
Ratih terkejut melihat Bagas datang dengan Zaina.
"Ceritanya panjang.
Bagas menarikkan kursi untuk ibunya dan menyuruh ibunya duduk.
"Kami akan menyelidiki kembali kasus Ibu. Aku bilang kepada rumah tahanan bahwa Ibu menyewa pengacara.
Ratih langsung melarang.
"Kau akan dalam bahaya. Jangan lakukan itu!
"Pengacara dari Firma Hukum akan menangani kasus ibu. Dia palsu. Sebenarnya itu aku.
Seok Hee : Nyonya Ratih, siapa yang mengancammu?
"Aku tidak bisa memberitahumu.
Bagas lantas memeluk ibunya. Ia berusaha menenangkan sang ibu.
Lalu kemudian, Bagas melepaskan pelukannya dan memegangg tangan sang ibu.
"Bu, aku sudah dewasa. Aku sudah dewasa dan seorang pengacara. Aku akan melindungi diriku sendiri dan ibu. Jadi, jangan khawatir. Bagaimana aku bisa bahagia ketika ibu dikurung secara tidak adil di sini? Jadi ibu harus membantuku sekarang.
Barulah Nyonya Ratih menceritakannya.
"Nyonya Zahra tidak punya teman dan dia tidak suka pergi keluar. Dia hanya tinggal di rumah dan melukis. Dia bahkan tidak pernah pergi ke rumah sakit, jadi, dokter datang untuk menemuinya.
"Ibuku benar-benar sakit, 'kan?. tanya Zaina
"Dia tidak mengidap penyakit serius, tapi dia sering minum pil untuk sakit kepala. Tapi dia akan tidur sepanjang hari setiap kali dia minum obat.
"Itu benar. Aku lebih banyak makan bersamamu karena ibuku tertidur.
"Apa ibu tahu obat apa itu?
"Aku tidak tahu. Itu pil putih. Pada awalnya, dia hanya minum satu butir sehari. Kemudian, dia minum banyak.Pernah satu kali dia sangat marah dengan dokternya dan berteriak lalu melawannya.
"Kenapa?
"Dia bertanya apa seseorang membuat dia menuliskan resep pil itu.
"Lalu?
"Dokter itu mengatakan Nyonya Winta yang menyuruhnya
"Apa ibu ingat nama dokter itu?
"Tidak, aku tidak tahu nama dokter itu. tapi dia memanggilnya Dokter Nik. Dia memiliki nama belakang yang unik, jadi Nyonya Zahra dan aku pernah menertawakannya.
Usai bicara dengan Ratih, Bagas dan Zaina langsung kembali ke mobil.
Zaina bertanya2, apa Winta terlibat dalam kematian ibunya?
"Aku yakin dia menyuruh dokter itu memberinya pil putih.
"Bagaimana kau bisa begitu yakin padahal itu sudah lama?
"Seseorang mencatat untuk mengingat sesuatu. Untuk ibuku mencatat adalah hal tersulit di dunia.
"Kenapa?
"Ibuku buta huruf. Jika satu indera kekurangan, yang lainnya menjadi berlebihan. Seperti halnya orang dengan kaki yang lemah memiliki lengan yang kuat. Karena ibuku tidak tahu cara menulis, ibuku berusaha sangat keras untuk mengingat banyak hal. Jadi ibuku mengingat detail terkecil. Itu cara ibuku bertahan hidup di dunia ini. Jika ibuku ingat ibumu berkelahi dengan dokternya, itu pasti benar.
"Pertama-tama kita harus mencari dokter dengan nama belakang "Nik."
"Aku akan meminta Detektif Kim untuk memeriksanya.
__ADS_1
"Katamu kita tidak bisa melihat berkas kasus atau catatan sidangnya, bukan?
"Tidak. Aku mencoba melihatnya melalui Detektif Kim, tapi ternyata tidak ada.
"Aku sendiri mempertimbangkan untuk mengajukannya
"Zaina kembali setelah 15 tahun dan menyelidiki pembunuhan? Kau pikir Direktur Irma akan membiarkan itu?
"Direktur Irma mungkin menyembunyikan berkas resmi dan menyimpan berkas aslinya di tempat lain. Itu untuk memeras mereka yang terlibat dalam pembunuhannya. Terutama Jaksa Andi. Kita juga harus segera menemukan berkas itu.
"Aku berencana masuk ke ruang berkas TAP secepat mungkin.
Zaina lantas membuka tasnya dan memberikan beberapa lembaran kertas.
Bagas membacanya dan kaget. Itu adalah laporan mencegah penuaan dini milik Khairani.
"Berikan itu pada Direktur Irma.
"Jika TAP mengetahui tentang ini, Khairani akan menderita. Dia terlibat dengan ayahku, jadi, TAP tidak akan bisa mengeksposnya.
"Mereka akan jatuh jika melihatnya.
"mereka hanya harus bertahan. Kau harus menggunakan itu untuk mendapatkan kepercayaan Direktur Irma.
