Kekasih Brondong Pilihan Ku

Kekasih Brondong Pilihan Ku
Eps 44


__ADS_3

Di dalam cafe tanpa sengaja Vina melihat sosok yang sangat dikenal nya. " Bukan nya itu Irwan ya fha. " Seru Vina yang membuat latifha langsung menoleh. Kemudian mendapati cowok yang di maksud oleh sahabat nya itu makan bersama seorang yang tidak di kenal oleh latifha.


" Gak usah sampai segitu nya kali. Hehehe... " Sambung Vina sambil mendorong pelan jidat latifha.


Latifha sontak kaget dan menatap Sewot ke arah Vina. Lalu kembali mengamati Irwan yang tampak sedang asyik mengobrol bersama seseorang.


Setelah selesai makan, latifha dan Vina tampak langsung meninggalkan tempat itu. Tiba-tiba... " Hai latifha cantik.. " Sapa seseorang pas disamping telinga latifha.


Latifha sontak kaget dan menoleh, lalu mendapati sosok Irwan telah berada di samping nya. Sedangkan Vina sudah berlalu meninggalkan tempat itu lebih dulu menuju mobil latifha.


Latifha tampak tersenyum manis pada Irwan. " Pulang sendirian aja ya ? " Tanya Irwan kepada latifha dengan wajah begitu serius.


" Hmm.. " Balas latifha karena tidak tau harus menjawab apa.


" Pulang bareng aku aja yuk fha, biar aku anterin ke rumah. Mau gak ? " Tawar Irwan sambil memandang lekat ke arah latifha.


Latifha tampak memikirkan sesuatu, kemudian mengalihkan pandangan mata nya ke arah lain. " Gak usah repot-repot mas, aku bisa pulang sendiri kok. " Jawab latifha agak ragu.


" Gak papa lagi fha, aku gak ngerasa si repotin juga kok. " Balas Irwan sambil memancarkan senyum termanis nya.


" Lain kali aja ya mas, soal nya aku bareng sama Vina tadi. Maaf ya mas, bukan nya gak mau. " Ujar latifha dengan sangat sungkan, takut jika nanti menyinggung perasaan Irwan.


" Santai aja kali fha, gak usah serius gitu deh ! Makin gemesin tau gak wajah kamu tu, lucu tau ! hehe.. kalau gitu aku permisi dulu ya. Soal nya masih ada urusan yang harus diselesaikan. " Irwan pun berlalu meninggalkan latifha yang masih berdiri kebingungan di tempat itu, sambil menahan tawa nya.


" Iya mas hati hati ya.. " Teriak latifha yang mungkin sudah tidak bisa didengar lagi oleh Irwan. Latifha yang baru menyadari kalau Irwan sudah meninggal kan tempat itu hanya bisa menahan rasa malu sekaligus juga rasa senang nya.

__ADS_1


" Kamu kemana aja sih fha, kok lama banget gitu. Aku udah nungguin kamu dari tadi lo.. " Seru Vina yang kelihatan kesal dan juga bete karena sudah terlalu lama menunggu.


" Santai dong sob. Santai.. " Jawab latifha.


" Santai santai kepala lo, enak aja kalau ngomong. Aku capek tau nungguin kamu, sampai karatan nih. " Vina makin bertambah kesal mendengar jawaban latifha.


" Sabar dikit napa sih, aku habis ketemu pujaan hati tau. " Jawab latifha cengar-cengir.


" Oh gitu ya, pantasan lama gitu. " Balas Vina yang tampak mulai mengerti.


" Ya udah kalau gitu, kita jalan jalan... " Seru latifha begitu bersemangat.


" Oke fine.. Ayo !!! " Balas Vina tak kalah semangat nya.


Mereka tampak meninggalkan tempat itu dengan perasaan mereka masing masing.


Hari itu latifha sengaja tidak membawa mobil nya karena Irwan berjanji akan menjemput nya ke kampus.


Setelah jam kuliah mereka usai, latifha mengajak sahabat nya Vina untuk menunggu jemputan di halte depan gerbang kampus mereka.


" Kamu ngapain sih fha, dari tadi mondar mandir mulu. Udah kayak setrika aja deh, pusing aku. " Cerocos Vina tiba tiba.


Latifha menoleh dan menatap wajah Vina sahabat nya itu, lalu mengalihkan pandangan mata nya ke arah jalanan.


" Lagi nunggu jemputan lah, ngapain lagi. " Balas latifha singkat, kemudian kembali mondar mandir di hadapan Vina.

__ADS_1


" Emang nya kamu di jemput sama siapa sih ? " Tanya Vina.


" Ada deh, ntar kamu juga tau kok. " Jawaban latifha membuat Vina tampak penasaran.


Beberapa saat kemudian, sebuah mobil berhenti tepat di depan halte itu. Mobil itu dikemudikan oleh seorang cowok ganteng yang terlihat menoleh ke arah mereka.


" Itu dia ! " Seru latifha spontan.


Vina pun sontak berdiri dan berjalan menghampiri latifha.


" Itu kan Irwan. Kamu di jemput sama Irwan ya.. Kok gak bilang dari tadi sih ! " Tanya Vina.


" Aku pulang dulu ya Vin, makasih udah mau nungguin aku dari tadi. Daaaahhh... " Seru latifha sambil tersenyum dan segera berjalan menuju mobil Irwan.


Irwan tampak keluar untuk membuka kan pintu mobil untuk latifha, segera latifha masuk kedalam mobil itu.


" Pergi dulu ya Vin.. " Pamit Irwan.


" Iya, hati hati ya di jalan. " Teriak Vina.


Latifha dan Irwan tampak tersenyum dan mengangguk kan kepala mereka. Irwan kemudian melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu yang diiringi oleh lambaian tangan Vina.


Latifha tampak begitu sangat bahagia karena akhirnya bisa dijemput oleh orang yang disukai nya saat ini.


" Ya ampuuunnn.. aku mimpi apaan semalam sihh !! Bisa dijemput sama mas Irwan. Duuuhhh.. senang banget deh rasanya hati ini. " Seru latifha dalam hati. Latifha tampak berusaha menahan rasa bahagia nya dengan berpura pura menikmati indahnya pemandangan kota.

__ADS_1


Sementara itu, Irwan yang dari tadi juga tampak memperhatikan gerak gerik latifha, hanya bisa tersenyum senang. Tidak dipungkiri, bahwa dia juga begitu sangat bahagia bisa jalan berdua sama orang yang dicintainya. Dia juga sangat bersyukur karena Allah telah mengirimkan bidadari kepada nya, untuk menghilangkan rasa sakit yang di berikan oleh mantan kekasih nya di masa lalu.


__ADS_2