Kekasih Brondong Pilihan Ku

Kekasih Brondong Pilihan Ku
Eps 27


__ADS_3

Di tempat lain terlihat Rizky begitu sangat sedih. Dia seperti tidak mempunyai semangat untuk hidup lagi. Kehilangan latifha begitu sangat menyiksa batin Rizky.


Rizky yang dulu nya sangat bahagia bersama latifha, kini tampak begitu hancur. Semangat hidup nya telah pergi bersama latifha yang kini pergi meninggalkan nya. Sebenarnya dia tidak ingin melanjutkan perjodohan ini, tapi karena dia menghargai keputusan almarhum ayah nya, dia berusaha menerima perjodohan ini dengan berpura pura bahagia di depan keluarga nya dan juga keluarga Virly.


Dia takut akan mengecewakan ibu nya, ibu yang selama ini udah bersusah payah membesar kan dan menyekolahkan nya sampai ke bangku kuliah.


Dia tidak ingin membuat ibu nya malu karena ulah nya, dan dia yakin kalau keputusan ini akan membuat semua orang bahagia walau pun dia sendiri yang akan terluka.


" Aku ikhlas jika kamu meninggalkan ku dan membenci ku untuk selamanya fha, aku yakin kamu akan menemukan orang yang tepat dan bisa membuat kamu benar benar bahagia. Kamu orang baik dan kamu pantas bahagia. Aku bukan orang yang tepat untuk kamu. " Rizky hanya bisa menangis meratapi kenyataan pahit ini. Dia harus merelakan orang yang paling dicintai pergi meninggalkan nya.


Sementara didepan pintu kamar, ibu nya yang melihat rizky selalu bersedih dan menangis merasa kasihan melihat putra semata wayangnya itu. Dia menghampiri Rizky yang tampak begitu kusut.


" Sayang... Maafin ibu ya, kalau kamu gak setuju dengan perjodohan ini, ibu bisa batalin sekarang juga. Ibu tidak ingin melihat anak ibu selalu bersedih. " Ibu Rizky ikut menangis menetes air mata sambil memeluk Rizky erat.


" Rizky gak papa kok bu, ibu gak usah batalin perjodohan ini. Rizky gak ingin mengecewakan almarhum ayah bu.. " Jawab Rizky sambil membalas pelukan ibu nya.


" Kamu yang sabar ya nak, kalau kamu ingin membuat ibu dan ayah bahagia, ibu mohon jangan menangis dan sedih lagi. Ibu juga ikut sedih kalau kamu bersedih. " Ibunya menatap wajah Rizky yang berantakan.


" Iya bu, Rizky gak sedih kok. Rizky hanya belum terbiasa aja dengan kenyataan ini. " Jawab Rizky sambil berusaha tersenyum kepada ibu nya.


" Kamu janji jangan sedih lagi ya nak, " Sambil memegang kedua pipi Rizky.


" Iya ibu.. Nih Rizky gak sedih lagi, " Sambil memperlihatkan gigi nya.


" Kalau gitu kita makan dulu aja ya nak, ntar makanan nya keburu dingin lagi. " Sambil menggandeng tangan Rizky menuju dapur.


" Iya bu, ayok.. " Rizky mengikuti langkah kaki ibu nya.


...****************...


Beberapa waktu kemudian, Rizky pun sudah kembali tampak seperti semula. Senyum nya sudah mulai kembali lagi.

__ADS_1


Seperti saat ini Rizky tampak sedang berkumpul bersama teman-teman nya di cafe kampus tempat mereka biasa nongkrong.


" Bro.. selama ini lo kemana aja sih, kok gak pernah gabung lagi sama kita kita. " Kata salah satu teman Rizky.


" Gak kok bro, gue gak kemana mana. Cuma lagi sibuk aja, maklum lah banyak kerjaan. " Jawab Rizky santai.


" Banyak kerja atau sibuk sama cewek nih ? Gue curiga deh sama lo. Ya gak bro.. " Kata teman nya itu kepada teman yang lain nya.


" Iya tuh.. " kata teman yang lain.


Tiba-tiba latifha dan Vina datang ke cafe itu. Latifha yang tak menyadari kalau ada Rizky disana, langsung duduk di bangku sebelah kanan Rizky duduk.


Rizky yang melihat latifha datang langsung bergegas menghampiri latifha. " Hai.. fha, Kamu apa kabar ? " Kata rizky yang langsung mengagetkan latifha.


Latifha langsung berlalu meninggalkan tempat itu tanpa menghiraukan sapaan Rizky.


Rizky langsung mengejar latifha dan memegang tangan nya. " Fha.. tunggu dulu, aku mau ngomong sama kamu. " Kata Rizky.


