
Di episode sebelumnya ~~Zaina bebas dinyatakan karena terbukti bersih dari narkoba Bagas bersender di pintu mobil, menunggu Zaina keluar. Tak lama ,, Zaina keluar dan tersenyum melihat Bagas .Bagas lantas menghampiri Bagas dan tanya Zaina mau kemana.Zaina pun mengajaknya ke hotel.
Zaina bilang hotel adalah tempat terbaik untuk saat ini.
Cerita berpindah ke masa lalu.
flashback...
Dimana Permana kirim kabar ke Irma rencananya membuat Zaina mewarisi WP.Irma sontak kaget mendengarnya.
Permana lantas meminta bantuan Irma membantu Zaina memimpin WP.
Irma tak setuju, ia beralasan, Zaina masih terlalu muda untuk mewarisi WP.
Lantas Irma meminta Permana untuk menunggu sedikit lebih lama sebelum membuat keputusan.
Permana tetap pada keputusannya. Kata-kata, Zaina anak yang cerdas dan percaya Zaina adalah sosok yang tepat untuk memimpin WP.
"Saat ini, WP Grup membutuhkan stabilitas alih-alih perubahan. Harap pertimbangkan kembali keputusan anda.ucap Irma
Permana lantas membuka lacinya ,, lalu mengambil dokumen wasiatnya dan memberikannya ke Irma .
"Aku sudah membuat keputusan. Pengacara Ilham yang menyatakan bahwa aku mewariskan sahamku kepada Zaina . Lihat dan periksa apa itu sudah benar dan tidak ada masalah. Inilah yang perlu kau lakukan.
Irma mengantarkan Permana ke mobil. Seorang staf membukakan pintu mobil untuk Permana .Irmaa dan para staff kemudian membungkuk sebagai tanda hormat, ketika mobil Permana mulai melaju.
Sopir tanya, apa Irma bisa mereka percaya?
"Kau tidak bisa menempatkan semua telur dalam satu wadah. Pengacara Irma bukan satu-satunya yang aku andalkan.
Permana lalu meminta sopir mengantarkannya ke villa, tempat Zaina dan Nyonya Zahra tinggal.
Narasi terdengar.
"Pimpinan Permana yang berhati-hati. Tetapi ada telur busuk di antara telur-telur yang telah ia pilih.
Sebuah truk melaju kencang ke arah mobil Permana . Cahaya yang berasal dari lampu depan truk, membuat mata sopir dan Permana silau.
Truk itu terus melaju, lalu, tak lama, truk itu menabrak mobil Permana dengan sengaja dan saluran mobil Permana jatuh ke jurang.
Truk itu kemudian pergi, meninggalkan mobil Permana di jurang.
Sopir Permana tewas di tempat dengan mata terbelalak.
Sementara Permana selamat. Ia sempat diatur sebelum akhirnya sadar.
Usai Kecelakaan Permana , Irma menemui Arif dan memberikan surat wasiat Permana ke Arif .Arif tanya, kenapa Irma memberikan surat wasiat padanya.
"Keputusan untuk WP Grup seharusnya tidak mengungkapkan emosi pribadi.ucap Irma
"Untungnya, kami menyatakan sama. Kudengar pengemudinya mabuk. Kecelakaan itu kebetulan?tanya Arif
"Berpikirlah sesuai kemauanmu.
Arif kemudian tertawa.
"Kuharap kau akan lebih mencintai WP mulai sekarang. Kau suka lantai berapa?
"Aku akan menggunakan lantai yang sama sepertimu, Pimpinan Arif.
Di meja Permana , papan nama mulai berubah. Dari yang tadinya CEO Permana menjadi CEO Arif permana .
Besok paginya, Irma datang ke kantor TAP bersama Arif .
Mereka sama2 menuju ke lantai 40.
Setibanya di lantai 40, Ariff membukakan pintu sebuah ruangan untuk Irma .
Irma pun masuk dan melihat-lihat ruangan itu.
