Keluarga Yang Anggun

Keluarga Yang Anggun
Episode 33


__ADS_3

Malamnya, Bagas makan dengan lahap, di restorannya, ditemani sang ayah.


Pak Reza heran, tidak ada makan-makan di pemakaman, padahal yang meninggal seorang konglomerat.


"Kau makan seolah-olah kau kelaparan selama berhari-hari.ucap Reza


Bagas terus makan, seperti orang yang kelaparan.


Pak Reza mengomelinya.


"Hei, makan perlahan! Kau akan mengalami gangguan pencernaan!


Pak Reza kemudian mengomentari pemakaman Permana lagi.


"Bagaimanapun, ini lucu. Bagaimana mereka bisa menyelesaikan pemakaman hanya dalam sehari, bukannya 7 hari berkabung? Bukannya dia meninggal di usia muda. Tapi pada usia 88 tahun, dia berumur panjang. Aku belum pernah melihat pemakaman berakhir dalam satu hari. Ini pertama kalinya dalam hidupku!


"Ayah, itulah sebabnya ayah seharusnya tidak iri pada orang kaya! Meskipun dia kaya dan seorang pimpinan, tapi tidak ada yang datang ke pemakamannya!


"Saat aku mati nanti, pastikan pemakamanku setidaknya 3 hari.


"Kenapa tidak 7 hari?


"Tidak, 7 hari terlalu lama. Tiga hari cukup. Berjanjilah.


"Tapi, menurutku ayah akan hidup lebih lama dariku.


Pak Reza marah dan langsung meneriaki Bagas .


"Beraninya kau! Jangan pernah bercanda tentang hal-hal seperti itu!


"Terima kasih, ayah.


"Ada apa denganmu?


"Aku hanya bersyukur atas segalanya.


"Mau nasi lagi?


"Ya!


Pak Reza pun pergi mengambil nasi.


Tapi tiba2, Irma menghubunginya


Bagas pun langsung menemui Irma. bilang, ingin menjadikan Bagas anggota TAP. Bagas kaget.

__ADS_1


"Sekarang setelah Pimpinan Senior meninggal, dan Pimpinan Arif menjadi CEO dari WP Distribution, era baru untuk WP Distribution telah tiba. TAP membutuhkan orang baru yang cocok dengan era baru. Pintu masuk ke TAP itu sempit. Jadi bagaimana jika kau bergabung dengan kami selagi pintunya masih terbuka?


Bagas diam saja.


"Apa kau kecewa?


"Apa maksud anda?


"Kau menginginkan Nona Zaina menjadi CEO-nya. Apa kau pikir Nona Zaina cocok untuk memimpin puluhan ribu karyawan?


"Anda pikir Nona Zaina tidak cocok untuk memimpin perusahaan. Apa anda pikir dia akan menjadi penghalang di era baru? Apakah itu sebabnya anda membuatnya tampak mabuk? Apakah era baru akan menggunakan cara kekerasan seperti itu?


"Sebagai pengacara, apa tujuan akhirmu?


"Aku tidak menganggap kita cukup dekat untuk membahas kehidupan pribadiku.


"Orang yang menahan diri dari sanjungan dan mengatakan hal-hal yang tidak ingin didengar orang cenderung berhasil. Nona Zaina berbakat dan punya banyak kualitas baik. Tapi bukan di manajemen. Ideologi dan realitas perlu bertemu pada titik kritis dalam manajemen. Tetapi Nona Zaina cenderung kurang memiliki realitas. Sebagai CEO, dia harus bisa melihat nilai dalam situasi yang mungkin tidak disukainya dan belajar berkompromi. Apa kau pikir dia bisa melakukan itu?


Bagas tercengang.


"Jika Nona Zaina menjadi CEO, ekonom mungkin memuji dia. Tetapi ada kemungkinan besar bahwa perusahaan akan berjuang dengan hutang.


"Kurasa anda dan aku memiliki pendapat yang sangat berbeda.


