
Beberapa saat kemudian, Irwan mengalihkan pandangan mata nya ke arah latifha. Dia yang melihat latifha senyum senyum sendiri pun akhirnya memutuskan untuk bertanya kepada latifha.
" Kamu kenapa fha, kok senyum senyum sendiri. Atau jangan-jangan ada yang aneh lagi sama aku. " Tanya Irwan penuh kecurigaan.
" Eh apa.. Itu apa nama nya. " Latifha tampak begitu gugup.
" Kamu kenapa sih, kok terlihat gugup gitu. " Irwan tampak semakin penasaran.
" Gak kenapa kenapa kok mas, aku cuma lagi senang aja. Karena aku bisa makan bareng kamu mas.. " Latifha tampak berusaha menutupi kegugupannya.
" Tapi kenapa kamu gugup gitu, ada masalah ya ? " Selidik Irwan yang tampak curiga.
Bersamaan dengan itu, secara tak sengaja latifha melihat sosok Virly tunangan nya Rizky sedang jalan berdua dengan seorang pria yang seperti nya seumuran dengan Rizky di salah satu meja tempat latifha dan Irwan sedang makan.
Tampak jelas raut kebahagiaan di wajah Virly saat itu, tapi sayang nya Virly tidak menyadari kalau dirinya sedang di perhatikan oleh latifha.
Latifha terus saja memikirkan kejadian yang dilihat oleh nya barusan. " Hey.. Kamu kenapa sih fha, kok bengong gitu. Ada apa sebenarnya ? " Tanya Irwan begitu penasaran.
" Eh gak papa kok mas, tadi aku melihat.. Ya udah lupain aja. " Jawab latifha gugup.
" Ya udah deh kalau gitu, gimana kalau kita menikmati semua permainan yang ada disini dulu. Kamu mau kan ? " Irwan pun lagi lagi membuyarkan lamunan latifha.
" Eh oh iya mas, " Latifha tampak langsung berdiri hendak meninggalkan tempat itu dan diikuti oleh Irwan dari belakang.
Setelah menghabiskan banyak waktu untuk melakukan banyak permainan di tempat itu, latifha tampak memegang sebuah boneka panda yang berhasil Irwan dapat kan untuk nya.
Latifha sangat bahagia karena akhirnya bisa mendapatkan boneka incarannya sejak tadi.
" Kita pulang sekarang aja ya mas, udah sore juga nih kayaknya. " Seru latifha kepada Irwan.
" Ya udah deh, gimana kalau mas antar kamu pulang. " Tanya Irwan lagi.
" Mobil aku gimana mas ? " Latifha.
" Nanti aku suruh aja supir aku buat nganterin mobil Kamu gimana ? " Tawaran Irwan langsung dibalas anggukan kecil oleh latifha.
__ADS_1
Mobil yang dikendarai oleh Irwan tampak memasuki halaman rumah latifha, halaman yang sangat luas dan dipenuhi oleh banyak bunga.
" Kita mampir dulu ya mas.. " Tawar latifha sambil membuka pintu dan turun dari mobil itu.
" Gak usah deh fha, lain kali aja ya.. " Irwan menolak ajakan latifha dengan sopan sambil ikut turun dari mobil itu.
" Ya udah mas, tifha masuk ke dalam dulu ya. " Latifha berjalan menuju pintu rumahnya.
" Assalamualaikum mama.. tifha pulang. " Sambil mengetuk pintu rumah nya.
Papa latifha tiba tiba muncul dari taman belakang rumah nya. " Waalaikumsalam.. Ehh.. Anak cantik papa udah pulang, sama siapa kamu nak ? " Seru papa ikhsan.
" Iya pa, kenalin pa ini teman nya tifha, mas Irwan nama nya. " Balas latifha sambil menunjuk ke arah Irwan.
Irwan tampak berjalan mendekati latifha dan papa nya. " Sore om, aku Irwan teman nya latifha. " Irwan tampak menyalami tangan papa ikhsan sambil mencium nya.
" Oh Irwan ya, nama om ikhsan. Panggil aja om ikhsan, oh iya kita masuk ke dalam dulu aja yuk !! Ngopi bareng mungkin, " Tawar papa ikhsan.
" Gak usah deh om, lain kali aja kayak nya. Soal nya udah hampir magrib juga nih om, kalau gitu aku pamit pulang dulu ya om. Aku pulang ya fha, Assalamualaikum.. " Mencium kembali tangannya papa ikhsan sambil berlalu meninggalkan tempat itu.
" Waalaikumsalam.. " Jawab mereka berdua serentak.
