
Episode ini dibuka dengan hakim yang menjatuhkan vonis seumur hidup pada wanita yang menjadi tersangka pembunuhan Nyonya Zahra.
Sontak wanita itu kaget, seumur hidup?
Wanita itu lantas berkata pada hakim, bahwa ia tidak membunuh siapapun.
Wanita itu kemudian menoleh ke belakang, menatap Irma yang duduk di kursi penonton.
"Nyonya Irma, ini tidak benar! nyonya Irma. , ini tidak benar. Ini bukan apa yang kau janjikan!"
Irma lantas menatap Jaksa Andi yang juga sedang menatap ke arahnya. Irma mengangguk pada Jaksa Andi.
Bagas kecil menangis dan berteriak memanggil wanita itu dengan panggilan 'ibu'.
"Kenzo , bukan ibu!" teriak wanita itu pada Bagas yang dipegangi kakaknya.
Kemudian terdengar narasi.
"15 tahun yang lalu, seorang anak laki-laki kehilangan ibunya karena kasus pembunuhan."
Narasi kembali terdengar ketika Zaina berjalan menuju mobil mengikuti Irma .
Keluarganya yang mengantarnya keluar, hanya melihatnya dengan dingin. Zaina menoleh ke belakang, melihat keluarganya.
"Gadis yang kehilangan ibunya karena pembunuhan dikirim ke Amerika seolah-olah diusir oleh keluarganya."
Sekarang, Zaina dan Irma sedang di perjalanan. Zaina tanya, haruskah ia pergi? Irma berkata, kepergian Zaina adalah yang terbaik untuk semua orang.
Zaina lalu meminta Irma menghentikan mobil sejenak. Setelah mobil berhenti, Zaina langsung turun dan berlari ke pinggir jalan dan muntah.
Irma yang melihat itu di mobil, pun turun dari mobil dan mendekati Zaina . Zaina kemudian menangis menatap Irma .
"Tidak bisakah aku tinggal disini? Biarkan aku disini bersama kakekku.
Irma lantas memeluk Zaina . Tangis Zaina semakin kencang dalam pelukan Irma .
Kini, Irma dan Zaina sudah tiba di bandara.
Narasi kembali terdengar.
"Satu-satunya orang yang dipercayai gadis itu pada saat itu ..."
Zaina tanya, apa ia benar-benar bisa kembali nanti.
Irma mengangguk dan berjanji Zaina bisa pulang nanti.
Zaina lalu memberikan bed namanya pada Irma dan meminta Irma mengembalikannya saat ia kembali nanti.
Setelah melihat Zaina masuk ke ruang tunggu Irma pun beranjak pergi sambil bicara di telepon dengan seseorang.
"Kirim dia ke sekolah swasta yang tidak memiliki orang Indonesia. Pastikan dia tidak bisa menghubungi di sini dan mengambil paspornya juga. Nona Zaina tidak akan pernah kembali ke indonesia.
Lanjutan narasi kembali terdengar.
"Tapi Irma mengingkari janjinya. Dan gadis itu sudah cukup besar untuk bertarung dengannya."
Selesai bicara di telepon, Irma membuang bed nama Zaina ke tempat sampah.
«««»»»
Zaina ditangkap orang-orang kejaksaan dengan tuduhan penggunaan narkoba. Melihat itu, Nada pun tak tinggal diam dan langsung memotret Zaina . Saat Zaina ditarik masuk ke mobil kejaksaan, Nada mendekat dan mengambil gambarnya.
Zaina terus menyangkal bahwa dirinya tak menggunakan obat-obatan terlarang.
Bagas yang terkejut dengan penangkapan Zaina , akhirnya bisa menguasai diri dan langsung berlari ke mobil kejaksaan.
"Zaina ! Jangan katakan apapun! Mengerti!" ucap Bagas
Mobil polisi pun pergi.
Bagas lalu melihat Nada . Ia mendekati Nada .
"Kau siapa?
"Aku dari Newspatc. Aku sedang membuat cerita tentang Nona Zaina. Ada yang salah?
Mendengar itu, Bagas panik dan langsung pergi.
Nada terus menatap Bagas dan memikirkan sesuatu.
Sambil melajukan mobilnya, Bagas menghubungi Irma .
Bagas memberitahu bahwa Zaina ditangkap dan dituduh menggunakan narkoba.
"Dan seorang reporter dari Newspatc memotretnya.
Irma pura-pura terkejut.
Bagas lebih lanjut menjelaskan bahwa yang menangkap Zaina bukan polisi tapi kejaksaan.
"Aku sedang dalam perjalanan ke Kantor Distrik XX sekarang.
"Cari tahu apa yang terjadi dan segera laporkan padaku.ucap Irma
Nada langsung kembali ke kantornya dan menunjukkan foto2 Zaina yang ditangkap pada Keanu .
Keanu senang. Ia bilang, penangkapan Zaina adalah cerita yang berharga.
