Kekasih Brondong Pilihan Ku

Kekasih Brondong Pilihan Ku
Eps 36


__ADS_3

Irwan yang menyadari kalau latifha memperhatikan gerak gerik nya dari tadi, hanya bisa berusaha untuk menahan rasa gugupnya dengan tetap fokus bekerja.


Padahal sebenarnya Irwan ingin sekali mangatakan kalau dirinya sangat bahagia, karena bisa ditemani oleh orang yang bisa membuat nya tersenyum kembali dan melupakan masa lalu nya.


" Hey.. Kamu kenapa sih, kok senyum senyum sendiri. Ada yang aneh ya pada diri ku ? " Akhirnya Irwan berhasil membuyarkan lamunan latifha.


" Eh itu apa.. Aku gak papa kok mas. Lagian kamu itu kenapa sih mas, suka banget bikin aku kaget gitu. " Seru latifha sambil pura pura memasang wajah ngambek nya.


" Iya.. iya.. Maafin aku ya udah bikin kamu kaget, maka nya lain kali jangan melamun sambil tersenyum senyum gitu dong. Aku kan jadi gemes, liat muka kamu yang cantik jadi tambah imut deh. " Irwan mulai terang terang gombalin latifha.


" Apaan sih mas, gombal aja deh kerjaan nya. Aku gak akan terpengaruh ya mas.. " Jawab latifha santai.


" Bukan nya aku mau gombalin kamu ya fha, tapi aku serius ngomong kayak gitu. Benaran deh gak bo'ong kali.. " Balas Irwan dengan wajah serius nya.


" Ya udah deh mas, lebih baik kamu lanjut kerja aja lagi. Biar cepat kelar nya, semangat mas !! " Latifha memberikan semangat kepada Irwan yang langsung dibalas dengan senyuman oleh Irwan.


" Iya fha, makasih ya udah mau nemenin mas kerja. Pasti kerjaan nya cepat kelar deh kalau kamu ada disini. "


" Iya mas.. " Sambil mengalihkan pandangan nya ke semua sudut ruangan kerja Irwan.


" Setelah aku menyelesaikan semua pekerjaan ini, kita jalan yuk.. Kemana gitu. " Irwan


" Emang nya mau kemana sih mas, mau makan siang di luar ya. " Tanya latifha


" Oke juga ide kamu tuh, gimana kalau kita ke mall aja. Kita bisa main sepuasnya di sana, kamu mau kan ? " Seru Irwan sambil mengotak ngatik laptop nya.


" Iya mas aku mau, aku mau pergi kemana saja asal dengan dirimu. Aku pasti akan sangat bahagia mas, " Jawab latifha tanpa sadar.


Irwan yang sadar akan ucapan latifha barusan, hanya bisa tersenyum sambil menahan rasa bahagia nya saat ini. Beberapa waktu kemudian, Irwan berhasil menyelesaikan semua pekerjaan nya saat ini.


Dia langsung merapikan meja kerja nya dan langsung menutup laptopnya.


" Oh iya fha, gimana kalau kita pergi sekarang. " Mendekati latifha yang tampak berdiri di dekat jendela.


" Oh kamu udah siap ya mas, kalau gitu ayo kita pergi sekarang. " Latifha tampak mengalihkan pandangan mata nya ke arah Irwan berdiri.


" Tunggu sebentar ya, aku mau bilang sama sekretaris aku dulu. " Irwan tampak mengambil telpon dan mengetik ngetik sesuatu.

__ADS_1


Tuuutt.. tuuutt.. " Halo.. ada apa sih lo nelpon gue ? " Jawab fajar di seberang sana.


" Halo.. lo bisa keruangan gue sekarang gak. " Seru Irwan to the poin.


" Ya udah deh gue kesana sekarang, tunggu gue ya.. " Jawab fajar lagi.


" Ya udah cepat, gak pake lama. " Irwan


Beberapa waktu kemudian, fajar akhirnya muncul di depan pintu ruangan Irwan.


" Permisi pak, ada apa pak nyuruh saya datang ke sini. " Fajar


" Lo gak usah terlalu formal gitu deh ngomong ke gue, santai aja kali. Oh iya gue makan siang di luar sama latifha, gue minta tolong sama lo tolong handle semua pekerjaan gue ya.. " Irwan menjelaskan maksud nya kepada fajar kenapa dia memanggil fajar ke ruangan nya.


