Keluarga Yang Anggun

Keluarga Yang Anggun
Episode 19


__ADS_3

Tim TAP sedang membahas cara untuk menjatuhkan Pak Menteri.


"Registrasi palsu, plagiarisme, kontrak ilegal. Dia tidak pernah melakukan kejahatan apa pun. Dia terlalu bersih." ucap Hani .


"Dia terpilih dengan suara bulat oleh dewan dalam waktu singkat. Dia lulus dari sekolah menengah dan universitas terbaik. Tapi dia tidak menghadiri reuni apa pun. Sahabatnya semasa sekolah menengahnya adalah Pak Dodi pejabat di Dewan Audit. Tapi kudengar dia bahkan tidak pernah menjawab teleponnya setelah dia menjadi menteri." tambah Farel .


"Dia tidak ingin disalahpahami. Dia terkenal sebagai orang yang sempurna di mata NIS juga. Tapi dia memiliki hubungan yang buruk dengan pers. Dia berprinsip tanpa kelemahan agar dia tidak perlu menjilat mereka. Sekarang, mungkin lebih mudah dan efisien untuk menangani pemerintah lokal . Aku akan menyuruh para penggiring opini untuk menulis kolom dan editorial soal mempromosikan Ruang Terbuka Hijau." ucap Tasya .


"Jadi, kesimpulannya kita tidak bisa mengincar Menteri Pertanahan?" tanya Farel .


"Temukan cara untuk menjatuhkannya malam ini." perintah Irma , lalu beranjak pergi.


Farel mengeluh.


"Astaga, tidakkah kau berpikir dia terlalu terobsesi? Kenapa dia bertemu dengannya jika dia akan menolaknya?ucap Farel


"Kurasa itu disengaja. Kenapa? Kau tidak melihat hal yang terjadi? Dia menemui Direktur Irma untuk melukai harga dirinya. ucap Tasya


"Oh, dimana Bagas?tanya Farel


Hani pun kembali menatap layar laptopnya.


"Dia meninggalkan kediaman dengan Nona Zaina . Akan kulacak dia.


Hani beranjak pergi.


Bagas dan Zaina tiba di daerah kediaman si rentenir wanita yang dikatakan Pengacara Ilham.


Mereka lantas berjalan menuju kediaman si rentenir tanpa meyadari ada CCTV di lingkungan itu.


Lewat CCTV itulah, Tim TAP berhasil melacak mereka.


"Mobil Pengacara Bagas berada di jalan XX.


Ray yang tahu itu tempat apa, langsung berkata, kalau hanya tempat itu yang bisa mereka datangi.


Farel datang.


Farel datang, jalan XX? Milk Yuni .


"apa? Milk Yuni?ucap Hani

__ADS_1


"Dia mendapat kekayaan dari dana spekulasi internasional. Di indonesia, dia menghasilkan keuntungan  dari bunga pinjaman pribadi. Dia punya aturan. Dia kapitalis kejam yang tidak pernah mau rugi.ucap Farel


"Kenapa dia disebut Milk Yuni?tanya Hani


"Dia seorang miliarder tapi dia pergi ke pusat  perbelanjaan setiap hari Selasa untuk mendapatkan susu organik gratis yang diberikan mal ke VVIP mereka. Apakah seseorang seperti dia mau meminjamkan uang  kepada orang sekarat dan Nona Zaina yang mana di pihak yang kalah?jawab Tasya


"Sekarang ini, Menteri Pertanahan adalah masalah yang lebih mendesak daripada Nona Zaina. Apa kalian mendapatkan sesuatu?tanya Farel


Yang lain menggeleng.


"Kita tidak punya banyak waktu  jadi mari kita bergegas. Jangan menyerah dan terus menggali!. ucap Farel


Bagas membukakan pintu gerbangnya untuk Zaina . Keduanya masuk ke dalam.


Zaina lantas teringat kata-kata Pengacara Ilham.


"Kau harus bersiap sebelumnya. Sulit untuk segera menjual tanahnya. Jadi, aku mencoba untuk mendapatkan uang tunai  melalui rentenir wanita dari XX-. Tapi dia orang yang sangat pemilih.itu yang dikatakan pengacara Ilham


Zaina berjalan duluan. Bagas berjalan di belakangnya.