"Aku mempertaruhkan nyawaku untuk mendapatkan kesempatan ini. Aku benar-benar luar biasa jika aku mengatakannya sendiri.ucap Nada
__ADS_1
"Luar biasa? Tidak, kau sangat, sangat, sangat, sangat luar biasa. Terus cari tahu apa yang terjadi di kejaksaan.
"Kita harus mengunggah artikel terlebih dahulu.
"Tidak. Yang kita hadapi ini WP Grup. Jika kita mengunggah artikel dan ternyata dia tidak bersalah, kita mungkin akan terkena dampaknya. Kisah Zaina mengejutkan tapi berbahaya. Kita sudah memiliki berita eksklusif jadi mari kita rilis setelah kita melihat bagaimana kejaksaan bergerak.
Keanu dan Nada lantas melakukan 'high five' mereka.
Keanu pun kembali melihat foto itu.
"Nona Zaina, perang akan dimulai sekarang.
Tim TAP langsung menggelar rapat. Farel bilang, Andra lah yang akan menangani kasus Zaina seperti yang telah mereka rencanakan.
"Aku pikir mereka telah memutuskan untuk menangani kasus ini saat dia ditahan.
Irma lalu minta Farel membungkam Newspatc dulu. Farel mengerti.
"Tujuan Jaksa Penuntut Andra adalah untuk melemahkannya jadi tentu saja dia akan menahannya. Tapi maksimal 6 bulan. Kita hanya perlu mengurus saham sebelum itu.
Irma kemudian tanya, apa yang terjadi dengan ruang terbuka hijau di XX.
"Karena itu diharapkan menjadi ibu kota, ada banyak perusahaan yang terlibat. Aku pikir kita harus mengurusnya melalui Menteri Wilayah.
"Tapi Menteri agak pilih-pilih. Dia sangat jujur sehingga tidak ada lobi kita yang melewatinya. ucap Tasya
"Jadi apa kesimpulannya?ucap Irma
"Kami berhasil membuat rencana makan malam dengannya.ucap Tasya
"Kerja bagus. Tapi tempat untuk makan malam....
"Biar aku yang urus.ucap Farel
"Mari kita bahas itu. Aku akan makan malam dengan Menteri dan mengurus greenbelt. Kau hentikan Newspatc merilis berita.
" Baik.
"Kau dapat menghentikan Jaksa Penuntut untuk menyelidiki.
"Baik.ucap tasya
Farel dan Andra bertemu di klub. Farel tanya, apa Andra akan menahan Zaina .
"Aku harus mengikuti aturan. Buktinya terlalu jelas.ucap Andra
"Tentu saja. Kau harus mengikuti aturan.ucap Farel
Farel lantas meminta imbalan atas penangkapan Zaina itu.
"Kau memberiku Zaina agar aku berhenti menyelidiki WP Grup?
"Zaina adalah masalah besar, jadi aku harus berterima kasih padamu karena mendapatkannya.
Andra masuk ke ruang interogasi tempat Zaina ditahan.
"Kerja bagus, kau bisa pergi dan jangan biarkan siapapun masuk." ucapnya pada asistennya yang menjaga Zaina selama ia pergi.
Zaina terkejut melihat Andra .
Sementara Andra tersenyum puas menatap Zaina .
"Kau Zaina , kan? Apa kau menerima tuduhan penggunaan obat terlarang?
"Apa yang kau lakukan di sini?
Andra pun mematikan alat perekam.
"Tentu saja seorang jaksa penuntut berada di kantor penuntutan. Dan apa yang kau lakukan di sini? Apakah obat hanya aksesori untuk dewi kaya yang tak tersentuh dan elegan?
"Aku yakin kau sudah melihatnya. Kau tahu lebih baik daripada siapa pun bahwa aku tidak menggunakan narkoba. Saya ingin tahu mengapa kau dari semua orang, bertanggung jawab atas kasus ini
"Ya, akulah yang menuntut sebagian besar kejahatan narkoba dari banyak jaksa elit. Tentu saja masuk akal bahwa itu ditugaskan kepadaku. Itu mengikuti aturan. Meskipun kau mungkin tidak tahu banyak tentang itu. Aku akan menyelidikimu sesuai aturan.
"Tapi sayang sekali aku tidak bersalah.
Andra marah mendengarnya, Zaina ! Pengadilan mengutamakan bukti. Jaksa sudah memiliki bukti. Jika kau pikir itu salah, maka buktikan.
Andra lalu menyalakan kembali alat perekam dan berkata, mereka akan melakukan tes urin.
Bagas yang berdiri diluar kesal karena tidak diizinkan masuk. Ia bilang, akan mengajukan keluhan resmi soal itu.
"Jaksa mengatakan dia harus berbicara dengannya secara pribadi. Kau hanya perlu menunggu sebentar."
Andra lalu keluar dan asistennya mengenalkan Bagas sebagai pengacara Zaina.