" Mau ngomong apa lagi sih, aku lagi sibuk tau gak sih. " Jawab latifha ketus.


" Kalau mau ngomong ya ngomong aja langsung, ingat ya kalau kita gak ada hubungan apa-apa lagi. " Latifha tampak kesal.


" Jangan gitu dong fha, aku mau ngomong berdua aja sama kamu. Bisa kan ? " Rizky tampak memohon kepada latifha.


" Gak ada yang boleh ngomong sama latifha kalau gak ada gue. " Vina tiba tiba muncul di hadapan latifha dan rizky.


" Pliiss.. fha, aku mohon sama kamu. " Jawab Rizky.


Latifha yang merasa kasihan melihat reaksi dan ekspresi wajah Rizky pun menyetujui keinginan Rizky.


" Ya udah deh, kita ngomong nya di taman kampus aja ya.. " Jawab latifha.

__ADS_1


" Tapi fha,, nanti kamu.. "


" Gak papa kok Vin, kamu tenang aja lagi. " Latifha yang tau arah pembicaraan sahabat nya itu langsung memotong perkataan Vina.


" Ya udah ky, kita ngomong nya sekarang aja ya. Ku tunggu di taman belakang kampus. " Latifha pun berlalu meninggalkan Rizky dan Vina yang masih terlihat bingung.


Tak lama kemudian Rizky pun bergegas mengikuti arah langkah kaki latifha ke taman itu.


" Sebenar nya kamu mau ngomong apa sih, kok kayak serius gitu. " Tanya latifha penasaran.


" Aku mau ngejelasin apa yang sebenarnya terjadi selama ini fha. Aku mau kamu percaya dan mendengarkan apa yang mau aku katakan. " Rizky tampak begitu serius.


" Iya ngomong aja langsung ke intinya. " Latifha.


" Sebenar nya cewek yang waktu itu bertemu dengan kalian di cafe itu adalah Virly. Ayah dan ibu ku menjodohkan aku dengan Virly sejak lama, sejak kami masih kecil. "


" Awalnya aku ingin menolak perjodohan itu, tapi karena aku memikirkan perasaan ayah ku dan aku sangat menyayangi nya. Maka nya aku menerima perjodohan itu, dan aku menyetujui nya. " Rizky tampak berusaha menahan tangisnya.


" Kalau kamu emang udah dijodohkan, kenapa kamu masih ngasih aku harapan yang besar. Kenapa kamu gak pernah bilang sama aku. Kenapa kamu gak jujur aja sama aku ? " Latifha pun menangis mendengar perkataan Rizky.


" Awalnya aku gak pernah tau hal ini, aku juga baru mengetahui nya semenjak kedatangan orang tua Virly ke rumah ku dan membahas tentang perjodohan itu. Sebenar nya aku ingin sekali menceritakan tentang semua ini pada mu, tapi aku gak sanggup. Aku gak bisa melihat kamu bersedih, aku sakit melihat kamu menetes kan air mata fha. " Rizky pun ikut menangis menetes kan air mata.


" Kenapa ibu kamu gak pernah cerita sama aku, dan kenapa dia gak melarang kamu buat dekat sama aku ? " Tanya latifha penasaran.


" Awalnya ibu ku setuju dengan hubungan kita, setelah kedatangan orang tua Virly ke rumah ku. Ibu jadi sedih dan mengingat almarhum ayah ku. Dia merasa tidak menghargai keputusan ayah. Aku kasihan sama ibu, maka nya aku menerima perjodohan ini. " Jelas Rizky sambil memegang kedua tangan latifha dan memeluk latifha.


" Ya udah kalau gitu, kamu lanjut aja ke perjodohan kamu itu. Aku gak papa kok, semoga kalian bahagia bersama selamanya. " Latifha langsung melepaskan pelukann Rizky dari nya.


" Maafin aku ya fha, aku gak bisa bahagiain kamu. Aku hanya bisa bikin kamu nangis. Aku gak nepatin janji aku ke kamu. " Rizky merasa sangat bersalah kepada latifha.


" Gak papa kok ky, mungkin kamu bukan jodoh aku. " Latifha berusaha tersenyum.

__ADS_1


" Aku akan berdoa buat kebahagiaan kamu fha, aku sayang banget sama kamu. Dan sayang aku ke kamu gak akan pernah hilang dan akan tetap sama untuk selamanya. " Kata Rizky berusaha untuk tegar.


" Makasih karena kamu udah menyayangi aku dan udah ada buat aku selama ini. Aku pergi dulu ya.. Semoga kamu bahagia.. " Latifha berlalu meninggalkan Rizky yang tampak masih begitu sangat sedih.


__ADS_2