__ADS_1
Arif kemudian pergi.
Irma mulai duduk di depan mejanya.
Di meja, terlihat papan nama bertuliskan, "Direktur Irma".
Narasi pun kembali terdengar.
"Komandan WP Grup, pencipta raja, diawali seperti itu, dengan pengkhianatan.
flashback off...
Kembali ke cerita Zaina yang mengajak Bagas ke hotel. Zaina menyetir gila-gilaan.Bagas yang duduk di sebelah Zaina , tegang.
"A-apa ... Ada apa denganmu? Hei, hei! Ada mobil di depanmu! Itu lampu merah! Berhenti, berhenti, berhenti!
Bagas terus berteriak ketakutan sepanjang Zaina menyetir.
Mereka kemudian tiba di 'Hotel XX.Zaina langsung turun dari mobil sementara Bagas sedang menenangkan diri, masih syok karena Zaina ngebut tadi.
Zaina lantas mengetuk kaca mobil, memerintahkan Bagas turun.
Petugas resepsionis tersenyum menggoda sambil menatap Zaina dan Bagas . Ia salah faham, mengira Zaina dan Bagas memesan kamar untuk berbuat mesum.
"Selamat bersenang-senang." ucap si petugas ,, lalu memberikan kunci kamar Zaina .
Zaina mengambil kuncinya dan berjalan menuju lift.Bagas meminta izin si petugas resepsionis tidak ada macam-macam. Tapi petugas itu terus saja tersenyum dan tidak percaya omongan Bagas kalau mereka mesan kamar bukan untuk melakukan sesuatu seperti yang ada di dalam fikirannya.
Bagas mau ikut masuk ke lift, tapi Zaina menghentikannya .
Zaina memberikan kartu kreditnya ke Bagas dan menyuruh Bagas membelikannya pakaian dalam untuk berganti.
Bagas kaget, apa?
"Cepat!teriak Zaina
Bagas mengambil kartu kredit Zaina .
Bagas protes, tapi pintu lift sudah keburu tertutup.
Terpaksa lah Bagas pergi ke toko yang menjual pakaian dalam wanita. Penjual malah mencecarnya dengan beberapa pertanyaan dengan antusiasme wajah.
"Jadi, sudah berapa lama kalian saling kenal?"
"Aku tidak yakin sudah berapa lama. Sudah sekitar satu bulan."
"Apa dia cantik? Bagaimana dengan tubuhnya?"
"Ya. Dia memang cantik, tapi temperamennya buruk. Tapi kenapa kau bertanya?"
"Aku perlu tahu gayanya untuk menyarankan sesuatu. Aku bukan orang yang hanya menjual barang! Aku seorang profesional yang menjual pakaian dalam selama 20 tahun."
"Kami tidak seperti itu. Beri aku apa saja. Yang cocok dipakai gadis jahat dengan temperamen buruk."
"Kurasa tipe idealmu adalah gadis nakal! Kalau begitu ..."
Si penjual lantas menunjukkan sebuah bra.
"Ini luar biasa, bukan?
" Kurasa kau memang profesional selama 20 tahun. "
Bagas lantas masuk ke kamar hotel dan meletakkan pesanan Zaina di atas meja.
Bagas lalu menunggu Zaina di depan mobil. Tak lama, Zaina datang dan Bagas langsung membukakan pintu mobil.
Petugas resepsionis ikut mengantarkan mereka. Dia yang masih salah faham, terus tersenyum ke arah mereka.
Gantian Bagas yang menyetir.
__ADS_1
Zaina lalu menurunkan kaca mobilnya dan tersenyum kepada si petugas resepsionis sambil melambaikan.
"Sudah berapa lama kau tidak mandi?
"Aku tidak mandi sejak masuk penjara.
"Kau bisa menggunakan kamar mandi bersama.
"Aku tidak bisa mandi bercampur dengan orang lain. Di sana hanya ada air dingin ditambah lagi. Aku lebih memilih untuk tidak mandi.