Bagas hendak memberikan kartu namanya tapi Andra malah menghinanya.
"Kau pasti sibuk membersihkan kekacauan untuk orang kaya. Nah, pengacara perlu mencari nafkah juga.ucap Andra
Andra lalu menyuruh Bagas masuk. Bagas masuk. Andra tersenyum sinis melihatnya
Bagas masuk. Zaina sedikit tersenyum melihat Bagas datang.
"Kau tidak mengatakan apa-apa, bukan? Apakah kau mengakuinya?ucap bagas
"Akui apa?
"Narkoba adalah kejahatan serius di negara kita. Ini berbeda dari Amerika.
__ADS_1
"Jadi kau berpikir aku menggunakan narkoba?
"Jadi tidak?
Zaina marah, bisa-bisanya kau berpikir aku bersalah!
Asisten Andra datang meminta sampel urin Zaina .
Zaina berdiri. Ia menatap Bagas dengan kesal, lalu pergi.
Asisten Andra memberikan wadah cangkir pada Zaina . Zaina hendak masuk ke bilik toilet, tapi kemudian ia berhenti melangkah dan menatap asisten Andra .
"Kau tidak akan pergi?
"Ini peraturannya.
Zaina kesal.
Zaina lalu minta izin mencuci muka. Asisten Andra mengangguk.
Zaina beranjak ke wastafel. Ia melepas pita dan mantelnya, lalu menenangkan dirinya sejenak.
Zaina lalu kembali ke ruang interogasi.
"Katakanlah kau mengatakan yang sebenarnya. Tapi mereka menemukan bukti di tempat kejadian.ucap Bagas
"Sudah diatur.jawab Zaina
"Diatur? Oleh siapa?
"Jaksa Andra
"Kenapa dia melakukan itu?
"Karena aku melukai harga dirinya.
"Katakanlah itu mungkin begitu. Tapi kapan Tuan Andra memasukkan ganja ke dalam tasmu?
"Bagaimana jika TAP terlibat?
Bagas terdiam.
Irma menemui Arif . Arif terkejut mendengar Zaina menggunakan narkoba.
Winta yang sedang menatap casso, tanya, bagaimana bisa Irma menghentikan gadis liar macam Zaina .
Arif lalu menyuruh Irma membebaskan Zaina .
"Tidak bisa. Jaksa yang bertugas adalah Andra.
"Itu bagus. Apa masalahnya?
"Aku minta maaf karena memberi tahu kau soal ini tetapi Jaksa Andra sedang menyelidiki WP Grup.
Arif kaget, apa? Lalu marah, beraninya dia! Memangnya dia pikir dia siapa?
Winta lantas duduk, bersama mereka.
Arif lalu menyuruh Irma menghubungi Jaksa Distrik.
"Kita hidup di waktu yang berbeda. Kita membutuhkan strategi baru. Aku pikir dia melukai harga diri Tuan Andra pada kencan buta mereka. Masalahnya akan teratasi jika kita mengelus egonya.
Arif kaget, jadi kau sengaja menjebak Zaina ?
"Dia sengaja melukai harga dirinya untuk menyerang grup kita. Ini akan menjadi pengalaman belajar yang baik baginya.ucap Irma
"Aku yakin dia tidak akan masuk penjara. Nona Irma akan mengurusnya sebelum itu terjadi.ucap Winta
"Bagaimanapun, pastikan tidak ada kata-kata yang keluar tentang ini.ucap Arif
Irma mengerti, lalu beranjak pergi.
Irma berjalan menuju mobilnya sambil menghubungi Tasya . Ia menyuruh Tasya bergerak sekarang.
Tasya yang ditemani Pak Farel mendatangi Keanu yang lagi asyik menikmati makanan di restoran kecil.
"Lihat, siapa ini. Apa yang kau lakukan di tempat kumuh seperti ini? Kau tidak suka karena kau terlalu berkelas.ucap Keanu
"Aku masih tidak menyukainya. Orang tidak berubah.ucap Tasya
"Seorang foodie kesepian sedang menikmati makanannya.
Tasya melirik Farel . Dan Farel pun langsung meletakkan sebuah amplop di meja.
"Aku sudah sering melihat ini di film.ucap Keanu
farel menyuruh Keanu membuka amplop itu.
Keanu mengintipnya lalu tanya, apa mereka mencoba menyuapnya?
"Tidak cukup?tanya Tasya
"Maaf membuatmu salah paham. Pergi dan beri tahu atasanmu. Katakan padanya bahwa aku akan memasang foto Zaina permana yang cantik di halaman utama sehingga mereka tidak perlu khawatir.
Tasya sontak kesal.
Keanu lantas melemparkan amplop itu ke meja dan beranjak pergi.
Farel mau mengejar Keanu tapi dihentikan Tasya . Tasya lantas berdiri disamping Farel .
__ADS_1
"Jangan terlibat. Biar aku yang mengurusnya.