Keluarga Yang Anggun

Keluarga Yang Anggun
Episode 29


__ADS_3

Zaina dan kakeknya makan siang berdua di sebuah restoran cepat saji. Di belakang, dua pengawal berdiri, menunggui mereka.


"Apa rasanya lezat?. tanya Permana


"Ya, rasanya bahkan lebih enak karena aku di sini bersama Kakek.


Permana tertawa mendengarnya.


Zaina lalu berkata, bahwa ia tak dibolehin makan burger oleh ibunya.


Permana lantas mengatakan, bahwa Zaina boleh melakukan apapun yang Zaina mau hari itu.


Zaina girang, sungguh?


"Tentu saja. Apa yang ingin kau lakukan?


"Teman-temanku pergi ke pertandingan sepak bola bersama ayah mereka.


Permana lalu mengambil sisa makanan Zaina yang jatuh ke nampan dan memakannya.


"Kakek, itu kotor.


"Tidak. Sisa makananmu tidak kotor. Tidak apa-apa.


Zaina tertawa mendengarnya.


"Apa kau ingin pergi ke lapangan sepak bola bersama Kakek?


"Sungguh?


"Kalau begitu, ayo pergi sekarang!


"Baiklah! Aku akan membersihkannya.


Zaina berdiri, membawa peralatan bekas makannya. Melihat itu, para pengawal langsung mengambil nampan dari tangan Zaina


Permana kemudian melihat tali sepatu Zaina yang lepas dan bergegas menalikannya.


"Biar saya saja, Pak." ucap pengawal.


"Tidak apa-apa." jawab Permana.


"Untuk seorang gadis yang tidak bisa hidup dengan ayahnya, kakeknya lebih dari sekadar figur ayah baginya.


Irma datang dan terkejut melihat Permana menalikan sepatu Zaina.


Flasback....


Permana pergi menemui Nyonya Zahra.


"Kau pasti kesulitan membesarkan Zaina tanpa ayahnya.

__ADS_1


"Zaina adalah anak yang sangat cerdas dan baik hati.


"Kau adalah nyonya rumah yang sah. Sudah waktunya bagimu untuk pindah ke rumah utama.


Arif, Winta, Rayhan dan Zean sudah berkumpul di meja makan, menunggu kedatangan Permana . Dari wajah-wajah mereka yg terlihat tegang dan kesal, sepertinya mereka tahu Zaina dan Nyonya Zahra akan mulai tinggal bersama mereka hari itu.


Tak lama, Permana datang bersama Nyonya Zahra dan Zaina .


"Istri sah dari Keluarga Permana adalah ibu Zaina . Pulanglah kembali ke rumah dengan Zaina sekarang.ucap Permana


"Ya, Ayah.jawab Zahra


Permana lantas memanggil Winta dan menyuruh Winta pindah.


Winta protes, ayah!


Nyonya Zahra justru tersenyum.


Permana kemudian menatap Zaina .


"Zaina, kau harus kembali ke rumah dan menerima pendidikan yang layak sebagai ahli waris.


"Kakek! Kurasa itu akan membosankan." ucap Zaina manja.


"Ayah, kita sudah memiliki seorang putra yang merupakan pewarisnya. Jadi kenapa Zaina...?tanya Arif


"Berhentilah berpikiran kuno! Gender bukan masalah! Di matamu, apakah keduanya cocok untuk menjadi ahli waris?. ucap Arif


Arif terdiam.


Di depan ruang makan, Irma berdiri dan mendengar semuanya.


"Mengasihi satu orang lebih dari yang lain menyebabkan kecemburuan, penghinaan, dan kemarahan."


Sekarang, Permana bicara dengan Irma di ruangannya.


"Sepertinya Anda sangat menyukai Nona Zaina , Pak.ucap Irma


"Dia anak yang istimewa. Dia adalah pilar Keluarga Permana. Aku akan menyiapkan Zaina untuk menjadi pemimpin yang akan memimpin WP Grup kita. Kau wanita, tapi kau juga hidup seperti pria, bukan?. ucap Permana


"WP Construction saat ini berusaha mendapatkan kontrak konstruksi besar di Timur Tengah.


