Keluarga Yang Anggun

Keluarga Yang Anggun
Episode 18


__ADS_3

Zaina bersama Pengacara Ilham dan juga Rita di ruangan kakek nya.Rita duduk di sofa, sedang membaca buku.


Sementara Zaina dan Pengacara Ilham duduk disamping Permana .


" Nona Zaina , jangan pernah pergi keluar sekarang. Kita tidak tahu apa lagi yang mungkin terjadi.ucap pengacara Ilham


"Jangan terlalu khawatir. Aku sudah kembali. Apa kondisi kakekku masih sama?. tanya Zaina


"Kondisinya telah membaik selama beberapa hari terakhir.jawab Rita


Zaina lantas menyuruh Rita keluar sebentar.


Rita mengerti dan langsung keluar.


Tak lama setelah Rita keluar, ponsel Zaina berdering. Telepon dai Bagas .


" Apa yang terjadi? Bagus untukmu. Kututup teleponnya sekarang.


Zaina kemudian tersenyum senang setelah menutup teleponnya.


"Siapa itu?tanya pengacara Ilham


" Bukan siapa-siapa.jawab Zaina


"Nona Zaina, sulit untuk segera menjual tanahnya. Jadi, untuk memperoleh uang tunai, aku menghubungi rentenir wanita dari XX. TAPI, dia seorang wanita yang pemilih.


"Aku akan menemuinya.ucap Zaina


"Kau mau menemuinya?tanya Pengacara Ilham


" Ya, jika perlu, aku akan menemui siapa pun.


"Maka, aku akan mengatur pertemuan untukmu.


"Baik.


Irma langsung pergi ke kediaman WP, menemui Arif .Arif tanya, apa tindakan Irma mengenai Menteri Pertahanan, Infrastruktur dan Transportasi.


"Aku akan memutuskan dia tidak terpilih kembali.ucap Irma


"Sungguh?


"Setelah menteri baru terpilih, akan dibutuhkan waktu untuk menunjuk Ruang Terbuka Hijau. Tapi kami sudah menetapkan desas-desus tentang penunjukan Ruang Terbuka Hijau di pasar real estat sehingga akan sulit bagi pihak lain untuk menjual tanah mereka. Kita juga membeli saham dalam distribusi dengan strategi dua jalur.


"Baiklah.


Winta kemudian datang dan marah2.


" Direktur Irma, apa kau berkencan belakangan ini? Siapa yang membebaskan Zaina dan kenapa!


Arif kaget, Seok Hee bebas?


"Aku akan melaporkannya.ucap Irma


Irma lalu tanya, darimana Winta tau.


"Menurutmu siapa lagi?Rita bilang Zaina ada di rumah sakit sekarang!


"Apa yang terjadi? Bukankah katamu kau akan melukis lebih lama?ucap Arif


"Pengacara Bagas, Pengacara Nona Zaina , membuktikan dia tidak bertanggung jawab.


"TAP adalah kerajaanmu! Tapi seorang pemula membuat langkah seperti itu tanpa seizinmu? Aku bingung karena ini sangat konyol! Kau menyebut itu alasan? Pecat pemula itu sekarang!


"Kau tidak berhak ikut campur dalam urusan personel TAP! Hanya aku yang bisa memutuskan siapa yang harus dipecat!. ucap Winta


"Direktur Irma benar. Berhentilah Speaking about siapa yang dipecat di TAP dan diamlah! ucap Arif


"Astaga. teriak Winta

__ADS_1


"Kau! Jangan pernah berpikir untuk memotret Zaina ! Dari segalanya, Zaina adalah putriku! Biarkan TAP yang kuat dengan Zaina .ucap Arif


Kesal, Winta beranjak pergi tapi sampai diluar, ia memergoki seorang pelayannya sedang bermain ponsel.


Winta langsung mengambil ponsel pelayannya.


"Apa ini? Sudah kubilang, tidak boleh membawa ponsel pribadi ke rumah. Kau mau dipecat?


"Maafkan aku, Nyonya. Aku sedang menunggu panggilan kedekatan dari rumah."


"Kau akan merekam dan memotret kami lalu menjualnya kepada pers? Beraninya kau melakukan hal seperti itu?"


Winta kemudian membanting ponsel si pelayan, lalu menginjak-injaknya.


Irma lalu datang dan khusus Winta .Irma lalu menyuruh kedua pelayan pergi.


Irma lalu memegang bahu Winta dan meminta Winta menarik napas dalam-dalam.


"Kenapa pancing rumput liar di taman dan mengotori tanganmu? Kami akan mewujudkan semuanya untukmu.


Irma beranjak pergi.


Winta menatap kepergian Irma dengan kesal.


"****** sombong itu ...


Keanu bicara melalui telepon dengan seseorang. Dari pembicaraanya, sepertinya dia sedang berbicara dengan Nada . Dia sedang membujuk Nada .


