Kekasih Brondong Pilihan Ku

Kekasih Brondong Pilihan Ku
Eps 69


__ADS_3

Kini hari hari yang dilalui oleh Rizky hanya berada di kantor dan di kantor untuk terus bekerja dengan semangat.


Semenjak Rizky mengganti kan sang kakak ( Irwan ) di Chandra group sebagai seorang CEO muda, dia mempunyai semangat yang menggebu-gebu. Dia terus bekerja untuk perusahaan Chandra group, dengan berbagai macam cara dia berhasil membuat Chandra group menjadi salah satu perusahaan ternama se Asia.


Melihat kemampuan Rizky yang begitu luar biasa memimpin perusahaan Chandra group, Irwan tampak senang dan tidak ragu lagi menyerahkan Chandra group ke tangan Rizky.


Dia yakin kalau Chandra group akan menjadi sebuah perusahaan yang terkenal dan nomor satu se Asia nanti nya di bawah pimpinan Rizky.


Rizky berhasil menarik begitu banyak perusahaan dari luar negeri untuk bergabung dan bekerja sama dengan perusahaan nya. Dia tidak kenal lelah dalam bekerja, dia begitu bersemangat karena latifha selalu memberikan semangat untuk dirinya.


Latifha akan selalu menyempatkan diri pergi ke kantor Rizky hanya sekedar membawa kan makan siang, atau hanya sekedar mengajak nya minum bersama di luar.


Begitu lah cerita cinta mereka, semakin hari cinta itu akan semakin tumbuh dan rindu pun semakin terasa menggebu di jiwa mereka berdua.


Seperti siang ini, latifha tampak membawa kan makan siang untuk Rizky sang kekasih. Banyak yang merasa iri dengan cinta mereka dan banyak juga yang merasa bahagia melihat kebahagiaan dan kekuatan cinta Rizky kepada latifha.


Latifha langsung menuju ruangan CEO perusahaan besar itu, tak lupa senyum di sebarkan kepada setiap orang yang ada di sana.


Tok tok tok tok tok...


" Permisi.. Assalamualaikum.. Aku masuk ya. " Kata latifha, walaupun dia sering ke Chandra group, latifha akan selalu mengetuk pintu dan meminta izin untuk masuk.


" Waalaikumsalam.. Masuk aja sayang, pintu nya gak di kunci kok. " Itu lah jawaban yang selalu di ucapkan Rizky ketika latifha berkunjung.


" Duuuhh.. Sayang kamu pasti capek banget ya kerja terus, kita makan siang aja yuk. Aku bawain makanan kesukaan kamu, di makan ya.. " Ucap Latifha sambil membuka makanan nya.


Sifat manja latifha kepada Rizky semakin hari semakin bertambah. Walau pun begitu, Rizky tidak pernah merasa bosan. Bahkan sifat seperti itu lah yang selalu di rindu kan oleh nya dan memberi semangat untuk dirinya bekerja. Terlihat jelas raut wajah bahagia Rizky saat ini.


Dia akan selalu tersenyum senang kalau latifha ada di samping nya. " Kamu ini ya sayang, selalu tau cara membuat aku senang. Aku gak sabar pengen cepat cepat melamar kamu, kamu mau kan. " Seru Rizky sambil mengusap lembut wajah cantik kekasih nya.

__ADS_1


" Aku mau kok sayang, tapi kamu harus janji akan tetap semangat ya. " Jawab latifha malu malu.


" Iya dong, bahkan semangat aku akan bertambah berkali kali lipat dibandingkan dengan saat ini. " Balas Rizky.


" Aku juga udah gak sabar pengen cepat cepat nikah sama kamu, lihat aja tuh Vina teman aku. Bahkan mungkin dia akan segera memiliki seorang bayi sebentar lagi. " Ucap Latifha.


* Flashback on *


Pagi itu Edo tampak bersiap siap untuk ke kantor papa nya, karena sekarang dia sudah bekerja di kantor itu. Beberapa waktu telah dilalui oleh nya dengan bekerja sambil belajar memahami seluk beluk yang berhubungan dengan dunia bisnis.


