
Paginya, Irma kembali rapat dengan timnya. Ia minta laporan siapa saja yang sudah melepaskan sahamnya untuk Zean .
"Kami mendapatkan tanda tangan Nyonya Winta dan Nona Khairani.ucap Farel
"Lalu Nona Zaina ?
"Dia akan menandatangani dokumennya hari ini. ucap Bagas
"Baik.
"Berarti tinggal Tuan Muda Rayhan dan Nyonya Raisya.ucap Farel
"Aku akan mengurus Rayhan . Bagaimana perkembangan Raisya ?
"Seperti yang kita duga.ucap Farel
"Siapa itu? Biarkan aku melihat wajahnya.
"Baik.
Hani pun mengetik sesuatu di laptopnya dan tak lama, muncul lah profil seorang pria di sana.
"Dia pergi ke Italia untuk belajar musik lalu dia beralih jurusan memasak. Kurasa latar belakang bermusiknya menarik perhatian Nyonya Raisya.
"Bagus. Sudah sejauh apa mereka?
Diam2, Bagas mengetikkan sesuatu di ponselnya.
Hani menunjukkan video Raisya dan pria itu.
Dalam video itu, mereka terlihat mesra.
"Romantis sekali.cibir Irma
"Tunggu. Apa Anda pikir TAP juga bisa mengendalikan emosi mereka?tanya Bagas
"Manusia lebih konvensional daripada dugaanmu. Saat ada 45 persen kecenderungan atau ketertarikan yang sama, saat itulah percikan terjadi. Takdir dibuat secara proaktif.
"Jadi, Anda merencanakan perselingkuhan... Apakah keluarga kaya juga merencanakan pertunangan?
"Apa kau mengharapkan kisah cinta yang kau lihat di TV?
"Tidak, tapi...
"Tidak ada kebetulan dalam percintaan keluarga kaya. Simpanlah fantasi percintaanmu untuk dirimu sendiri.
Di NewsPatc, Nada berhasil menemukan bukti bahwa Kenzo adalah Bagas .
Ia melihat foto Kenzo saat masih satu sekolah dengannya. Lalu ia membandingkan foto Kenzo itu dengan foto Bagas kecil di ponselnya.
Ini foto dari Vani , teman Pengacara Bagas." ucap Nada sambil menunjukkan foto Bagas kecil di ponselnya.
"Dan ini..." Nada menunjukkan foto Kenzo di layar komputernya, "... situs mini milikku yang dulu populer. Ini situs teman sekolahku. Lihatlah. Ini diambil 15 tahun lalu. Ini Kenzo . Lalu anak yang terlihat mirip ini adalah Bagas . Kecuali mereka kembar, mereka adalah orang yang sama."
" Jadi, Ibu Kenzo membunuh seseorang?. tanya Keanu
"Ya, itu rumornya dulu.
__ADS_1
"Jika putra Ratih adalah Kenzo , lalu Kenzo adalah Bagas dan sebaliknya?
"Ya. Apa yang kita butuhkan sekarang?
"Bukti bahwa putra Ratih adalah Kenzo . Nada, aku selalu bangga padamu. Jika kita membuktikan kasus ini, kita akan berubah dari sampah menjadi elang yang terbang tinggi.
Bagas sendiri menemui Zaina. Ia minta Zaina menandatangani dokumen pelepasan saham.
Zaina menandatanganinya.
"Kau sungguh tidak keberatan?
"Sudah kubilang, tujuanku bukan uang atau perusahaan.
"Itu bukan keputusan yang mudah untuk orang kaya. Kurasa kau berbeda karena kau tidak punya penyesalan. Kau masih berpikir Nyonya Winta bersalah?
"Dia tersangka utama sejauh ini.
"Bagaimana dengan Nona Khairani?
"Khairani menyiksa dia. Menyenangkan untuk ditonton. Apa yang TAP rencanakan untuk menyingkirkan Khairani atau Raisya ?
"Aku belum tahu...
"Hei, jangan lupa bahwa kita satu tim.
