
Zaina keluar dari kamarnya sambil minum secangkir minumannya. Ia masih memakai Baju tidurnya. Di koridor,, ia papasan dengan Kepala Pelayan dan seorang wanita. Kepala Pelayan memberitahu Zaina kalau wanita itu adalah kurator dan manajer Galeri Winta . Kepala Pelayan juga mengenalkan Zaina pada wanita itu.
" Menurutmu bagaimana Nyonya Winta mengelola galerinya?
"Tentu saja, sempurna." jawab wanita itu.
Zaina mengangguk2, lalu beranjak pergi.
Wanita itu lantas pergi menemui Winta .
"Aku tahu kau sangat sibuk, jadi kenapa kau ke sini?ucap Winta
"Bahkan jika aku sibuk, tapi aku harus mengantar hadiah."
"Hadiah? Apa seperti yang kupikirkan?" Winta antusias.
"Ya. Kami akhirnya dihubungi sebuah galeri di Amerika Serikat untuk mengadakan pameran karya WP."
"Sungguh? Itu luar biasa!" ucap Winta .
"Anda pasti kesulitan bekerja sebagai WP, berurusan dengan klien kecil. Sudah 15 tahun sejak Nyonya Zahra meninggal. Anda harus mengungkapkan siapa diri anda sekarang."
"Kita punya cukup banyak karya seni untuk itu, bukan?" tanya Winta .
"Nyonya Zahra sangat perfeksionis, jadi ada yang dia tidak ungkapkan kepada publik bahkan setelah menyelesaikannya. Jadi jangan khawatir. Tidak ada yang akan mengenali itu karyanya."
"Baiklah. Aku mengandalkanmu."
"Oh, aku bertemu seseorang beberapa saat lalu. Zaina adalah putri Nyonya Zahra, bukan?"
"Ya. Sejak dia kembali dari Amerika Serikat, aku jarang ke galeri. Dengan sengaja."
"Anda harus berhati-hati."
Di kamarnya, Raisya sedang berdandan. Lalu sebuah pesan masuk ke ponselnya.
"Aku sudah sampai. Cepatlah! Aku merindukanmu"
Raisya senang dan langsung pergi.
"Anda akan memberiku komisi dan sumbangan untuk galeri, kan?" tanya wanita itu ke Winta .
"Tentu saja!" jawab Winta .
Raisya kemudian datang meminta izin kepada Winta.
"Kau akan pergi?. tanya Winta
__ADS_1
"Ya. Aku akan menghadiri konser setelah kelas memasak, jadi, aku akan pulang sedikit terlambat.
"Sungguh? Nikmatilah.
Raisya lantas pamit.
Wanita kurator itu memuji Raisya .
"Menantu anda sangat elegan."
"Dia dari keluarga terhormat, jadi tentu saja dia berkelas."
Di koridor, Raisya yg berjalan sambil menatap ponselnya, bertemu Tasya .
"Direktur Irma ingin bertemu denganmu.
"Aku? Kenapa? Aku punya rencana malam ini.
"Kusarankan kau menundanya.
Tasya mengantarkan Raisya ke ruangan Irma .
"Kenapa kau ingin bertemu denganku?
"Kau suka Vivaldi?
"Ya, tentu. Dia memiliki sejarah yang menarik. Menjelang akhir hidupnya, dia berselingkuh dengan muridnya dan dia melarikan diri ke Austria.
"Kenapa kau ingin bertemu denganku?
"Suamimu telah menjadi pewaris resmi sekarang. Apa yang akan kau lakukan dengan perceraiannya?
"Aku tetap akan menceraikannya.
"Berapa yang kau mau?
"Setidaknya aku harus mendapatkan 10 persen dari aset suamiku.
"Kau serius? Itu lebih dari 100 miliar .
"Bukankah aku pantas mendapatkannya?
"Jadi itu yang kau pikirkan.
"Aku sudah mengatakan pendapatku, jadi, aku akan pergi sekarang.
Raisya berdiri.
__ADS_1
"Aku punya rencana hari ini.
"Kau akan kemana setelah perceraiannya?
"Entahlah.
Raisya beranjak pergi.
Begitu Raisya pergi,, Irma langsung menemui anggotanya. Ia memberikan semua anggotanya, kecuali Bagas , tugas. Tasya diberi tugas memeriksa jadwal Arif dan Zean hari itu. Hani disuruh mencari tahu dimana Winta . Ray disuruh mencari tahu dimana Raisya ..
"Suruh Raisya pulang pukul 7 malam.
Irma menanyakan soal keluarga Raisya ke Farel .
"Setelah menyelidiki anggota keluarganya yang berada di bidang hukum atau akademisi, mereka tidak akan menjadi masalah dan aku menghentikan pengacara keluarganya jadi, anda tidak perlu khawatir.
" Bagus. Cetak ganti rugi perceraian Raisya .
Dan Ray disuruh memastikan Winta pulang tepat waktu.
Irma lalu melirik Bagas .
"Mari kita akhiri pasangan menikah tanpa cinta hari ini.
Tasya datang, melaporkan pada Irma , bahwa Arif sedang dalam perjalanan pulang dan Zean menemui investor Arab.
"Nyonya Winta baru tiba di rumah. Dia tidak memiliki rencana lain hari ini.ucap Fare
"Aku juga sudah menghubungi Nyonya Raisya.
Farel memberikan berkas gugatan perceraian mereka.
"Cetak versi lainnya.
Malam pun akhirnya tiba. Raisya disidang oleh Arif , Wint , Zean dan Irma .
"Sebagai menantu keluarga WP, kau gagal melakukan tugasmu.ucap Arif
"Kudengar kau menuntut 10 persen dari aset Zean sebagai tunjangan. Kami menghabiskan miliaran untuk keluargamu setelah kalian menikah.ucap Winta
"Ini bukan masalah uang. Ini tentang kepercayaan.ucap Arif
"Ayah, Ibu... Aku tidak tahu apa yang kalian bicarakan.ucap Raisya
Irma memperlihatkan foto-foto kemesraan Raisya dan si pria chef.
"Kau memamerkan bagaimana kau bisa memasak masakan Italia setiap akhir pekan. Kudengar itu adalah hasil dari perselingkuhanmu.ucap Winta
__ADS_1
"Kami juga memiliki pengakuan dari pria yang berselingkuh denganmu.ucap Irma
Raisya syok.