"Lalu?


"Pihak lain berencana untuk menyetujui dengan syarat bahwa  Direktur Arif permana yang menjadi CEO. Selain itu, semua orang di WP Grup percaya bahwa Direktur Permana adalah CEO berikutnya. Jadi jika Anda tiba-tiba mengumumkan bahwa Nona Zaina akan menjadi ahli waris, maka itu bisa menjadi pukulan bagi pertumbuhan WP Grup.


"Kekhawatiran yang tidak berdasar.


"Pimpinan!


"Aku sudah memutuskan.

__ADS_1


Irma kesal.


"Tekad Pimpinan Senior untuk tidak kehilangan sesuatu yang berharga baginya. Dan pengkhianatan Direktur Irma. Mungkin begitulah tragedi di Keluarga Permana dimulai.


flasback off...


Zaina di stop polisi yang sedang melakukan razia. Polisi bilang, akan melakukan tes kesadaran. Dan hasilnya, Zaina mabuk.


Zaina jelas kaget, ia mau menjelaskan kalau ia tidak mabuk tapi kemudian ia meyadari sesuatu dan tersenyum kesal.


Zaina pun berakhir di kantor polisi. Bagas kemudian datang dan mengenalkan dirinya sebagai pengacara Zaina. Bagas kemudian menjelaskan, bahwa Zaina memakai SIM sementara.


"Ya, jadi dia tidak mengemudi tanpa SIM. Tapi selagi menunggu suspensi SIM-nya karena mengemudi sambil mabuk." ucap Polisi


Bagas kaget, dia mengemudi sambil mabuk lagi?


"Kau tahu itu dua kali pelanggaran, bukan?"ucap Bagas


"Ya, aku yakin ada kesalahpahaman..."ucap Zaina


"Tolong panggilkan dokter. Aku akan membuktikannya. Aku punya penyakit."


Mendengar itu,, Bagas pun langsung mengajak Zaina bicara empat mata.


Bagas dan Zaina bicara di ruang interogasi. Bagas pun mengaku,Ia bilang, teringat saat mereka pertama kali dulu bertemu di kantor polisi dan karena kasus yang sama. Zaina tanya, kenapa Bagas tidak marah dan tidak tanya ia mabuk apa tidak?


"Apa kau sungguh minum?


"Kulihat sudah ada artikel tentang aku mengemudi sambil mabuk. Seolah-olah seseorang sedang menunggunya. Menurutmu kenapa mereka tiba-tiba mendirikan pos pemeriksaan tes kesadaran pagi ini? Dan juga tepat di depan rumahku. Bagaimana wartawan tahu soal aku mengemudi sambil mabuk sebelum kau?


"Jadi, maksudmu seseorang menjebakmu sehingga kau tidak dapat menghadiri pertemuan?


"Menurutmu siapa yang melakukan itu?


"TAP?


"Aku punya penyakit yang disebut sindrom auto-brewery.


"Sindrom auto-brewery?


"Ya. Ini adalah penyakit di mana karbohidrat yang kumakan berubah menjadi alkohol.


"Ada penyakit seperti itu?


"Itu bukan penyakit yang mematikan. Aku mulai mengetahuinya tahun lalu. Aku sempat dirawat di Amerika Serikat. Tetapi karena aku harus bergegas kembali ke indonesia, aku tidak bisa membawa obatku. Aku juga tidak bisa pergi ke rumah sakit di sini karena aku takut TAP akan mengetahuinya.


"Lalu menyetir sambil mabuk sebelumnya... Apa itu juga karena kondisimu?


"Ya.


Flashback.....

__ADS_1


Ketika Zaina merebut roti yang baru saja dibeli staff WP. Ia memakannya, sebelum ia menyetir dengan kencang dan menabrak mobil polisi yang hendak membawa tahanan .


Flashback Off....


__ADS_2