Kekasih Brondong Pilihan Ku

Kekasih Brondong Pilihan Ku
Eps 31


__ADS_3

Setelah jam kuliah nya usai, latifha langsung pamit kepada Vina sahabat nya untuk pergi. Karena dia ingin datang menemui Irwan keperusahaan Chandra group.


"Vin, hari ini kayak nya kita gak bisa pulang bareng deh. Soal nya siang ini aku berencana untuk datang menemui mas Irwan di kantor nya. Kamu pulang sendiri aja ya.. " Latifha terlihat tidak enak hati saat mengatakan itu.


" Iya fha, gak papa kok. Santai aja lagi, dan lagi aku akan senang banget kalau sahabat aku bisa merasakan jatuh cinta lagi serta bisa bahagia bersama orang yang kamu cintai. Semangat !!! Aku pasti akan selalu dukung sahabat aku " Vina tampak sangat bahagia dan bersemangat karena mendengar perkataan sahabat nya itu.


" Makasih ya Vin, kamu emang sahabat aku yang paling baik dan paling pengertian. Aku bersyukur banget punya sahabat kayak kamu. " Latifha pun langsung memeluk Vina sahabat nya yang selalu ada untuk nya.


" Iya fha, sama sama.. " Vina tampak membalas pelukan latifha


" Kalau gitu aku duluan ya Vin, takut telat nanti. " Latifha memukul pundak Vina pelan


" Cie.. cie.. Udah gak sabar untuk ketemu si cowok ganteng itu ya.. " Goda Vina


" Kamu ini Vin, paling senang banget kalau bikin aku malu. " Wajah latifha terlihat merah karena malu


"Ya udah kalau gitu fha, kamu duluan aja. Aku akan nungguin Edo dulu, sesekali mau pulang bareng kekasih boleh dong. Hehe " Senyum kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Vina


" Ya udah deh aku pamit ya Vin, daaa.. " Latifha bergegas meninggalkan tempat itu dan langsung menuju tempat mobil nya di parkiran.


Setelah beberapa saat kemudian, mobil yang dikendarai oleh latifha sampai di tempat tujuan nya yaitu di perusahaan Chandra group. Dia berhasil menemukan tempat itu karena bantuan dari google maps.


Dia tampak langsung masuk ke dalam lobby dan menuju meja receptionis. Tanpa pikir panjang lagi, dia langsung bertanya kepada receptionis itu dimana ruangan pak Irwan.


" Permisi mbak, aku mau nanya dimana ruangan nya pak Irwan ? " Tanya latifha dan tidak mengurangi kesopanan nya


" Emang kamu siapa hah ?? Berani beraninya datang ke sini. Apa kamu udah bikin janji sama dia ? Dia pasti tidak akan mau bertemu dengan orang sembarangan. " Receptionis itu terlihat sinis dan tidak menyukai kedatangan latifha.


" Nama aku latifha mbak, aku teman nya pak Irwan. Aku sih belum bikin janji sama dia, emang nya harus bikin janji dulu baru ketemu ya mbak. " Tanya latifha lagi.


" Pak Irwan itu kan orang penting dan dia sangat sibuk. Jadi mana mungkin ada waktu buat orang seperti kamu. " Jawab receptionis itu sinis


" Maaf mbak.. Tapi aku... " Latifha tampak ragu untuk melanjutkan kata-katanya.


Tiba-tiba saja Irwan datang dan terkejut melihat kedatangan latifha.

__ADS_1


" Latifha.. Kamu kok bisa ada disini sih ? Kamu sejak kapan datangnya ? " Tanya Irwan langsung melangkah mendekati tempat itu.


" Mas.. Aku tadi mau menemui kamu, tapi mbak ini bilang harus bikin janji dulu. Kata nya kamu sibuk. " Latifha langsung menjelaskan apa yang terjadi.


" Siang pak.. " Sapa receptionis itu sambil menunduk kan kepala nya.


" Kalau orang nya kamu sih gak perlu bikin janji dulu, bahkan jika aku sedang bekerja sekalipun akan ku tunda dulu demi kamu. " Irwan tampak serius dengan perkataan nya.


" Mas bisa aja deh gombalin aku.. " Jawab latifha sambil tersenyum senang.


" Kalau gitu kita ke ruangan aku aja ya, " Irwan menggandeng tangan latifha menuju ruangan nya.


