Keluarga Yang Anggun

Keluarga Yang Anggun
Episode 15


__ADS_3

Usai jogging, Bagas kembali menemui Zaina di ruang interogasi kejaksaan.


"Aku akan mengeluarkanmu bagaimanapun juga. Jadi bertahanlah.


"Apakah kau mengatakan kau akan membuktikan aku tidak bersalah? Aku tidak berpikir Nona Irma ada di pihak kita.


"Sebelum itu, kau adalah klienku.


"Kau akhirnya terdengar seperti pengacaraku.


Andra yang mengawasi mereka diluar melalui kamera pengawasan akhirnya mendapat surat perintah penahanan Zaina . Sontak ia senang.


"Mari kita lihat apakah dia bisa berdiri kuat setelah ini.


Zaina lantas digiring keluar oleh dua petugas jaksa wanita.


Andra muncul dan menunjukkan surat perintah penahanan Zaina dengan wajah bangga.


" Aku sedih memikirkan betapa sulitnya bagimu.ucap Andra


"Terima kasih banyak. Itu hampir membuatku menangis.ucap Zaina


Andra tersenyum, apakah kau dapat tidur di kamar yang sama dengan penjahat?


Andra lalu berbisik ke telinga Zaina , bahwa ia akan melepaskan Zaina jika Zaina minta maaf padanya.


Zaina tertawa meledeknya.


"Kenapa aku harus melakukannya?


Andra marah.


"Kau bisa masuk penjara!"


"Pergi ke penjara ada di daftar keinginanku. Jadi aku menantikannya. Aku sangat tertarik dengan hak asasi manusia. Seragam penjara yang pudar kurasa akan cocok untukku karena aku cantik."


Zaina lantas berbisik ke telinga Andra .


"Kudengar kau mengancam akan menyelidiki Grup WP. Hanya agar aku meminta maaf? Bangunlah. Kau tidak bisa menyentuh WP sendirian. Kau bahkan tidak punya nyali untuk melakukannya.


Zaina tertawa lagi.


Zaina kemudian menatap Bagas dan minta Bagas sering2 datang menjenguknya di penjara.


Lalu Zaina mengajak kedua petugas jaksa itu pergi.


Zaina digiring ke mobil tahanan, bersama tersangka lainnya.


Bagas menatap Zaina yang kuat, dengan tatapan kagum.


Zaina mulai duduk di bis. Ia kemudian menatap Bagas sembari tersenyum.


Bis tahanan mulai berjalan. Dari lantai atas, Andra terdiam melihatnya.


Bis tahanan akhirnya memasuki kawasan penjara.


Zaina sudah mengenakan seragamnya. Ia digiring menuju sel.


Sampai di selnya, ia terdiam sejenak melihat ketiga rekan se-selnya.


Lalu ia menaruh peralatan mandinya dan selimutnya di lantai, kemudian duduk.


"Aku sudah mencari tahu siapa kalian sebelum aku datang kesini. Aku akan berbicara dengan nyaman karena aku yang tertua.


Zaina menunjuk ketiga rekannya satu per satu dan menyebutkan kesalahan merek


"Serangan, penipuan dan mencuri. Aku di sini untuk narkoba. Kau tahu ganja, bukan? Biarkan aku memperkenalkan diri secara formal. Namaku Zaina permana. Aku tinggal di Amerika selama 15 tahun dan kembali ke rumah baru-baru ini. Seorang jaksa brengsek memasukkanku ke sini, tapi aku pikir dia merencanakannya bersama keluargaku. Kuharap kita bisa rukun. Kita bisa bergiliran mencuci pakaian dan piring, bukan?


Tapi ketiga rekannya tidak percaya dan menganggapnya penipu. Mereka juga heran, kenapa Zaina ditempatkan bersama mereka.


Zaina tiba2 berteriak, membuat ketiga rekannya terkejut.


Penjaga seketika datang.


"Petugas! Dia aneh!" ucap rekan Zaina .


Petugas kemudian pergi. Zaina minta maaf. Ia mengaku, menjerit karena kesal.


"Aku tidak tahu apa ceritamu, tapi ini bukan tempat yang buruk, jadi jangan lakukan hal yang ekstrem."


Rekan Zaina lainnya lantas memberinya sekotak susu.


Zaina melihat susunya.


"Maaf, aku alergi kacang.