"Aku mengenal Nona Zaina lebih lama darimu, Pengacara Bagas. Selama Nona Zaina menyerahkan hak manajemen, dia dapat kembali ke Amerika Serikat atau dia dapat hidup mewah di sini sebagai putri tunggal dari keluarga kaya.


"Meskipun begitu, dia masih pemegang saham mayoritas. Aku menghargai fakta.


Irma lalu meminta Bagas ikut dengannya.


Irma membawa Bagas ke ruangan kerja Hani.


"Ini adalah tempat yang hanya boleh dimasuki oleh karyawan TAP yang dipilih secara khusus. Pada satu titik, kekuatan negara ini ditentukan oleh siapa yang mengendalikan militer. Tapi sekarang? Informasi berkualitas tinggi dan teknologi untuk menggunakannya. Modal menentukan siapa yang memiliki kekuatan. Coba cari siapa saja.


Bagas pun duduk. Ia berniat menulis nama ibunya. Tapi tak jadi. Ia pun menuliskan namanya, tapi tak ada hasil.


"Kali ini, coba cari menggunakan ID TAP.


Keluar lah beberapa hasil pencarian tentang namanya.


"Ada 9 nama Bagas yang kami kelola. Baik, ayo kita periksa milikmu.


Irma menunjukkan hasil Bagas .


"Sebelum lulus ujian izin praktik, kau bekerja paruh waktu di 10 tempat. Ini dia. File kasus pembunuhan mungkin di suatu tempat di sini juga.

__ADS_1


Bagas lantas berdiri dan menatap Irma.


"Bukankah kau harus belajar bekerja dengan benar, Pengacara Bagas? Kuharap kau akan menggunakan dan memanfaatkan tempat ini sebanyak yang kau inginkan.


"Kenapa aku?


"Karena kau baru dan menyegarkan.


"Aku seharusnya merasa terhormat, bukan? Tapi aku pengacara Nona Zaina .


"Nona Zaina pemegang saham mayoritas, tapi tidak banyak yang bisa dia lakukan. Apa kau hanya akan menjadi pengacara keluarga yang menangani kekacauan anggota keluarga?


"Apa TAP lebih baik daripada pengacara keluarga?


"Kau orang yang sangat ambisius. Memiliki tujuan juga merupakan ambisi. Aku merasa kau sangat ulet. Aku tidak tahu tentang apa itu.


"Apakah kau penasaran?


"Tidak. Tapi aku tahu tujuan akhirmu bukanlah menjadi pengacara keluarga. Aku tidak tahu apa yang kau inginkan tapi jika kau menjadi anggota resmi TAP maka kau akan memenuhi semua tujuanmu. Tapi, jika hingga kini kau peduli dengan Nona Zaina, mulai sekarang, kau harus mengawasinya.


"Anda ingin aku memilih antara TAP dan Zaina?


"Aku tidak terburu nafsu. Tapi kau tahu kan kalau aku tidak sabaran? Aku tidak bisa menunggu terlalu lama.


Irma pun mengizinkan Bagas pergi sekarang.


Bagas beranjak keluar. Sampai diluar, ia menatap gedung besar WP.


Zaina makan sendirian di ruang makan. Lalu tak lama, Rayhan datang dengan Sean.


"Zaina, bahkan kau masih makan steak di hari seperti ini! Kau sangat berkelas! Tekadmu untuk bertahan hidup amat mengagumkan! Luar biasa, Zaina Permana!ucap Rayhan


"kakak, kuatlah.ucap Sean


Rayhan langsung menatap Sean.


"Kau pasti sangat menyukai Zaina. Kau bahkan menghibur dia.


"Kan aku sudah bilang. kak Zaina adalah tipeku.


"Astaga, tiba- tiba aku sangat mengkhawatirkan masa depanmu, Sean.


"Kenapa?


Kepala Pelayan datang dan berkata, bahwa Arif ingin bertemu Zaina.

__ADS_1


Zaina langsung ke ruangan sang ayah setelah mengganti bajunya.


__ADS_2