" Itu siapa nya pak Irwan sih, bikin kesel aja deh. " Kata salah seorang receptionis itu


" Idihh.. Kamu kenapa sih, kayak cemburu gitu. " Jawab yang lain nya.


" Aku cuma kesel aja lihat cewek itu. " Jawab nya lagi.


Sementara diruangan Irwan, latifha dan Irwan tampak bercerita panjang lebar. Tampak senyum kebahagiaan terpancar dari wajah mereka berdua.


" Kamu uda makan siang apa belum, ? " Tanya Irwan tiba tiba


" Kalau gitu biar aku pesan makanan nya dulu ya, kita makan siang bareng. " Seru Irwan dengan senang hati


" Tuuutt.. tuuuttt.. Halo, tolong bawa 2 porsi makanan ke sini yaa.. " Setelah selesai memesan makanan, Irwan langsung memutuskan sambungan telepon nya.


Sambil menunggu makanan pesanan nya datang, mereka tampak bercerita tentang kehidupan sehari-hari mereka. Mereka tampak sangat bahagia hari itu, seperti sepasang kekasih yang sudah lama tidak bertemu.


Tiba-tiba suara ketukan pintu dari seseorang mengagetkan mereka. Tok.. Tok.. Tok.. " Permisi pak, saya mau mengantar kan pesanan makanan buat bapak. " Kata sekretaris Irwan.


Sekretaris Irwan bernama fajar. Fajar adalah sekretaris sekaligus sahabat Irwan.


" Lo apaan sih jar, jangan terlalu formal gitu. Santai aja kali " Balas Irwan


" Tapi kan lo ada tamu, gue gak enak lah bro.. " Jawab fajar gak enak hati

__ADS_1


" Santai aja lagi jar, kenalin ini latifha. Dia teman dekat gue " Kata Irwan kepada fajar.


" Kenalin aku Fajar, sekretaris nya Irwan. " Fajar mengulurkan tangannya kepada latifha


" Aku latifha, teman nya mas Irwan. " Latifha membalas jabatan tangan fajar


" Oh iya.. Kamu itu sekedar teman nya Irwan apa teman nih. " Fajar tampak mulai menggoda latifha.


" Lo itu kenapa sih bro, " Jawab Irwan cepat


" Santai bro.. Kalau emang dia teman nya lo, bisa dong gue gebet gitu. " Kata fajar lagi.


" Awas aja ya kalau lo berani macam macam, gue pecat lo. " Irwan tampak mulai emosi.


" Wuiihh.. ada yang cemburu nih kayaknya, ampun bro.. Kalau lo gak ingin latifha di gebet orang, langkah nya di percepat dong. Jangan hanya sekedar di pendam doang, nanti keburu di ambil oleh orang baru nyesal lo. " Jelas fajar terus terang.


" Lo ngomong apa sih jar, jangan ngaco deh. Sana keluar !! " Irwan langsung mendorong fajar untuk keluar dan menutup pintu nya kembali.


" Maaf ya fha, dia emang gitu orang nya "


" Gak papa kok mas, biasa aja. "


" Kita makan aja lagi ya, nanti makanan nya keburu dingin. " Seru Irwan sambil membuka makanan nya.


" Iya mas, ayo. "


Mereka tampak makan bersama siang itu sambil sesekali saling menyuapi. Setelah selesai makan, latifha langsung pamit untuk pulang ke rumah nya.


" Mas.. tifha langsung pamit pulang aja ya, lain kali main kesini lagi. Kalau masih boleh dan gak ngerepotin sih. "


" Ya gak ngerepotin lah, malahan aku senang kalau kamu datang ke sini. Ya udah kalau kamu mau langsung pulang, aku antar kedepan ya. " Seru Irwan


" Ya sudah mas, ayo.. " Latifha langsung bergegas meninggalkan tempat itu dan diikuti oleh Irwan dari belakang.


" Kamu hati hati ya fha, maaf aku gak bisa ngantar. " Kata Irwan merasa sungkan

__ADS_1


" Iya mas, gak papa kok. Aku pulang dulu ya mas, daaaahhh... Sampai ketemu nanti, " Latifha tampak tersenyum senang dan segera meninggalkan Irwan yang juga tampak senang.


" Iya fha, daaaahhh.. " Setelah kepergian latifha, Irwan pun tampak langsung masuk ke dalam untuk menuju ruangan nya.


__ADS_2