Mobil Irwan tampak berlalu meninggalkan rumah minimalis modern yang sangat megah itu.
" Hmm.. Bau nya enak banget nih pa, bikin perut tifha mendadak laper. Mama masak apa sih pa ? " Latifha tampak menuju ke arah dapur untuk mendekati mama indri yang sedang memasak.
" Tifha tau aja deh kalau mama yang cantik ini sedang memasak makanan kesukaan nya, tuh ada yang udah matang di meja. Kamu ambil aja sendiri sana ya.. " Sambil menunjuk pisang goreng coklat spesial yang sudah matang di atas meja.
Latifha mendekati meja itu, lalu mengambil sepotong pisang goreng coklat spesial yang benar benar menggugah selera nya dan langsung memakan nya dengan lahap.
" Oh iya ma, Merry mana sih. Kok gak kedengaran suara gaduh nya dari tadi ? " Tanya latifha tiba tiba sambil terus mengunyah pisang goreng coklat spesial nya.
" Merry mungkin lagi tidur sayang, kata nya capek banget setelah bikin tugas sekolah nya. " Jawab mama indri kemudian.
Menjelang makan malam, di lihat nya Merry sudah keluar dari kamar nya menuju ruang keluarga rumah latifha.
__ADS_1
" Baru bangun ya adek nya kakak yang tukang molor ini. " Merry tampak terkejut karena latifha tiba tiba menyapa nya.
" Iya kak, kakak kebiasaan deh bikin orang kaget. " Wajah merry berubah menjadi cemberut.
" Aduh.. Aduh.. Adek jangan ngambek gitu dong, kakak kan cuma bercanda doang. " Latifha berusaha membujuk Merry.
" Lagian kakak sih, sukaa banget bikin Merry kesel.
" Ya udah maafin kakak ya kalau gitu, gimana kalau kita makan malam aja sekarang. Soal nya kakak udah lapar banget nih, Ma Pa makan sekarang yuk. " Sambil menggandeng tangan Merry menuju meja makan rumah nya.
" Ya Udah, ayo pa. " Mama Indri tampak menarik tangan suami nya mengikuti langkah anak anak nya dari belakang.
Di meja makan tampak keluarga kecil itu makan dengan begitu tenang dan lahap.
Setelah selesai makan, latifha membantu mama nya untuk membersihkan meja makan dan membawa piring kotor ke tempat nya.
Sementara itu, papa ikhsan dan merry langsung menuju kamar nya masing-masing untuk beristirahat sejenak.
" Oh iya fha, tadi kamu sama siapa pulang nya. Soal nya tadi mama dengar kalau papa kamu ngobrol gitu sama laki laki. " Mama Indri tampak begitu penasaran.
" Oh itu tadi aku pulang sama mas Irwan ma, teman aku yang sering aku ceritakan ke mama itu Lo.. " Jawab latifha sambil tersenyum bahagia.
" Jadi dia yang nganterin kamu tadi, kenapa gak di ajak mampir dulu aja tadi. Sekalian makan malam bareng.. " Mama Indri.
" Udah kok ma, tapi dia nya gak mau. Kata nya sih lain kali aja gitu ma.. " Sambil menyusun piring yang sudah dicuci pada tempatnya.
" Kalau boleh, mama mau tanya sesuatu sama kamu. "
" Boleh lah ma, emang nya mama mau tanya apa sih. Kok kayak serius banget gitu.. " Latifha tampak penasaran.
" Mama mau tanya tentang hubungan kamu sama dia, bagaimana perasaan kalian berdua. Mama gak mau ya kalau anak mama yang cantik ini kecewa untuk yang kedua kalinya. " Sambil memegang kedua tangan latifha.
" Ya udah mama tenang aja ya ma, aku ngerti perasaan mama. Mama jangan terlalu mengawatirkan aku lah ma, aku gak mau mama sakit gara gara mikirin aku. " Latifha tampak menenangkan mama nya dengan begitu lembut.
" Iya sayang.. Mama cuma gak mau aja lihat anak mama sedih lagi. "
__ADS_1
" Mama tenang aja ma, latifha gak bakalan sedih lagi. Ya udah ma, latifha langsung ke kamar aja ya ma. Mau istirahat, dan mama juga harus langsung istirahat. " Seru latifha sambil tersenyum dan berlalu meninggalkan tempat itu menuju ke arah kamar nya.
Mama Indri hanya bisa berharap dan berdoa, kalau suatu hari nanti Latifha bisa bahagia selamanya bersama orang yang tepat.