
Setelah beberapa waktu latifha meninggalkan nya, Rizky tampak bersedih dan menyesali apa yang terjadi pada hubungan antara dirinya dan latifha. Rizky tidak pernah menyangka sebelumnya, kalau hubungan antara dirinya dan latifha harus berakhir dengan cara seperti ini.
Mau menyesal pun tidak akan ada gunanya lagi. Semua penyesalan tidak akan merubah segala yang telah terjadi.
" Kenapa harus begini ?? Kenapa harus ada kata perpisahan diantara kita fha ?? Rasa nya aku gak akan pernah rela berpisah dengan mu, aku gak sanggup kehilangan kamu fha. Aku gak akan pernah sanggup.. " Rizky berteriak sekencang kencangnya sambil menangis meratapi kenyataan pahit itu.
Akhirnya Rizky memutuskan untuk pulang ke rumah untuk menenangkan diri dan pikiran nya.
Setelah beberapa waktu kemudian, Rizky pun sampai di rumah nya dan di sambut oleh ibu nya.
" Assalamualaikum bu, Rizky pulang.. " Rizky tampak mengetuk ngetuk pintu rumah nya.
Beberapa saat kemudian muncul lah sosok Virly yang telah menunggu Rizky dari tadi.
" Kamu ngapain ?? kok bisa ada di sini sih. " Tanya Rizky sewot.
" Kamu kok ngomong nya gitu sih sayang, gak ada lembut lembut nya sama aku. Aku ini kan calon istri kamu. " Virly terlihat begitu sangat manja kepada Rizky.
" Kamu apaan sih Vir, lebbay banget deh. Biasa aja kalik ngomong nya. " Kata Rizky sambil berlalu meninggalkan Virly dan langsung masuk ke dalam rumah nya.
" Sayang.. tunggu aku. " Virly tampak berusaha mengejar Rizky.
Tanpa menunggu lebih lama lagi, Rizky langsung masuk ke dalam kamar nya dan membaringkan tubuhnya di atas kasur.
Sementara diruang tamu tampak Virly merengek kepada ibu Rizky, dia memohon kepada ibu nya untuk menyuruh Rizky makan siang bersama dengan nya di luar.
" Bu lihat tuh, anak ibu cuekin Virly. Tolong bujuk Rizky agar mau makan siang bareng Virly bu. Virly mau makan siang berdua dengan Rizky di luar. " Virly bersikap begitu manja kepada ibunya Rizky.
" Iya Vir, tunggu disini sebentar ya. Biar ibu coba ngomong sebentar sama Rizky. " Ibu Rizky berlalu meninggalkan Virly dan langsung menuju kamar Rizky anak semata wayangnya.
" Nak.. ibu masuk ya.. " Ibu membuka pintu kamar Rizky dan langsung masuk mendekati anak nya itu.
" Nak.. Kamu kenapa lagi ? Kamu kok kelihatan sedih gitu, Kamu ceritain aja ke ibu. Mungkin ibu bisa ngasih solusi, ya walaupun ibu tau kalau itu semua gak akan menyelesaikan masalahmu. " Jawab ibu Rizky dengan raut wajah sedih.
" Rizky gak papa kok bu, ibu tenang aja lagi. Ibu gak usah sedih gitu. " Rizky langsung memeluk ibunya dengan begitu erat.
__ADS_1
" Benar kamu gak papa kan nak ? Oh ya ky, nak Virly mau ngajak kamu makan siang di luar kata nya. Kamu mau kan nak ? " Tanya ibu Rizky serius.
" Aku.. Aku.. Ya udah deh bu, aku mau. Tunggu sebentar yaa bu.. " Jawab Rizky.
Beberapa waktu kemudian, Rizky keluar dengan pakaian santai nya karena mau makan siang bersama Virly.
" Hai kamu udah siap sayangnya aku. " Tanya Virly.
" Iya vir, berangkat sekarang aja ya. " Rizky tampak melangkah kan kaki nya keluar rumah karena sebelumnya dia sudah bersalaman dengan ibu nya.
" Kami pergi dulu ya bu, " Virly langsung meninggalkan ibu nya Rizky sambil mengikuti langkah kaki Rizky dari belakang.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di cafe tempat mereka makan siang. Mereka memutuskan untuk langsung memesan makanan mereka karena mereka berdua pun sudah mulai lapar.
" Sayang.. kamu mau cobain punya aku gak ? Enak deh.. aaa.. " Virly tampak menyodorkan makanan nya ke mulut Rizky.
