
Malam ini adalah malam Minggu dimana Rizky dan latifha sudah berjanji akan pergi bersama.
* flashback on *
Setelah Rizky gak sengaja menabrak latifha, akhirnya mereka saling minta maaf. dan latifha langsung pamit pulang kepada rizky.
Tiba-tiba saja rizky menarik tangan latifha, sehingga latifha langsung masuk ke dalam pelukan rizky. Mata mereka bertemu sesaat.
Jantung mereka pun berdegup sangat kencang. Mereka merasa kan hal luar biasa yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
Detik berikutnya mereka hanya menikmati pelukan hangat nya masing-masing. Tanpa berniat untuk melepaskan pelukannya.
Tiba-tiba mereka sadar bahwa mereka sedang berpelukan.
" eehh maaf ya tifha, gue gak sengaja. " kata rizky.
" ya gak papa kok, " latifha.
" oh ya malam Minggu lo kemana ? ada acara gak ? " tanya rizky.
" kayak nya gak ada deh, emang kenapa ? " tanya tifha.
" Mau gak kalau gue ajak jalan. " Rizky.
" Boleh juga tuh, kalau gitu gue pergi dulu yaa.. daaa... " latifha.
" iya hati hati ya.. daaaa... " rizky.
* flashback off *
Di teras rumahnya tampak latifha sedang asyik duduk sambil menunggu seseorang yang akan pergi bersama nya.
" cie cie.. .. ada yang bakalan melepas masa lajangnya nih. " goda merry.
__ADS_1
" berisik banget sih lo, ganggu kakak aja. " ketus tifha.
" jangan galak galak dong kak, nanti cantik nya ilang lagi. " merry
" iya deh, tapi jangan godain kakak terus dong. kan kakak jadi malu. " latifha.
" siipp kakak.. " kata merry sambil tersenyum mengangkat kedua jempol nya.
Tak lama kemudian rizky pun datang dengan membawa sepeda motor nya.
" Haii tifha, merry. " sapa rizky.
" Hai juga. " jawab mereka bersama.
" Oh ya tifha, lo udah izin sama orang tua lo belum ? " Rizky.
" udah tadi, " balas tifha.
" oke deh, ayo. Pergi dulu ya adek resek, jangan lupa tutup pintu. " kata tifha.
" gue pamit ya mer, bilangin mama papa lo pinjam latifha nya sebentar " Rizky.
" iya hati hati ya kak, kembali kan kakaknya merry dengan utuh ya kak. " canda merry.
" siipp lah mer, " rizky.
..
..
..
..
__ADS_1
Beberapa menit kemudian, motor Rizky berjalan menelusuri jalanan yang padat dan macet.
" Oh ya fha, emang lo gak malu jalan sama gue naik motor ? Gak gengsi gitu. " kata rizky.
" iihhh lo apaan sih ky, nyantai aja kali. ngapain harus malu. malahan gue senang banget, jarang jarang gue nikmatin hal langka kayak gini. " balas latifha santai.
" Syukur lah kalau lo gak malu, gue hanya ingin bikin lo senang. " Rizky.
* dan bisa membuat lo tersenyum bahagia, udah bikin gue juga bahagia banget. * batin rizky.
.
.
.
.
Tak berapa lama kemudian, mereka pun akhirnya sampai di sebuah jembatan yang sangat indah karena di penuhi oleh banyak nya lampu warna warni yang berkedip.
" lo suka tempat ini ? " tanya rizky.
" suka banget, tempat nya sangat indah. " latifha.
" bagus lah kalau gitu, " balas rizky sambil tersenyum.
Tiba-tiba Rizky turun dari motor nya dan langsung memegang tangan latifha, tangan yang terasa halus seperti kulit bayi.
" Sebenar nya udah lama aku menunggu saat ini, saat dimana hanya ada aku dan kamu disini. Saat aku bisa mengungkapkan semua yang selama ini aku pendam. Latifha wiraguna... mau kah kamu jadi pacarku ? dan mau kah kamu melengkapi semua kekurangan ku. " tanya rizky gugup.
" aku.. aku.. mau " jawab tifha malu malu.
Sebenar nya tifha juga merasa kan hal yang sama dengan cowok itu saat pertama kali mereka bertemu.
__ADS_1