
Di sebuah jalan yang ramai ada seorang laki-laki muda yang di kejar polisi karna mengemudi sambil mabuk
"Mobil 2833 hentikan mobilmu" teriak polisi
"Mobil 2833 aku ulangi"
"Menepi ke kanan"
"Mobil 2833 menepi ke kanan
laki- laki muda itu tidak menanggapi dan menambah kecepatan laju mobilnya
"Pengemudi mabuk makin menjauh" kata polisi yang sedang menghubungi polisi lain
"Dari arah jalan XX ke jalan XX"
"Plat nomor 2833"
Sementar laki-laki itu terus melajukan mobilnya dengan pandangan yang sudah mulai kabur
Dering telepon berbunyi laki-laki itu segera mengangkatnya
"Hei" kata laki--laki yang mabuk
"apakah kau sedang mabuk?" suara seseorang dari severang sana
"Tentu saja aku sedang mabuk" menjawab santai sambil tertawa
Sementara di perusahaan yang bernama WOP Grup seorang wanira paruh baya yang bernama irma menurini tangga dan menghampiri karyawan wanita yang bernama hani
"lokasi saat ini?" kata irma
" Di jalan XX" kata hani
"Drone" kata irma
"Sudah di terbangkan" kata hani
"Mari kita lihat" kata irma
Lalu hani berkutik pada komputernya mencari lokasi yang diminta irma melalui drone yang sudah di terbangkan
WOP, sistem manajemen kamera pengawasan pusat, sudah terlihat lokasi yang diminta irma pada layar komputer yaitu lokasi laki-laki mabut tadi yang masuh dalam pengejaran polisi
Sementara di dalam mobil laki-laki mabuk itu semakin menggila dan berteriak bahagia karna polisi tidak bisa memberhentikan mobilnya
Di belakang mobil laki-laki itu sudah ada mobil berwarna hitam yang di tugaskan oleh irma untuk membantu laki-laki mabuk itu
__ADS_1
"Ketua tim ray masih belum tiba?" melalu telpon irma
"Aku menemukannya" kata ray
"aku akn mengikutinya"
"baik" kata irma
"Arahkan dia ke arah yang lebih sepi"
"Lurus lalu belok ke kanan
di persimpangan berikutnya" kata hani pada laki-laki mabuk itu
"Baik, belok ke kanan"kata laki" mabuk
polisi sudah mengepung dari dual wilayah dan mobil laki-laki mabuk berhasil di berhentikan oleh polisi tapi laki-laki itu hanya senyum tanpa terlihat kawatir
"Kendaraan anda sudah kami kepung" kata polisi
"Keluarlah"
"Pak" kata polisi sambil mengetuk kaca mobil
"Keluarlah, ayo"
"kau tidak mendengar ku?"
"Buka pintunya"
Laki-laki itu hanya tersenyum dan bersandar di kursi mobil dan memejamkan matanya
"Keluar lah" kata polisi yang sudah mulai emosi
"Jika kamu tidak bekerja sama
ada tambahan hukuman karna menghalagi kami
"Keluar sekarang"
"kamu pikir ini lelucon?"
"Buka pintunya" perintah polisi pada polisi yang lain
"Keluat!"
Sementara itu ketua ray berhenti di lokasi dan keluar menuju mobil laki-laki itu sambil melelpon
__ADS_1
"Keluar" kata polisi
"Buka jendela mu "
"Pak"
"Pak tunggu sebentar" kata ray pada polisi
"Ini panggilan untuk mu"
"Siapa ini?" kata polisi ray yang mendengar hanya diam
"Halo"
"Siapam"
"komisaris?
"Ya"
"Aku mengerti
Polisi tadi langsung pergi dari lokasi dan menyelesaikan kasus ini
"Kerja bagus"
kata laki-laki mabuk itu
"Terima kasih tuan" kata ray sambil membungkukan kepala
"Ayo"
"Ayo pergi"
" Mari tuan"kata ray
"Nama laki" muda itu Rayhan permana pewaris tunggal MP Grup
Ray yang masih berada di lokasi melihat sekitar dan melihat CCTV pada tiang lampu jalan
"Kasus ini selesai"Kata ray pada irma
"Baik kerja bagus" kata irma
"Huuuum" hani yang memhembuskan nafas secera kasar
"
__ADS_1