
Dan pada akhirnya mereka berdua menjadi sepasang kekasih yang sangat bahagia malam itu. Mereka memperlihatkan kebahagiaan mereka kepada semua orang dengan selalu memancarkan senyuman dari wajah nya masing-masing.
" Gimana perasaan kamu sekarang ? kamu senang gak jadi pacarku. " tanya Rizky sambil memeluk pinggang tifha.
" Aku senang banget malahan bisa jadi pacar kamu. Sejujurnya aku suka sama kamu udah lama. Semenjak pertama kali aku melihat kamu waktu itu di tempat es kelapa muda. " jawab tifha sambil membalas pelukan Rizky.
" kok bisa samaan ya.. aku juga sudah suka sama kamu semenjak waktu itu. " Rizky.
.
.
.
Setelah malam itu, Rizky dan latifha menjadi orang yang paling bahagia di dunia ini. Maklum saja, karena sama-sama cinta pertama bagi mereka berdua.
Pagi itu latifha berencana pergi bersama Rizky menuju kampus mereka. Di kamar latifha, tampak dia sedang terburu-buru bersiap siap untuk pergi.
Dia berlari menuruni anak tangga rumahnya menuju meja makan.
" Anak papa kok tumben pagi banget berangkat kuliahnya ? Lagi ada jam pagi ya sayang. " papa ikhsan.
" Gak ada kok pa, tifha kan mau berangkat bareng rizky. " jawab tifha.
" Aduh aduh.. anak mama kok cantik banget pagi ini, mau kemana nih ? " tanya mama indri yang tiba-tiba muncul dari dapur.
__ADS_1
" Mau kuliah dong ma, mau kemana lagi. " tifha.
" Itu loh ma, kak tifha mau dijemput kak rizky. " potong merry.
" Oh jadi anak mama mau berangkat sama calon mantu nih cerita nya. " mama indri.
" Udah udah.. berangkat gih sana. kasian tuh si Rizky nya nunggu lama tuh. " papa ikhsan.
" Ya udah tifha berangkat dulu yaa maa paa.. daaaahhh... .. " kata latifha sambil tersenyum dan meninggalkan meja makan keluarga nya itu.
" Iya sayang, hati hati ya. Oh ya pacar nya gak diajak mampir dulu nih ? " Mama Indri.
" Lain kali aja ya om tante, " jawab rizky sambil mencium tangan kedua orang tua latifha.
" Pegangan dong sayang, nanti jatuh lo. " kata rizky sambil menarik tangan latifha lembut dan meletakkan di pinggang nya.
" Iya iya.. " kata latifha sambil mengeratkan pelukannya.
Tak lama kemudian, motor yang dikendarai oleh rizky pun sudah sampai di kampus mereka. Rizky memarkir motornya di parkiran motor.
" Cie cie.. ada yang baru jadian nih kayaknya. Pj nya mana nih ? " vina yang tiba-tiba muncul entah dari mana.
" Lo dari kapan ada disini, kok tiba-tiba muncul gitu aja sih " sewot tifha.
" Udah dari tadi gue nunggu lo, pas gue liat lo di gerbang tadi. Nah gue langsung ikutin tuh. " jelas Vina.
__ADS_1
" Gitu yaa.. oh ya kenalin ini rizky cowok gue. " latifha.
" Udah tau kali kalau itu rizky, tapi kalau dia itu cowok lo , nah itu gue baru tau." balas vina.
" Sayang.. aku masuk duluan yaa." kata rizky.
" Iya saaa...yang, hati hati " balas tifha terbata bata.
" Iya sayang. " Rizky berlalu meninggalkan mereka berdua.
" Lo udah gak jomblo lagi dong ya.. gue sendirian dong yang jomblo." rengek vina.
" Sabar ya, nanti gue cariin jodoh buat lo. jadi gak usah sedih gitu. " latifha.
Sementara itu, dari kejauhan tampak Edo berjalan menuju mereka berdua.
" Jadi lo udah jadian sama rizky ya fha ? " tanya Edo penasaran.
" Udah dong, emang nya elo yang jomblo terus. " ketus vina.
" Kalau gitu selamat aja ya buat lo, gue do'akan lo selalu bahagia bersama Rizky." Kata edo memasang raut wajah sedih sambil berlalu meninggalkan vina dan tifha.
" Maaf in gue ya doo. " Teriak latifha.
Teriakkan yang entah masih bisa didengar oleh edo atau malah teriakan yang hanya sia-sia.
__ADS_1