"Jadi, kau lebih suka bau dan mengganggu orang lain?
"Aku lah orang yang pernah masuk penjara. Kau belum pernah ke sana, jadi, diam saja.
Zaina memelototi Bagas .
"Kau selalu bisa membalikkan apa pun.
"Melihat bagaimana aku dibebaskan, kau pasti memiliki bukti kuat yang bahkan tidak bisa Jaksa Andra sangkal. Bagaimana kau menemukannya?
"Tak ada komentar.
Telepon mobil Bagas lantas berdering.
Telepon dari Irma , yang marah2 dan menyuruh Bagas segera ke kantor.
"Direktur Irma pasti sangat kesal karena semua berjalan tidak sesuai rencananya.
"Aku mungkin kehilangan pekerjaanku.
"Seharusnya aku tetap di penjara, tapi kau mengeluarkanku tanpa izin. Jadi TAP akan mengusirmu pergi. Maafkan aku.
"Aku tidak tahu kalau kau tahu caranya meminta maaf.
"Turunkan aku di rumah sakit.
Begitu sampai di kantor, Irma langsung memecat Bagas.Irma lantas tanya, apa ada yang mau Bagas katakan?
"Aku tidak bisa menerimanya.
"Sungguh? Kenapa?
"Sebagai Pengacara, aku percaya bahwa siapa pun yang tidak seharusnya tidak masuk penjara, bukan hanya berlaku pada Nona Zaina . Dan aku hanya bertindak berdasarkan apa yang aku yakini.
"Begitukah? Why you are Pengacara?
Bagas terkejut dengan pertanyaan Irma Tapi kemudian ia menjelaskan alasan kenapa ia menjadi Pengacara. Tentu saja bukan alasan yang sebenarnya. Bagas bilang, itu karena pernah ditipu pemilik toko dan agen real estate sebelumnya, sampai diusir dan kehilangan depositnya.
"Aku merasa sangat marah ketika itu terjadi.
"Jadi kau menjadi Pengacara untuk melawan ketidakadilan? Kau seorang idealis.
"apa? Kami hampir menjadi tunawisma. Setelah itu, untuk menghindari menjadi korban ketidakadilan dan hidup bahagia, maka aku ingin menjadi Pengacara, jadi, aku bukan seorang idealis.
"Kau benar. Tapi Pengacara yang idealis tidak punya tempat di dunia ini. Ada tiga cara Pengacara bisa memecahkan masalah. Cara yang baik. Cara yang buruk. Dan cara TAP. Kau Pengacara atau karyawan TAP?
"Aku Pengacara di TAP.
"Karyawan TAP harus mengikuti aturan TAP. TAP memutuskan untuk meninggalkan Nona Zaina .
"Aku mungkin seorang karyawan TAP, tapi aku tidak ingin dipecat sebagai Pengacara Nona Zaina . Karena aku tidak idealis. Aku tidak tahu apakah aku harus setia kepada Nona Zaina atau TAP terlebih dahulu. Posisiku agak tidak jelas.
"Kau benar. Kau bekerja dengan baik untuk mengeluarkan Nona Zaina . Aku akan membatalkan pemecatanmu. Posisimu secara alami akan menjadi lebih seiring dengan waktu. Sampai kau diberi perintah, tolong terus bantu Nona Zaina dengan baik.
Sontak, keputusan Irma membatalkan pemecetan Bagas , membuat Tasya,Farel,Hani dan Ray kaget.
"tidak ini Rencana kita mungkin karena Nona Zaina dibebaskan.ucap tasya
"Jika kita tidak mengambil keputusan terlebih dahulu, ini mungkin lagi.ucap Ray
__ADS_1
"Pengacara Bagas membuktikan bahwa Nona Zaina tidak melayani. Berkat dia, kita bisa mengatasi Jaksa Andra. Bukankah TAP terbuka bagi orang yang cukup kompeten?
Irma menyuruh karyawannya kembali bekerja dan beranjak pergi.