
Paginya, seluruh pelayan di kediaman permana, sibuk menyiapkan sarapan untuk anggota itu. Lalu Kepala Pelayan tanya, apa sarapan untuk casso sudah siap.
Zaina keluar duluan dan melihat dua pelayan membawa sarapan untuk casso.
"Apa ini? tanya Zaina
"Ini makanan casso." jawab pelayan
"casso?" tanya Zaina heran.
Zaina mengikuti kedua pelayan itu. Ia bengong sendiri yang melihat casso yang dimaksud pada pelayan adalah ikan piaraan emak tirinya.
Ketika pelayan mulai mengambil cacing yang ditarok di atas serbuk emas di dalam piring, Zaina berteriak. Ia bilang, itu menjijikkan.
"Tolong tenang. casso sangat sensitif." pelayan ucap, meminta Zaina diam.
"Ikan emas besar itu casso?" tanya Zaina dengan suara pelan.
"Ya. Ini ikan peliharaan kesayangan Nyonya Winta." jawab pelayan.
Zaina tersenyum heran.
Zean bangun dari tidurnya. Begitu Zean bangun, Raisya yang udah bangun sejak tadi, ikutan bangun.
Mereka tidur terpisah! astaga ....
Raisya tanya, sampai kapan mereka harus tidur terpisah begitu.
Zean meminum obatnya dan meminta maaf kepada Raisya mencari pria lain jika butuh pria.
"Jangan menggangguku pagi-pagi begini.ucap Zean
"Kau sangat kejam." balas Raisya sambil mendelik tajam Zean.
"Sebagai ketidak seimbangan untuk bertahan denganku, ayahmu menjadi dekan, saudaramu belajar di luar negeri, dan keluargamu tidak akan pernah kelaparan. Kau yang memilih. Bertahanlah denganku sampai aku menjadi pewaris. Lalu aku akan menceraikanmu.
Rayhan tiba2 masuk, membuat Raisya yang masih memakai gaun tidur terkejut.
"Maaf. Kebiasaan burukku. Zean begitu sibuk sehingga hanya saat inilah aku bisa melihatnya.
Zean menatap Raisya .
"Bisa tinggalkan kami?"
Raisya mengerti dan langsung pergi.
"Dia sangat elegan, setiap kali aku melihatnya. Ada sesuatu yang aku selalu ingin tanyakan. Kenapa kalian tidur di kasur terpisah? Apa kalian melalui masa yang
__ADS_1
buruk? Apakah pasangan menikah harus memiliki gaya hidup yang identik?
"Ini ranjang membacaku jika aku harus bekerja lembur. Kenapa?
"Kau harus berhenti membaca dan membuat anak. Kau akan sempurna jika punya anak.
"Apa Yang kau inginkan?
"Investasi.
Rayhan melempar sebuah naskah ke dada Zean .Rayhan lalu duduk di sofa Zean .
"Skenario berikutnya luar biasa. Aku akan mengirimnya ke Cina.
"Tidak. Kau tahu berapa banyak uang yang telah kau buang?ucap Zean melemparan naskah itu ke tpat tidur
"Apa kau harus membahas masa laluku yang menyakitkan pagi-pagi begini?ucap Rayhan
"Apakah itu menyakitkan?
"Begitu aku, anak sulung, mengeluh, hidup kita akan berubah menjadi drama gila. Aku tidak peduli dengan kekuasaan hanya karena aku seorang seniman.
"Jadilah pewarisnya jika kau cukup mampu.
Zean nmelirik Rayhan dengan senyum tipisnya, lalu pergi.
Rayhan kesal dan menatap Zean tajam.
Bagas tiba di Permana . Sampai di gerbang, ia petugas keamanan.
"Apa kepentinganmu kesini?" ucap petugas keamanan
Bagas pun menunjukkan kartu karyawannya, hingga ia keluar masuk.
Semua anggota keluarga sudah berkumpul di meja makan. Zaina gak suka sarapannya. Winta menghela nafas kesal melihat tingkah Zaina yang semakin menjadi.
Sementara Rayhan menatap kesal Zean dan Zean yang menyuruhnya makan.
Tak lama, Arif datang. Semua berdiri, kecuali Zaina yang tetap duduk sambil menguap lebar.
Zaina lantas minta steak ke pelayan. Pelayan terkejut dan langsung menukar sarapan Zaina .
Yang lain memandangi Zaina .
" Kenapa kalian begitu terkejut? Sekarang, ini waktu untuk steak di New York. Aku tidak bisa makan casso goreng untuk sarapan.
Mendengar itu, Winta langsung menatap kesal Zaina.
__ADS_1
Zean menegur Zaina .
"Aku tidak memakannya karena itu peliharaannya.
"Zaina permana, bukankah kau perlu membiasakan diri dengan Indonesia? Apa kau perlu berkeliling kuajak?. ucap Rayhan
"Tidak.
"Why not? Apa kau sudah punya pacar.
Pelayan berbisik, memberitahukan kedatangan Bagas .Zaina senang dan memerintahkan pelayan membawa Bagas masuk.
Bagas masuk. Semua mata langsung tertuju padanya.
"Orang yang di sana itu adalah Pengacara pendampingku.
"Halo. Namaku Bagas.ucap Bagas memperkenalkan diri kepada keluarga permana
"Selera yang bagus.ucap Sean
"Awas kau. Dia bukan tipeku. ucap Zaina
"Bagaimana kau bisa berakhir pada anggota keluarga yang paling rewel? Kau pasti hebat.ucap Rayhan kepada Bagas
"Selamat datang di keluarga WP. Jaga Zaina dengan baik.ucap Arif
"Kau yang disana, dapatkah kau menanganinya? Entah kau bertahan atau tidak, itu semua tergantung bayaran. Uang.
"Menurutku uang tidak menentukan segalanya. ucap Bagas
"Tapi uang yang menentukan jika kau tidak bahagia.
Zaina membanting sendoknya untuk pembicaraan itu. Ia lalu berdiri dan meminta-minta Bagas mengikutinya dengan alasan ada barang Bagas yang tertinggal.
Zaina membawa Bagas ke kamar tidur.
Zaina membuka laci kecilnya yang berisi pulpen. Dan Bagas menunggunya di depan sofa.
Tak lama, Zaina kembali dan memasukkan pulpen ke saku jas Bagas .
"Jauh lebih baik.
"Kau tidak perlu mengingat begitu baik.
"Jangan salah paham. Aku tidak tahan dengan mode yang buruk.
"Apa rencana hari ini?ucap Bagas
__ADS_1
"Aku akan beristirahat. Pergilah ke TAP." jawab Zaina sambil membanting dirinya ke sofa.
"Baiklah.