itu. " Hallo ky ada apa ? Tumben lo nelpon gue, kangen ya sama gue. " Canda nya.
" Gawat bang gawat.. " Ucap Rizky.
" Gawat kenapa ky, apa nya yang gawat. Lo kebelet kawin ya .. Hahaha... " Jawab Irwan dengan masih menggoda Rizky.
__ADS_1
" Ini serius bang, bisa gak kalau abang gak bercanda dulu. " Rizky.
" Iya deh iya, emang nya ada apa ? " Tanya Irwan yang mulai serius.
" Latifha di culik bang, sekarang gue lagi ngikutin penculik nya. Dan aku berhasil menemukan tempat penculikan itu. Abang bisa bantu kan. " Ucap Rizky, dia terdengar sangat panik karena orang yang dicintainya berada dalam bahaya.
" Apa?? Latifha di culik. Ya udah kamu tunggu sebentar di sana ya, jangan kemana mana. Kita kesana sekarang juga. " Jawab Irwan ikut panik.
" Iya bang, cepatan ya. Gue share tempat nya. " Rizky langsung menutup telponnya.
Sementara itu, " Ada apa bro, tadi gue sempat dengar sedikit kalau latifha di culik. Siapa yang menculik latifha bro. " Tanya fajar.
" Gue juga gak tau bro, belum sempat gue nanya ma si Rizky. Kita langsung menuju tempat itu sekarang ya, takut nya nanti terlambat. " Ucap Irwan.
Beberapa menit kemudian...
Tak butuh waktu lama bagi Irwan dan fajar untuk sampai di tempat itu, karena kebetulan mereka ada meeting tidak jauh dari tempat itu. Setelah melihat Rizky dari kejauhan, Irwan langsung menepikan mobilnya. Mereka berdua memilih berjalan kaki agar tidak di ketahui oleh sang penculik itu.
" Gimana ky, udah ada perkembangan belum. " Tanya Irwan.
" Belum sih bang, dari tadi gue telpon nomor nya gak aktif. " Jawab Rizky.
__ADS_1
" Emang siapa sih yang berani menculik kekasih lo, udah bosan hidup kayak nya tuh orang. " Timpal Fajar.
" Orang itu adalah Virly bang, gue sempat denger semua percakapan mereka kemarin. Dan yang paling gue sesali sekarang adalah karena gue gak sempat memberi tahu kan hal ini pada latifha, gue juga gak bisa mencegah kejadian ini bang. " Rizky tampak sedih dan berusaha menahan air mata nya.
" Apa ?? " Jawab Irwan dan fajar serentak. Mereka begitu kaget mendengar semua perkataan Rizky, tapi mereka berusaha menenangkan diri mereka masing-masing kembali.
" Udah lah bro, gak usah cengeng gitu. Gak ada yang perlu disesali, sekarang yang harus kita pikirkan adalah bagaimana menyelamatkan cewek lo. " Jawab Irwan kemudian sambil berusaha menenangkan hati adik sepupu nya itu.
📞 Virly is calling....
" Tunggu.. Tunggu... Dia nelpon gue bang, gimana nih. " Rizky terlihat panik.
" Udah lah ky lo gak usah panik gitu, lo angkat aja telpon nya. " Jawab Irwan santai.
" Hallo Vir, lo dimana sekarang. Kenapa tiba-tiba nelpon gue. " Rizky berusaha untuk tetap tenang.
" Hallo sayang, apa kabar. " Ucap Virly seakan tidak terjadi apa-apa.
" Kalau gak ada keperluan apa apa, gue matiin nih. " Seru Rizky kemudian.
" Ehh tunggu tunggu, kamu dengar baik-baik ya sayang. Kalau kamu ingin wanita yang sangat kamu cintai ini selamat, maka kamu harus mau bertunangan dengan aku. Paham !!! " Ancam Virly.
__ADS_1
" Brengsek lo ya Vir, jangan coba coba menyentuh latifha. Kalau sesuatu yang buruk terjadi pada nya, lo harus bertanggung jawab. " Bentak Rizky.
" Hahaha.. Kamu ngancam aku sayang, jangan pernah berani mengancam ku ya. Karena kekasih yang sangat kamu cintai ini ada di tangan ku, jadi kamu harus turuti kemauan ku. Kalau gak, kamu akan tau sendiri akibat nya. " Ucap Virly emosi, dia langsung menutup telponnya.