
Zaina juga ingat saat minum jusnya tadi pagi.
"Kurasa mereka memasukkan sesuatu ke dalam jus yang aku minum setiap hari. Mungkin bubuk karbohidrat.
"Jadi pada akhirnya, TAP mengetahuinya.
"Apa yang terjadi pada rapat umum pemegang saham?
"Penunjukanmu sebagai CEO dibatalkan.
"Jadi pada akhirnya, ayahku yang menjadi CEO?
Zaina kecewa.
Zaina menerima fax catatan medis Zaina dari Amerika.
"Ini adalah catatan medisnya dari Amerika Serikat. Kami akan segera mengirimkan laporan tes medis dari rumah sakit setempat.
Zaina sendiri duduk diam dengan wajah kesal.
Pengacara Ilham memberitahu Permana bahwa Arif telah diangkat menjadi CEO. Bu Rita cemas dan tanya bagaimana nasib Zaina. Pengacara Ilham mengatakan, karena alasan kenapa Zaina didiskualifikasi sudah diketahui publik, maka akan sulit bagi Zaina menjadi CEO sekarang.
Mendengar itu, jantung Permana langsung kumat.
Bu Rita dan Pengacara Ilham sontak panic.
Pengacara Ilham lantas menghubungi Dokter.
Sekarang, Permana sudah terlelap. Bu Rita pun menanyakan keadaan Permana pada Dokter.
"Beliau sudah sangat tua. Ditambah lagi, beliau juga memiliki masalah dengan arteri dan jantungnya. Kupikir beliau harus tinggal di rumah sakit dan beristirahat. Aku akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan tetapi beliau perlu beristirahat.
Dokter kemudian pergi meninggalkan kediaman WP usai memeriksa Permana.
Diam2, Kepala Pelayan memberikan pesan ke Irma tentang kedatangan Dokter.
Usai membaca pesan itu, Irma minta tim nya menunjukkan berita soal kasus DUI Zaina.
Hani pun langsung menunjukkannya.
"Pewaris WP Grup ditangkap karena mengemudi sambil mabuk"
"Kurangnya moral para konglomerat adalah masalah serius!"
"Ahli waris penyuka kelub malam dan mendukung pernikahan sesama jenis" isi komentar terkait artikel Zaina
"Media sedang menggila.ucap Hani
"Nona Zaina langsung memulai debutnya sebagai bintang internasional. Tapi sayangnya bukan dalam hal baik.ucap Tasya
"Adakah artikel tentang perebutan perusahaan?tanya Irma
"Sejauh ini belum ada.ucap Hani
"Tetap lanjutkan seperti ini.titah Irma
Irma lalu tanya ke Farel, apa yang akan dilakukan Pimpinan Senior selanjutnya?
"Mereka mungkin akan mengkritik penunjukkan Pimpinan Arif sebagai CEO. Nona Zaina bukan CEO tapi dia pemegang saham mayoritas.ucap Farel
"Dia mungkin mengajukan gugatan terhadap kita.ucap Irma
"Ya, sangat mungkin. Mereka akan mengatakan CEO yang ditunjuk tanpa pemegang saham mayoritas adalah hal bermasalah. Mereka juga dapat mengklaim kita memaksa pemegang saham memberikan surat kuasa.ucap Farel
"Solusinya?
"Bahkan jika ada gugatan, itu akan memakan waktu lama. Sementara itu, kita perlu dengan cepat meningkatkan saham kita sebanyak mungkin.
"Baik.
"Direktur Irma, bagaimana dengan Pengacara Bagas? Magangnya sudah berakhir. Jadi apakah perlu untuk membiarkannya tetap di TAP?. tanya Ray
"Aku akan mengurusnya.ucap Irma
__ADS_1
"Baik.
Zaina sedang menjalani serangkaian pemeriksaan di RS.
Bagas yang menunggu diluar, membaca soal sindrom auto brewery di internet.
Tak lama, Zaina datang.
"Kurasa ini akan membutuhkan lebih banyak waktu. Mereka perlu mengambil lebih banyak darah. Ini adalah penyakit langka sehingga semua orang sangat tertarik. Kirim hasilnya ke kantor polisi segera setelah hasilnya keluar.ucap Zaina
Zaina lalu menanyakan kakeknya. Ia tanya, apa kakeknya tahu?
"Aku sudah bicara dengan Pengacara Ilham. Dia bilang dia memberitahunya.
Zaina merasa bersalah
Arif dan Winta bersulang, merayakan jabatan baru Arif sebagai CEO.
"Selamat, CEO! Ini anggur yang kusimpan untuk hari istimewa seperti ini. Love shot!. ucap Winta
"Kau membuatku malu.ucap Arif
Arif lalu minta Winta mengurus Zaina dengan baik mulai sekarang.
"Tentu saja. Bagaimanapun, dia adalah putriku. Omong-omong, kapan kau akan melakukan perubahan personel?
"Direktur Irma akan membawakanku konsepnya.
"Apa maksudmu dengan Direktur Irma? WP Grup adalah milikmu! Mereka bilang anggur baru harus dimasukkan ke botol yang baru. Kenapa kau tidak mempertimbangkan untuk mengganti pimpinan TAP sekarang? Aku sungguh tidak menyukai wanita itu. Dia yang terburuk!