"Apa ada orang?teriak Zaina


Wanita itu menyuguhkan susu organik putih untuk Zaina dan Bagas .


Zaina dan wanita itu sama2 duduk dan saling menatap.


Bagas berdiri di belakang Zaina .


Telepon yang ada di belakang wanita itu berbunyi.


Wanita itu memencet tombol loudspeakernya.


"Ma'am, we decided to choose the place we told you before(Bu kami memutuskan untuk memilih tempat yang kami suruh sebelumnya)." terdengar suara seorang pria.


"Big data company in Singapore?(perusahaan data besar di singapura?)" tanya wanita itu.


"Yes, that's right(ya itu betul)." jawab pria itu.


"Yes, I told you already. ASEN which is the current trend. Negotiate the investment amount with Charlie. I'm in a meeting right now.(ya sudah ku bilang sudah siap. ASEN yang sedang tren saat ini negosiasikan jumlah investasi dengan Charlie. saya sedang rapat sekarang). " ucap wanita itu.


"He is meditating now. He experienced mental confusion after the failure of in South American investment.(dia sedang bermeditasi sekarangdia mengalami kebingungan mental setelah kegagal investasi di amerika selatan)." jawab si pria.

__ADS_1


"Let's talk later, okay?(mari kita bicara nanti,oke)" ucap wanita itu.


Wanita itu lalu tanya ke Zaina , kenapa? Apa kau mengharapkan rentenir  dengan tangan berminyak yang sukses di negara XX? Itulah cara orang lain berhasil. Dari awal, aku mendapatkan kekayaanku dari berbisnis dengan tempat seperti Goldman Sachs. Di Indonesia, aku hanya meminjamkan kepada perusahaan menjanjikan yang kekurangan uang.


"Anda seorang investor besar untuk perusahaan domestik.tanya Bagas


"Banyak juga dari mereka yang gagal karena mereka tidak dapat membayar bunga." jawab wanita itu.


"Aku mendengar tentangmu. Kau menghasilkan uang dari perusahaan asing, dan melakukan banyak hal baik untuk perusahaan domestik. Kau juga seorang kapitalis kejam yang menghancurkan tanpa ampun jika mereka tidak menepati janji." ucap Zaina .


"Kenapa kau berbelit-belit? Katakan saja aku rentenir jahat tanpa darah dan air mata. Jadi, kenapa aku harus memberikan pinjaman kepada WO Distribution?" jawab wanita itu.


Zaina langsung menyuruh Bagas keluar. Bagas mengerti. Ia lalu membungkukkan badannya pada si rentenir dan beranjak pergi.


"Aku tahu kau mengenal kakekku selama lebih dari 30 tahun.ucap Zaina


"Dia pria yang murah hati dan penuh kasih sayang. Bisakah kau melawan  Arif permana dan mengalahkannya? Bukankah dia juga tetap ayahmu?"ucap wanita itu


"Aku tidak sedang berusaha untuk berperang melawannya. Aku mencoba menemukan orang yang membunuh ibuku. Sekarang, aku bertaruh dengan anda


memakai perasaanku."


"Lalu kenapa kau membutuhkan perusahaan?"


"Karena aku membutuhkan uang dan kekuasaan yang diberikannya."


"Apa itu alasannya aku harus memberimu pinjaman?


"Kau  harus menemukan alasannya sendiri. Aku hanya punya kejujuran. Untuk lebih jujur lagi, bahwa kau yang akan memutuskan nasibku, itu menyakiti harga diriku."


"Apa yang di luar itu temanmu?"


"Dia pengacaraku."


"Sebuah pohon dengan akar yang tebal dan dalam terjebak dalam pot dan sulit bernapas. Bertambahnya usia membuat orang menjadi konyol. Kau harus pergi sekarang."


Si rentenir lalu mengantarkan Zaina keluar.


Saat Zaina hendak pergi, si rentenir berkata, bahwa Zaina mirip dengan Permana .


Zaina menoleh tapi hanya sebentar, setelah itu ia beranjak pergi dengan Bagas .

__ADS_1


__ADS_2