__ADS_1


"Semua orang di sini berhasil melewati masa sulit mereka. Jadi tetaplah kuat, oke?"


Lalu rekan2 Zaina mulai mengenalkan diri satu2.


"Aku ditangkap di pengadilan karena tidak membayar denda dan diseret ke sini. Aku bahkan tidak tahu apa yang terjadi pada bayiku." ucap wanita yang tadi memberikan sekotak susu pada Zaina , yang duduk di kanan.


"Aku digugat oleh seorang teman 20 tahun lebih Bahkan hakim pun tertawa." ucap rekannya yang duduk di pinggiran satunya.


"Aku datang ke sini karena uang juga." jawab Zaina .


"Kau tidak punya uang untuk membayar denda juga?" tanya rekannya yang duduk di tengah.


"Tidak. Aku punya terlalu banyak. Itulah masalahnya." jawab Zaina .


"Berapa banyak?"


"Aku pikir itu triliunan jika kutambahkan semuanya." jawab Zaina .


Ketiga rekan Zaina tidak percaya.


"Kenapa kau berada disini jika kau kaya?" tanya rekan Zaina yang duduk di pinggir.


"Mungkin dia seharusnya pergi ke rumah sakit jiwa!" ucap rekan Zaina yang di tengah.


Zaina tidak menjawab dan mulai berbaring.


"Kau tidak bisa berbaring disini. Mungkin dia seorang aktris."


Tapi Zaina tidak peduli ucapan ketiga rekan se-sel nya.


Malam pun tiba. Petugas memeriksa sel satu per satu.


Zaina dan ketiga rekannya sudah tidur, namun Zaina bermimpi buruk dan gelisah karena itu.


Zaina seketika terbangun dan menangis. Ia lalu duduk dan mengusap air matanya.


Setelah itu ia kembali berbaring dan memunggungi rekan2nya.


Wajahnya nampak kalut.


Paginya, anggota keluarga Zaina sarapan seperti biasa, tanpa sedikit pun merasa kehilangan Zaina .


"Kudengar kau bekerja lembur di kantor kemarin lagi.tanya Arif pada Zean.


"Iya.


"Ayah, filmku kekurangan dana jadi kami harus berhenti syuting bagian terakhir. Jika kau membantuku hanya sedikit ... aku bisa menjadi sutradara terkenal di dunia jika langkah ini berhasil!. ucap Rayhan


Bukan ayah suka filmnya, "The Godfather," kan? Sang ayah berkata kepada putranya di sana, Jaga temanmu tetap dekat dan musuhmu lebih dekat.


Sean, ucapkan itu dalam bahasa inggris. ucap Arif


"Keep your friends close and your enemies closer.


Mendengar itu, Rayhan langsung memuji2 Sean . Ia bilang, Sean mewarisi kepintaran Khairani .


"Kak, aku suka film gangster. jadikan aku cucu seorang gangster. Aku akan memainkan gangster remaja. Dan kau dapat mengajak ibuku juga.ucap Sean


"Oke, itu terdengar menyenangkan. Kau penuh dengan ide-ide bagus. Kau memiliki seluruh rencana. jawab Rayhan


"Ayah, apakah kau benar-benar menyukai gangster?tanya Sean


"Kau tidak tahu? Dia belajar Tango dan mengendarai mobil convertible karena seorang gangster. Ayah mengemudi dengan seorang selebriti dan menabrak pagar di Jembatan Hanam dan hampir mati! Siapa selebriti yang menunggangimu...ucap Rayhan


Rayhan pun langsung berhenti bicara saat melihat ayah dan ibunya menatapnya dengan tajam.


"Itu keren. Tidak kau berpikir Kak Zaina akan pandai memainkan seorang gadis gangster?


"Seorang gangster yang cerewet.


"Ngomong-ngomong, kemana dia  pergi? Dia melakukan perjalanan.tanya Sean


"Dia pergi ke penjara.jawab Arif


Semuanya terdiam. Kecuali Sean .


"Wow! Dia sangat keren.


"Apa kau mau kesana juga?tanya Winta


"Mengapa kau selalu membenciku?


Kepala ART lantas membisikkan sesuatu ke Arif yang membuat Arif kaget dan marah.


Arif lalu menyuruh ARTnya yang lain menyalakan sesuatu.

__ADS_1


Si Art mulai menurunkan layar proyeksi dan menyalakannya. Layar proyeksi itu sudah tersambung ke saluran TV.