" Aku bisa makan sendiri Vir, gak usah repot-repot siapin aku. " Kata Rizky.
" Tapi kan aku mau siapin kamu, aku mau romantis romantisan kayak yang lain. Lihat tuh.. " Virly menunjukkan beberapa pasangan kekasih.
" Tapi kan aku malu Vir, dan lagian ini tempat umum juga. " Balas Rizky mencari alasan.
Tak berapa lama kemudian, muncul lah 2 sosok cewek cantik yang juga ingin makan siang di cafe itu. Mereka adalah latifha dan Vina.
" Fha.. Kita duduk di pojok kanan itu aja ya. Kayak nya tempat itu enak juga deh, nyaman juga kayak nya. " Kata Vina.
" Oke deh Vin, kita langsung aja yuk. " Mereka tampak menuju meja pojok itu.
Tanpa mereka sadari ternyata ada dua sosok manusia yang dikenal nya. Tiba-tiba tanpa sengaja Vina melihat Rizky bersama wanita yang tak lain adalah Virly.
" Fha.. Tunggu deh, itu.. itu.. " Kata Vina tiba tiba.
" Ada apa sih Vin, bikin penasaran aja deh. " Kata latifha.
" Itu bu..bu..kan nya Rizky sama Virly ya.. " Vina menunjuk ke arah Rizky dan Virly.
__ADS_1
" Iya.. itu mereka, emang nya kenapa ? Ada masalah gitu. " Tanya latifha begitu santai.
" Kamu kok bisa sesantai itu sih, kamu gak papa gitu. " Tanya Vina begitu penasaran.
" Emang nya aku kenapa ? Aku harus gimana gitu. Aku gak harus teriak teriak juga kan. " Tanya latifha mulai kesal.
" Ya gak gitu juga kalik, aku hanya heran aja karena kamu bisa sesantai itu. " Vina
" Biasa aja kali, gak ada yang aneh juga. " Latifha
" Oh.. aku tau nih, aku ngerti sekarang. Si Irwan kamu itu udah benar benar berhasil membuat kamu jatuh cinta ya.. Hebat banget ya dia, " Vina begitu bersemangat melihat sahabatnya itu udah gak sedih lagi.
" Kamu ihh.. Apa apaan sih Vin, belum tentu juga dia suka sama aku. Jadi jangan bikin aku GeEr gitu dong. " Jawab latifha.
" Benar kan kamu suka sama dia, ngaku aja deh. " Goda Vina sambil menggelitik pinggang latifha.
Mereka tampak tertawa terbahak-bahak, tanpa mereka sadari ternyata Rizky dari tadi memperhatikan gerak gerik mereka berdua.
Virly yang dari tadi memperhatikan gerak gerik Rizky, baru menyadari kalau Rizky sedang memperhatikan latifha dan Vina.
Tiba-tiba Virly datang menghampiri mereka berdua, " Oh jadi orang seperti kalian bisa juga ya makan disini. " Tanya Virly tiba tiba.
" Lo ngapain disini ? Ganggu orang lagi makan aja, bikin mood makan jadi hilang nih. " Jawab Vina sinis.
" Eh Lo biasa aja dong ngomong nya. Mau cari gara gara ya sama gue. " Virly tampak menantang.
" Lo yang mulai duluan kan, kenapa Lo yang nyolot sih. " Tantang Vina.
" Lo berani sama gue, lo gak tau siapa gue. Bokap gue itu orang paling kaya disini tau gak lo. " Virly mulai menyombong diri nya.
Rizky yang mendengar terjadi keributan di sana langsung bergegas menuju tempat itu. " Virly kamu apa apaan sih, cari keributan aja. " Kata Rizky tiba tiba.
" Kamu kok nyalahin aku sih sayang, kamu seharusnya belain aku dong. Aku ini kan calon istri kamu. " Kata Virly pura pura memasang wajah bersedih nya.
" Kalau kamu masih mau mencari masalah disini, lebih baik aku pulang aja deh. " Rizky berlalu meninggalkan tempat itu untuk segera pulang.
__ADS_1
" Sayang.. tunggu aku dong, aku juga mau pulang. " Virly bergegas mengejar langkah Rizky sambil berlari kecil.
Sementara latifha dan Vina hanya diam mendengarkan kejadian yang terjadi di depan mata nya. Mereka pun akhirnya memutuskan untuk melanjutkan makan siang mereka sambil sesekali bercanda ria.