"Aku menugaskanmu untuk memotret Zaina permana secara eksklusif. Meskipun orang mudah melanggar janji, tapi aku tidak sembrono begitu. Aku pria yang memegang kata-kataku.


"Aku masih mengerjakannya jadi tunggu saja.


"Aku akan marah sekarang. Kututup teleponnya.


Keanu mendengus kesal, astaga, Nada , kau nakal ...


Sekarang ,, Nada sudah kembali ke kantor.Keanu membelikannya makanan dan menyuruh dia makan.


"Selamat untukmu.


"Apa?


"Menurutmu bagaimana Zaina bisa keluar?


" Dia adalah bagian dari WP Grup, jadi aku yakin mereka melakukan sesuatu.


"Kau menjadi reporter sejati, Nada . Kau bahkan membuat perlindunganmu di belakangku.


"Daging sapi asam manis ini sangat lezat! Sangat renyah! Mungkin itu karena kau memberikannya kepadaku sebagai hadiah?


Nada mengambil daging sapi, kemudian mencelupknya ke saos dan memakannya.


"Apa yang kau lakukan?


"Kau harus mencelupkan dan memakannya.


"Beraninya kau! Kau seharusnya menuangkan saus dan memakannya! Jangan main-main dengan ini!


" Kita harus mencelupkannya.


"Ada kebiasaan dan tradisi untuk makanan juga! Sudah adatnya menuangkan saus dan kemudian memakannya! Sudah kubilang jangan mengacaukannya!


"Apa kau pria tua? Kubilang, celupkan!


"Pria tua? Baiklah kalau begitu. Jangan menuangkan atau mencelupkan. Minumlah. Makan dan minum. Makan lalu minum sausnya. Enak.


"Sungguh?


"Coba lah.

__ADS_1


"Haruskah aku minum dulu kemudian kumakan?


"Makan.


Nada lalu memakan daging sapi, kemudian meminum sausnya.


"Tidak buruk.


Nada dan Keanu lalu melakukan 'high five' ala mereka lagi. Ya, mereka baikan.


Zaina pulang dan menghampiri Rayhan yang lagi baca naskah sambil minum.Zaina menegur Rayhan , kemudian mendekatinya dan duduk di sebelahnya.


"Bagaimana kau bisa membaca naskah sambil minum?


"Kudengar kau masuk penjara. Kapan kau keluar?


"Hari ini.


"Aku kepingin untuk mengunjungimu, tapi kau keluar terlalu cepat.


"Kau sungguh akan berkunjung?


"Tentu saja. Aku mau membawa daging sapi, kesukaanmu.


"Kau tidak boleh membawa makanan dari luar.


Sungguh? Terakhir kali, putra bungsu CEO valevi Construction, dia dipenjara juga. Kudengar dia bisa memanggang sirloin di selnya. Hei, kau juga kaya. Why you not could?


" Mungkin, karena aku bukan orang penting. Omong-omong, Kak Rayhan , apa sutradara film menggunakan dua ponsel sekaligus?


"Dulu aku memakai beberapa.


" Sekarang tidak lagi?


"Tidak. Kenapa? Kau butuh ponsel ekstra?


"Tidak. Semoga filmmu sukses. Semoga mendapatkan uang milyaran!


Zaina beranjak pergi.


Begitu Zaina pergi , wajah Rayhan langsung berubah dingin


Bagas membantu memberikan petunjuk dari luar ke dalam, lantaran mereka sudah mau tutup. Sambil membawa meja, Bagas sesekali memeriksa ponselnya.


Pak Reza yang melihat itu tanya, apa Bagas sedang menunggu telepon dari seseorang?


"Tidak.


"Kau bertingkah seperti anak anjing sembelit dan menatap ponselmu sejak tadi.


"Begini, Ayah. Aku mengeluarkan seseorang dari tahanan, bukankah seharusnya orang itu berada di dekat kasihaku?


"Tentu saja! Hei, jika itu aku, aku akan menggendongmu selama tiga hari.


"Benar, kan? Aku tidak berlebihan, bukan?


"Tentu saja! Apa ada yang mengabaikanmu?


"Itu hanya seseorang.


"Kau tidak seharusnya berteman dengan orang berengsek begitu.


Bagas kembali memeriksa ponselnya dan ia kesal karena Zaina juga tidak mengiriminya pesan ucapan terima kasih.


Zaina duduk di ranjangnya dan bertanaya-tanya siapa yang mengiriminya pesan teks itu.


Lalu tak lama, ia mengambil ponselnya dan mengetikkan pesan ucapan terima kasih, tapi kemudian ia menghapusnya lagi dan batal mengirim ke Bagas .


Lantas Zaina berbaring. Lalu ia menatap kantong kertas hijau yang diberikan Bagas padanya tadi.

__ADS_1


Seok Hee tersenyum. 


__ADS_2