Mendengar itu, Arif diam saja sembari melirik Winta.
Sean sedang main game sendirian. Tak lama, Khairani datang. Sean senang melihat Khairani.
Ternyata mereka ada di sebuah restoran.
Khairani kemudian tanya kenapa Sean tiba2 mengajaknya bertemu.
"Apakah seseorang dalam keluarga itu mengganggumu?. tanya Khairani
"Sungguh?
Tak lama, Rayhan datang. Khairani terkejut melihat kedatangan Rayhan.
"Kalian datang bersama?
"Kenapa? Apakah ada alasan kenapa kita tidak boleh bertemu? Aku datang karena aku ingin berbicara denganmu.ucap Rayhan
"Tentang apa?
Rayhan melirik Sean. Sean yang mengerti, langsung memasang earphone nya untuk menutup kupingnya.
"Berinvestasilah dalam filmku.
"Investasi? Mendadak begini!
"Aku tidak punya uang!
"Bahkan jika aku punya, aku akan menolaknya.
"Kau syuting 3 iklan baru-baru ini!
"Rayhan! Bagaimanapun, aku tidak punya uang.
"Lalu maukah kau memintakan untukku pada ayahku? Zaina mengatakan dia akan berinvestasi tetapi kurasa itu tidak mungkin sekarang. Hei, aku sedang terburu-buru. Tolong bicaralah dengan ayahku untukku.
"Kenapa kau hidup seperti itu? Tidak bisakah kita hidup dengan tenang?
"Hei. Jika kau tidak mau membantuku, aku juga punya rencana lain. Aku akan memberitahu bahwa kita pernah berkencan...!
Khairani sewot, apa kau gila?
Sean lantas melepas earphone nya dan tanya apa yang mereka bahas.
__ADS_1
Khairani pun langsung mengalihkan pembicaraan dengan mengatakan bahwa ia lapar.
Pelayan datang dan memberikan buku menu. Tak mau si pelayan koar-koar kesana kemari bahwa Sean putranya, Khairani pun menyebut Sean sebagai keponakannya. Mendengar itu, Sean kecewa.
Bagas dan Zaina dalam perjalanan. Bagas menyetir mobil Zaina. Sepanjang perjalanan,, mereka tidak saling bicara.
Zaina masih syok atas kasus DUI nya. Bagas yang mengetahui itu, menyetel musik untuk menghibur Zaina. Zaina pun menatap Bagas, tapi hanya sebentar karena setelahnya ia kembali menatap keluar jendela.
Mobil Bagas tampak berhenti di depan Danau. Zaina yang duduk sendiri di mobil, menatap Bagas yang bernyanyi keras-keras di tepi danau. Bagas menyanyikan lagu yang ia putar tadi.
Tak lama, Zaina pun turun dan menghampiri Bagas.
"Setiap kali aku stres, aku datang ke sini dan bernyanyi. Bukankah memalukan jika tidak ada orang lain yang mendengarkanku?. ucap Bagas
"Bagaimana kau tahu?
"Tahu apa?
"Aku suka lagu ini.
"Sungguh? Hei, kita memiliki kesamaan juga! Sejujurnya, aku juga menyukai lagu ini. Kurasa memang sudah ditakdirkan!
"Pengacara Bagas, kau berusaha sangat keras.
"Aku tidak berusaha. Ini fakta.
Bagas lalu mengajak Zaina bernyanyi bersamanya.
Zaina langsung celingukan ke belakang.
"Kenapa tidak? Tidak ada seorang pun di sini. Tidak apa-apa. Ikuti aku.ucap Bagas
Bagas mulai menyanyi. Setelah itu, ia menyuruh Zaina bernyanyi.
Zaina terdiam sejenak karena malu,, sebelum akhirnya mulai bernyanyi.
"Lebih keras!
Zaina pun akhirnya mulai bernyanyi lebih keras.
Bagas lantas mengantarkan Zaina pulang.
"Sampai jumpa.ucap Zaina
Zaina lalu turun dari mobil.
"Sebentar...ucap Bagas
Bagas pun mengambil sebuah buku dan memberinya ke Zaina.
"Apa ini?
"Lihat saja. Masuklah. Aku akan pergi setelah aku memarkir mobilnya.
Zaina lalu membaca judul buku yang diberikan Zaina.
"Koleksi Puisi "
Sampai di rumah, orang pertama yang ditemui Zaina adalah kakeknya. Zaina minta maaf pada Kakeknya karena sudah merusak semuanya. Permana pun menenangkan Zaina . Ia bilang, semua belum berakhir.
Bu Rita sendiri juga kesal karena mereka sudah bekerja sangat keras untuk sampai sejauh itu.
"Kakek bilang ini belum berakhir.ucap Zaina
Zaina lalu tanya ke Rita apa kakeknya sakit keras?
Bu Rita menatap Permana . Permana menggeleng, minta Bu Rita merahasiakan penyakitnya.
Zaina lalu kembali menatap kakeknya.
"Aku punya rencana. Jadi jangan berkecil hati dan bersiaplah.ucap Permana
Zaina mengerti.
__ADS_1
Apakah rencana Permana???