
Siang itu tampak Rizky sedang mengendarai motor nya dengan kecepatan sedang. Karena dia akan segera menjemput sosok sang kekasih tercinta nya.
Tak lama kemudian motor Rizky sampai didepan gerbang rumah latifha. Ia segera masuk untuk memarkir kan motor nya karena satpam sudah membuka kan gerbang untuk nya.
" Assalamualaikum.. " Rizky langsung menuju pintu utama rumah latifha sambil mengetuk pintu nya.
Tak lama kemudian, pintu rumah pun tampak terbuka. Terlihat lah seorang wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik.
" Waalaikumsalam,, eh nak Rizky ternyata. Mari silahkan masuk nak. " Ucap wanita paruh baya itu dan langsung membawa Rizky menuju ruang tamu rumah nya.
" Oh ya tante, latifha nya ada gak ? " Tanya Rizky sambil mengikuti langkah mama indri dari belakang.
" Ada dong sayang, dia lagi di kamar nya. Duduk dulu aja ya. Kamu mau minum apa nak ? " Ucap mama indri sambil tersenyum menghampiri calon menantu nya itu.
" Gak usah repot-repot Tante, aku belum haus. " Kata rizky sopan.
" Gak ngerepotin kok nak Rizky, gak usah sungkan sama Tante. Anggap saja mama sendiri. " Ucap mama indri.
" Kalau gitu apa aja deh tante, yang penting gak ngerepotin tante. " Balas rizky sambil tersenyum.
" Sebentar ya sayang, Tante bikin dulu minum nya. " Ucap mama indri sambil meninggalkan ruang tamu menuju dapurnya.
__ADS_1
Di dapur yang sangat luas dan tertata sangat rapi, mama indri menyiapkan jus jeruk dan jus pokat untuk rizky.
Setelah selesai menuangkan jus nya ke dalam gelas, mama indri langsung bergegas membawa jus tersebut menuju ruang tamu dimana ada rizky.
" Silah kan di minum nak Rizky, " Ucap mama indri sambil menyodorkan dua gelas jus kepada rizky.
" Terima kasih tante, " Ucap Rizky.
" Berhubung tante gak tau kamu suka minuman apa, jadi Tante bikin aja dua. " Kata mama indri.
" Maaf udah ngerepotin tante, " Ucap Rizky sungkan.
Tok Tok Tok.. ..
" Sayang.. udah siap belum. Nak Rizky nya udah nungguin kamu dari tadi tuh. Kasian dia, " mama Indri langsung membuka pintu kamar latifha dan langsung masuk tanpa permisi.
" Iya ma.. sebentar lagi, " Latifha tampak memoles wajah nya dengan makeup tipis.
" Ma gimana penampilan tifha, udah cantik apa belum ? " Tanya tifha sambil menaik turun kan alis nya.
" Anak mama selalu terlihat cantik apa pun dan bagaimana pun juga." Kata mama indri memegang kedua pipi anak nya.
__ADS_1
" Makasih ma. " Latifha.
Latifha dan mama nya keluar kamar dan langsung menuruni anak tangga menuju ruang tamu rumah nya.
" Hai sayang.. udah lama ya ? " Tanya latifha santai.
" Eh gak kok sayang.. " Rizky tak henti henti nya memandang wajah cantik latifha.
" Eehhmm.. kamu kok liatin aku kayak gitu sih ? jelek ya.. " Latifha berhasil membuyarkan lamunan Rizky.
" Eh iya itu, gak kok. Kamu cantik banget siang ini. " Rizky tak henti henti nya memandang wajah Latifha.
" Makasih ya sayang, ya udah berangkat sekarang yuk. " Latifha.
" Oh ya udah deh, kami permisi dulu ya tante. Bilangin sama ya latifha nya aku pinjam dulu. " Rizky langsung berdiri dan mencium tangan mama indri.
" Iya nak Rizky, jangan sampai lecet ya anak tante. Utuh kembali lagi ke Tante. " Canda mama indri dan langsung disambut tawa oleh Rizky.
" Paan sih, emang aku barang gitu. pakai pinjam pinjam segala " Ucap latifha sambil pura pura memasang wajah sedih nya.
" Jangan cemberut gitu dong sayang, nanti cantik nya ilang lagi. Ihh anak mama marah.. .. " Goda mama nya latifha sambil mencubit hidung anak nya itu.
__ADS_1