
Beberapa hari telah berlalu...
Pagi itu matahari mulai menampakkan sinarnya, seberkas cahaya menyingkap selimut malam. Kegelapan malam mulai berangsur menghilang diikuti oleh lenyap nya cahaya bulan. Bulan pun ingin memberi kesempatan kepada sang surya untuk memancarkan cahaya nya.
Awal hari itu sudah di mulai dengan senyuman matahari dari ufuk timur. Senyuman yang sangat berarti bagi semua kehidupan di muka bumi ini.
Suasana pagi itu sudah mulai berubah, dari hangat sang mentari yang menyejukkan berganti dengan panas yang serasa membakar. Dengan angin semilir yang menerpa, terasa begitu menyejukkan sampai ke jiwa.
Di sudut sebuah taman, tampak seorang manusia sedang duduk termenung. Menyandarkan tubuhnya ke sebuah bangku besi yang ada di pinggir taman itu. Di taman itu, tampak pepohonan yang begitu rindang berjajar dan bunga bunga yang bermekaran di mana mana.
" Kamu dimana sayang, kenapa jam segini belum datang juga. Kenapa kamu nyuruh aku kesini sih, ada apa sebenarnya. " Ucap Latifha sambil melirik sekilas jam di tangan nya.
****************
Rizky tampak berusaha memacu motor nya, kebetulan hari itu jalanan begitu lengang. Hari libur membuat jalanan yang macet kehilangan sebagian isi nya. Tapi Rizky harus sampai di suatu tempat, yang pasti harus tepat pada waktu nya dan tidak boleh terlambat.
Saat ini pikiran nya melayang entah kemana, dia sangat takut akan terjadi sesuatu yang buruk pada kekasih nya. Karena HP latifha tidak bisa di hubungi sejak tadi pagi, dia terlihat begitu cemas dan panik. Tidak peduli seberapa kencang laju motor nya saat ini, yang dia tau kalau dia harus sampai tepat waktu. Karena wanita yang sangat dicintai nya saat ini berada dalam bahaya.
__ADS_1
* Flashback on *
Disebuah ruangan kosong, Rizky tak sengaja melihat Virly dan seorang cowok yang saat itu tengah membicarakan tentang sesuatu yang serius. Kebetulan hari itu semua orang yang ada di kampus sudah pada pulang, karena Rizky ada keperluan dengan seorang dosen, jadi dia pulang terlambat.
" Pokoknya aku gak mau tau, kamu harus berhasil menculik latifha. Kalau gak kita putus aja. " Ucap Virly.
" Iya sayang kamu tenang aja, aku akan menculik nya besok pagi. Aku akan menyuruh nya datang ke sebuah taman dengan berpura pura jadi Rizky, dan dia pasti gak akan curiga. Semua itu telah ku rencana kan dengan matang, jadi kamu gak usah khawatir ya sayang. " Jawab cowok itu.
" Oke deh, aku percaya padamu. " Ucap Virly lagi.
" Ya udah aku antar kamu pulang ya. "
Mereka akhirnya meninggal kan tempat itu. Rizky yang berada di luar ruangan itu segera bersembunyi.
" Sebenarnya apa yang direncanakan oleh mereka berdua kepada latifha, aku jadi khawatir terjadi sesuatu yang buruk kepada nya. " Batin Rizky.
" Pokoknya aku harus memberi tahu kan kepada latifha. "
__ADS_1
Malam hari nya Rizky berencana menemui latifha di rumah nya, tapi karena saking capeknya dia ketiduran hingga pagi.
Dia tampak terbangun dari tidurnya, dengan tergesa-gesa langsung menuju kamar mandi. Setelah selesai mandi, dia langsung melaju kan motor nya menuju rumah latifha. Tapi dia terlambat karena latifha sudah pergi lebih dulu.
" Siaalll... " Keluh nya.
Rizky terus berusaha menelpon latifha, tapi tetap saja nomor nya gak aktif. Dia akhirnya memutuskan untuk mencari latifha ke taman itu.
* Flashback off *
Setelah beberapa saat Rizky memutari taman itu untuk mencari latifha, namun tetap saja hasil nya nihil. Dia tidak berhasil menemukan wanita itu dimana pun.
Di sudut taman itu, tampak seorang cowok sedang berjalan ke arah latifha. Dengan perlahan dia terus mendekati wanita itu, sampai pada akhirnya dia membekap mulut latifha. Sesaat kemudian latifha, latifha pingsan.
Laki laki itu mengangkat tubuh latifha ke dalam sebuah mobil. " Ayo cepat jalan. " Perintah cowok itu kepada anak buahnya.
Dari kejauhan Rizky melihat seseorang memasukkan latifha ke dalam mobil nya. Kemudian dia berteriak keras, " Tunggu !!! Lepas kan dia. " Ucap Rizky.
__ADS_1
" Gawat !! Ayo cepat, laju kan mobil nya. " Mobil itu akhirnya pergi meninggalkan tempat itu. Sementara Rizky hanya bisa berteriak sambil berusaha menahan rasa sedihnya karena sudah gagal menjaga latifha.
Rizky memutuskan untuk mengikuti kemana mobil itu pergi. Dia terus melaju kan motor nya dengan perlahan, agar tidak di curigai oleh orang yang sudah menculik kekasih nya. Karena dia sangat yakin kalau orang itu adalah cowok yang sempat dilihat nya bersama Virly kemarin.