"Untuk sekarang, pernyataan dokter Nik dan fakta Direktur Irma memanggil ibuku lalu membawanya ke tempat kejadian, tidak cukup untuk meminta persidangan ulang. Kita harus mendapatkan berkas kasusnya.
"Aku yakin Direktur Irma pasti memiliki salinan aslinya untuk disimpan. Menurutmu di mana itu?
"Tempat yang tidak bisa ditemukan oleh siapa pun. Kantornya di TAP?
"Kurasa tidak ada yang pernah berada di sana tanpa kehadiran Direktur Irma.
"Itu menarik. Kau mungkin harus menjadi yang pertama untuk melakukannya.
"Bisakah aku melakukannya?
"Itu tergantung padamu.
"Untuk berjaga-jaga, sebagai rencana cadangan bukankah seharusnya kita mempertimbangkan lokasi lain?
"Seperti apa?
"Aku tidak tahu. Aku akan menghubungi Detektif Kim untuk menyelidiki Direktur Irma.
Zaina mengangguk.
"Sayangnya, aku harus pergi sekarang.
"Aku tidak sedih.
"Tentu saja. Sampai jumpa.
Bagas beranjak pergi.
Bagas langsung ke kantor polisi, menemui Detektif Kim.
__ADS_1
"Menyelidiki Irma ? Untuk apa?. tanya Kim
"Kita harus menemukan berkas kasus yang dia sembunyikan. Orang kaya menyembunyikan sesuatu di ruang bawah tanah atau vila.
"Ya.
"Direktur Irma dibayar mahal. Aku yakin dia pasti punya beberapa vila.
"Baiklah, aku akan mencari rumah dan vila atas namanya dan melihat apa ada tempat persembunyian yang bagus.
"Baik. Terima kasih.
"Kau tidak perlu berterima kasih. Kita rekan sekarang.
"Hei, kupikir kau membantu setengah hati. Kau terlibat sepenuhnya?
"Tentu saja. Aku tipe yang waspada, tapi begitu masuk, aku sepenuhnya terlibat.
Rayhan melihat2 sekeliling ruangan Irma .
Sementara Irma duduk di sofa.
"Aku suka ruangan ini. Ini memberiku perasaan nyaman.
"Apa kau mabuk?
"Sedikit.
Rayhan lalu mulai duduk.
"Kupikir kau orang yang menepati janjimu. Kenapa ini berbeda dari apa yang kau janjikan padaku?
"Menuntut 30 persen saham sekarang ini seperti mendeklarasikan perang. Apa kau bisa memenangkan perang itu?
"Jadi, kau tidak akan memenuhi kesepakatan kita? Kupikir kau memiliki kekuatan untuk melindungi sahamku tanpa harus memulai perang. Itu sebabnya aku memercayaimu. Dari apa yang aku lihat, ini adalah masalah ketulusan hati.
"Kau masih muda. Kita bisa mengambil langkah demi langkah.
"Dan memercayai seseorang yang tidak menepati janjinya?
"Lalu siapa yang akan kau percayai?
"Tidak ada. Aku tidak punya siapa pun. Tapi kurasa kau tidak sehebat dulu. Karena kau mengingkari janjimu, apakah sekarang giliranku? Aku tidak benar-benar ingin melakukan itu karena aku seorang humanis.
"Apa kkau mu mengenal Khairani sebelumnya?
"Kenapa tiba-tiba mengungkit dia?
"Kau tampak bingung dan panik saat dia datang ke rumah.
"Aku? Benarkah? Direktur Irma, siapa di dunia ini yang akan menyambut ibu tiri yang lebih muda daripada dirinya? Aku lebih sensitif dan konservatif jika menyangkut masalah seperti itu.
"Benarkah?
"Lupakan soal itu. Aku hanya meminta satu hal. Naikkan jumlah sahamku sesegara mungkin. Jika tidak, aku akan mengungkapkan kepada dunia bahwa konferensi pers itu bohong. Aku akan memercayaimu sekali lagi.
Rayhan berdiri. Saat berdiri, Rayhan hampir jatuh karena ia sedikit mabuk tapi ia masih bisa mengendalikan dirinya dan beranjak pergi.
__ADS_1
Irma menatapnya curiga.