" Oke bro kalau gitu, lo tenang aja deh. Gue akan handle semua nya.. " Jawab fajar.


" Sebelum nya makasih ya bro, lo udah banyak bantuin gue. Kita pergi dulu ya bro.. " Irwan tampak menarik tangan latifha untuk pergi meninggalkan tempat itu.


" Pergi dulu ya bang fajar.. " Pamit latifha sopan.


Mereka pun akhirnya memutuskan untuk pergi makan siang ke mall yang tidak terlalu jauh dari kantor Irwan.


Setelah sampai di tempat itu, Irwan langsung memarkir kan mobil yang dikendarai nya ke tempat parkiran. Irwan tampak membuka kan pintu mobil untuk latifha.


" Silahkan turun tuan putri.. " Kata Irwan sambil mempersilakan latifha untuk turun.


" Mass.. Jangan gini dong, aku malu dilihat orang banyak tau gak. " Jawab latifha sambil menuruni mobil itu dan dipegangi oleh Irwan.


" Ya gak papa dong fha, biar mereka semua itu tau kalau sekarang ada bidadari di samping aku. " Irwan tampak memperhatikan setiap lekuk wajah cantik latifha.


" Aku bukan bidadari kali mas, bidadari dari mana coba. " Seru latifha sambil tersenyum.


" Ya udah jangan mikirin itu lagi, sekarang ayo kita makan siang dulu. Baru setelah makan siang kita pikirin mau kemana lagi nanti. " Irwan tampak menggandeng tangan latifha menuju ke salah satu restoran mewah yang ada di mall itu.


" Iya mas.. " Jawab latifha mengikuti langkah kaki Irwan.


" Kita duduk di sana aja ya, seperti nya tempat itu lebih adem. " Sambil menunjuk salah satu meja di tempat itu.

__ADS_1


" Kamu mau makan apa fha, biar aku pesanin buat kamu. " Sambil melihat menu makanan di buku menu nya.


" Aku terserah mas aja deh, kalau gak samain aja ya sama mas. "


" Ya udah kalau gitu, mbak aku mau pesan 2 porsi nasi goreng spesial dan minuman nya jus mangga aja dua mbak.. " Seru Irwan dan di balas anggukan oleh pelayan restoran itu.


" Ini pesanan nya pak, " Pelayan restoran itu tampak menyodorkan pesanan makanan mereka ke atas meja.


" Terima kasih mbak, " Irwan tampak menunduk kan kepada nya.


" Iya sama sama pak. " Pelayan restoran tersebut langsung meninggalkan tempat itu menuju dapur.


" Makanan nya di makan gi, jangan hanya dilihatin doang. " Seruan Irwan langsung mengagetkan latifha.


" Eh iya mas, aku makan nih. " Latifha langsung menyendok nasi goreng spesial itu untuk dimasukkan ke dalam mulutnya.


Setelah selesai makan, latifha dan Irwan tampak menghabiskan segelas jus pesanan mereka tadi.


" Gimana menurut kamu fha, makanan disini enak gak ? " Tanya Irwan tiba tiba.


" Hmm.. Enak kok mas, enak banget malah. " Jawab latifha jujur.


" Kalau gitu lain kali kita makan bareng di sini lagi ya, kamu mau kan ? " Tanya Irwan lagi.


" Aku mau kok mas. Oh iya mas, emang aku cewek ke berapa yang kamu ajak makan disini mas ? " Tanya latifha penasaran.


" Maksud kamu ? " Irwan


" Aku ini orang yang ke berapa yang kamu ajak makan disini mas ? " Latifha mengulangi pertanyaannya lagi.


" Percaya atau gak, kamu adalah cewek pertama yang aku ajak makan disini fha. Sebelum nya aku gak pernah ngajak cewek lain makan disini. " Jawab Irwan jujur.


" Benar nih mas, kamu gak bo'ong kan ? " Latifha.


" Benaran lah fha, untuk apa aku berbohong untuk masalah seperti ini. " Jawab Irwan.


" Berarti aku orang yang beruntung dong, yess !!" Batin tifha sambil tersenyum bahagia.

__ADS_1


__ADS_2