Disana tersiar berita bahwa kejaksaan menggeledah kantor WP Grup untuk mencari bukti penggelapan dana dan malpraktik.


"Dilaporkan bahwa mereka menemukan WP Grup memilikinya."


Sontak, Arif langsung pergi dengan wajah marah.


Tak lama kemudian, Zean menyusul ayahnya.


Orang2 dari kejaksaan ramai-ramai menyerbu WP Grup.


Ray dan timnya langsung menghalangi mereka dan tanya apa maksud kedatangan mereka.


Kepala penyidik menunjukkan surat perintah penggeledahan. Ia mengancam akan menangkap Ray jika tidak mau bekerja sama.


Terpaksalah Ray membiarkan mereka masuk.


Irma bicara dengan Arif di telepon. Ia meyakinkan Arif akan segera mengurus masalah itu.


"Jika Tuan Arif membujuk Zaina , ini tidak akan terjadi.ucap Tasya


"Aku tidak berpikir Andi akan mundur dengan mudah. Dia ingin mendapatkan sesuatu karena mereka memiliki surat perintah penggeledahan. ucap Farel


"Tunjukkan beberapa kasus padaku.ucap Irma


Hani pun langsung menunjukkan beberapa kasus.


"Kita memiliki artikel tentang keributan yang disebabkan oleh kelompok di sebuah klub di XX. Pewaris UC Grup, pewaris Maskapai Penerbangan indonesia, dan seorang selebriti wanita terlibat.penjelasan Hani


"Apa lagi?tanya Irma


"Kita memiliki artikel bahwa Kavin ardana , dicari untuk penipuan piramida, ada di Bangkok.


"Ini bukan masalah Andi terobsesi dengan sorotan. Ini tidak cukup besar.


"Bagaimana dengan kasus villa?tanya Tasya


"Tapi itu kasus serius.ucap Hani


"Aku pikir Andi akan menyukainya.ucap Ray


"Kasus bunuh diri model di villa melibatkan industri penyiaran, wartawan, polisi, dan karyawan perusahaan. Dan ada banyak pembicaraan tentang investigasi yang berjalan buruk.ucap Hani


"Itu sempurna untuk menjadi jaksa bintang. Oke, terbitkan artikel itu.ucap Irma


Irma menyuruh Tasya dan Ray bertanggung jawab untuk kasus Yuri itu.


Farel bicara empat mata dengan Bagas . Ia mengancam akan merumahkan Bagas jika Bagas tidak bisa melakukan yang terbaik.


"Kaulah yang mengirim klienmu ke penjara.ucap Farel


"Dia sangat keras kepala.jawab Bagas


"Seorang pengacara harus melakukan apa saja untuk menghentikannya.


"Kau benar. Aku tidak punya apa-apa untuk dikatakan. Tapi Pak, aku pikir kasus Nona Zaina perlu diselidiki--


Farel berdiri dan menatap tajam Bagas .


"Cukup. Kau hanya perlu mendukungnya sehingga dia dapat memiliki waktu yang lancar di penjara.


Farel kemudian pergi. Bagas memperhatikan kepergiannya dengan wajah kesal.


«««»»»


Andra sedang melakukan operasi plastik pada dagunya di klinik kecantikan.


Saat berniat membayarnya, petugas bilang operasi Andra sudah dibayar.


" Siapa yang membayarnya? Batalkan.


Petugas lalu memberikan Andra amplop. Andra membukanya. Isinya, daftar orang2 yang terlibat dalam bunuh dirinya seorang model .


Andra terkejut dan langsung mengedarkan pandangannya. Tak lama, ia menemukan Tasya dan Ray sedang duduk menatapnya.


Sekarang, Andra dan Tasya bicara di taman. Ray memperhatikan dari jauh.


Andra tanya alasan Tasya memberikan itu padanya.


"Sejujurnya, aku merasa sangat buruk tentang kasus ini sebagai seorang wanita. Aku pikir seseorang sepertimu bisa melakukan yang baik. Aku tak sabar untuk itu.


"Kau ingin aku beralih ke kasur besar dengan sorotan besar dan dipromosikan? Menghentikan penyelidikan di WP Grup harus menjadi bagian dari kesepakatan. Tapi aku masih akan menahan Zaina di penjara.


"Tentu saja. Itu sepenuhnya terserahmu.

__ADS_1


Andra setuju.


__ADS_2