Tak butuh waktu lama bagi Edo untuk memahami semua itu, berkat kecerdasan nya, sekarang papa nya mempercayakan perusahaan ke tangan Edo. Sejak saat itu pula dia menjadi seorang Presdir di kantor papa nya.


Beberapa bulan setelah itu, Edo meminta izin kepada kedua orang tua nya untuk melamar Vina. Karena Vina sudah kenal baik dengan keluarga Edo, dan begitu juga sebaliknya.


Di sebuah kursi ruang keluarga nya, Edo dan kedua orang tua nya tampak duduk sambil menikmati sinetron kesayangan mereka.


" Mau izin pergi kemana sayang, bilang aja sama mama dan papa. Kita gak akan marah kok, ya gak pa. " Jawab mama Edo.


" Bukan nya aku mau pergi kemana mana ma, tapi aku mau pergi ke pelaminan bersama Vina. Boleh gak ma, " Ucap edo kemudian.


" Apa ? " Mama dan papa nya tampak kaget.


" Kok gitu sih ma pa, gak boleh ya. " Wajah Edo tampak sedih.


" Bukan nya gak boleh sayang, apa kamu udah siap menjalani hubungan pernikahan. Berumah tangga itu gak mudah nak, banyak rintangan yang harus kita lewati ke depan nya. " Timpal papa nya kemudian.


" Aku udah siap kok pa, aku akan menjalani nya apa pun yang terjadi nanti. " Jawab Edo.


" Mama sih setuju aja pa, lagian Vina itu orang nya baik dan kita juga udah saling kenal sama keluarga nya. " Seru mama nya.

__ADS_1


" Iya ma, papa juga setuju. Tapi kapan rencana pernikahan kalian. " Tanya papa nya.


" Kapan aja deh pa, yang penting kita persiapkan semua nya dulu. " Jawab Edo.


. . . .


Beberapa hari telah berlalu, semenjak Edo melamar Vina. Kini mereka tengah mempersiapkan pesta yang meriah, karena mereka ingin mengundang seluruh keluarga dan juga teman teman mereka.


Hari yang dinanti pun akhirnya tiba, Vina tampak cantik dengan memakai gaun pengantin yang sangat cocok di tubuh nya. Begitu juga dengan Edo, dia terlihat sangat tampan memakai jas yang senada dengan warna baju Vina.


Para tamu undangan pun terlihat berdatangan, karena mereka ingin ikut memeriahkan acara yang sangat mewah itu. Mereka semua mengucapkan selamat kepada Edo dan Vina satu persatu.


Kini giliran latifha dan Rizky lah yang mengucapkan selamat kepada mereka berdua. " Selamat ya do, selamat ya sahabat ku yang paling cantik dan baik hati. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah. Dan cepat dikasih adek bayi nya.. " Ucap Latifha, wajah Vina tampak langsung memerah menahan rasa malu nya.


" Makasih ya fha atas doa nya. Semoga kamu cepat nyusul. " Jawab Vina sambil membawa latifha ke dalam pelukan nya.


" Selamat ya bro, karena lo udah lebih dulu mengubah status lo dari pada gue. Semoga kalian bahagia ya.. " Ucap Rizky sambil memeluk Edo dan menyalami tangan Vina.


" Ngomong ngomong kalian berdua kapan nih, nanti keburu di ambil orang lagi. " Canda Edo.


" Tunggu aja undangan nya, kita sedang mempersiapkan semua nya kok. Ya gak sayang.. " Rizky langsung melirik ke arah latifha yang sudah mulai menjauhi mereka.


" Kita pergi dulu ya Vin, soal nya aku mau langsung ke kantor bokap soal nya. " Latifha langsung menuju pintu keluar gedung itu.


" Gue juga pamit ya, gue juga mau langsung ke kantor mengumpulkan receh untuk melamar bidadari. " Ucap Rizky yang langsung di sambut tawa oleh Edo dan Vina.


" Iya kalian berdua hati hati ya, jangan sampai bertengkar. " Teriak Edo dan Vina bersamaan.


* Flashback off *

__ADS_1


__ADS_2