"Dari mana kau mendapatkan ini?
"Aku pasti FBI di kehidupan sebelumnya. Aku punya firasat, jadi, aku bersandiwara di klinik. Mendapatkan hal seperti itu mudah bagiku. Tapi itu bukan sesuatu yang bisa dilakukan siapa pun.
«««»»»
Ray mendatangi agen real-estate. Ia menyelidiki Bagas dan menemui seorang pria.
"Reza? Aku mengenalnya! Aku telah menjalankan agen perumahan di kota ini selama 20 tahun. Aku mengenal Reza dengan baik."
"Kudengar dia mengelola restoran bebek di seberang 15 tahun yang lalu." ucap Ray.
"Bisnisnya berjalan dengan sangat baik. Tetapi hidupnya hancur karena insiden itu."
"Putra dan istri Reza meninggal dalam kecelakaan mobil."
"Dia meninggal dalam kecelakaan mobil?"
"Ya. Istri dan putranya meninggal di saat bersamaan."
"Bagaimana dia bisa melewati itu?"
"Aku menghadiri pemakaman itu dan dia sangat kacau. Tak lama setelah kejadian itu, dia meninggalkan lingkungan ini."
«««»»»
Nada makan malam di restoran ayah Bagas. Tentu saja, dia ditemani Reza dan Vani.
Vani menceritakan pertemuan pertamanya dengan Bagas.
Mendengar itu, Nada mulai mengorek informasi masa lalu Bagas. Ia tanya ke Pak Reza, dimana Bagas sekolah sebelum pindah.
"Dia bersekolah di mana ya?.ucap Reza mengigat
"Apa itu sekolah di XX?
"Bukan, di XX.
"Begitu rupanya.
"Apa Bagas populer di kalangan wanita?.tanya Vani
" Kenapa?
__ADS_1
"Sejak dia mulai bekerja, wanita terus berdatangan.
"Siapa lagi yang mengunjunginya?
"Gadis kaya yang kasar itu.
"Gadis kasar? Kau cemburu, ya?
"Cemburu? Dia tidak sebanding denganku! Kami sudah saling mengenal selama 15 tahun.
"Omong-omong, apa benar bahwa restoranku terkenal?. tanya Reza
"Ya, tentu saja. Aku kemari setelah melihatnya dalam sebuah blog.
"Oh, blog! Kau seorang reporter, dan mengenal Bagas, jadi, sebarkanlah kabarnya. Aku akan memberikanmu beberapa makanan gratis
"Tentu saja. Aku akan sering datang. Bolehkah aku tambah sebotol lagi?
Pak Reza menyusul Bagas ke kamar. Ia menyuruh Bagas memakai masker yang diberikan Vani.
"Dia menyuruhku memberikan ini padamu.
"Tidak, Ayah saja.
"Hei, kau harus menjaga penampilanmu karena kau populer di kalangan wanita.
"Siapa yang populer di kalangan wanita?
"Hei, itu... Siapa namanya? Reporter Nada? Reporter wanita itu datang kemari.
"Denada?
"Ya. Dia bilang dia datang untuk memcoba makanannya, tapi aku merasa dia tertarik kepadamu. Dia terus bertanya kau bersekolah di SMP mana.
Bagas kaget, lalu?
"Aku tidak banyak bicara.
Reza meletakkan masker itu di wajah Bagas.
"Sudah kubilang aku tidak mau melakukan ini!
"Itu pas dengan wajah kecilmu. Itu tidak cukup besar bagiku.
Besoknya,Ray melaporkan temuannya ke Irma.
"Seorang pria yang mengenal ayah Pengacara Bagas dengan baik mengatakan, Pengacara Bagas dan Ibunya meninggal 15 tahun yang lalu dalam kecelakaan.
"Apa? Bagaimana bisa orang mati masih hidup? Apa maksudmu dia dibangkitkan kembali?
"Aku memeriksanya dan hanya istrinya yang dilaporkan tewas. Sedangkan putranya tidak.
"Apa mungkin pria itu salah mengingatnya?
"Aku juga tidak percaya, jadi aku berbicara dengan beberapa tetangga yang menghadiri pemakaman. Mereka mengatakan dia mengadakan pemakaman untuk istri dan putranya.
Bagas keluar dari lift. Bersamaan dengan itu, Ray keluar dari ruangan Irma . Mereka papasan di koridor. Ray menatap dingin Bagas , lalu pergi begitu saja membuat Bagas terheran-heran.
Bagas kemudian masuk ke ruangan Irma dan memberikan artikel soal Khairani yang pergi ke klinik kecantikan.
"Bagaimana kau mendapatkan ini?
"Aku memanfaatkan Zaina .
Bagas kemudian pamit dan beranjak pergi.
Tapi kemudian, Irma memanggilnya lagi.
__ADS_1
"Bagas, siapa kau?
Sontak, Bagas kaget mendengar pertanyaan Irma