
Di ruang makan, Winta sedang merangkai bunga.
Tak lama, Rayhan datang dan memotret Winta .
"Tersenyumlah sedikit.
Tapi reaksi Winta malah dingin.
"Kau melakukan sesuatu yang sangat tidak berguna! Pergi.
Rayhan lalu melihat hasil jepretannya.
"Ibu terlihat seperti Audrey Hepburn.
Di kamarnya,, Zean sudah rapi dengan tuxedonya. Tak lama kemudian, Raisya datang dengan wajah senang.
"Apa akhirnya kau mendapatkan kebebasanmu sekarang?. tanya Zean
"Aku sudah mengatakan pada Direktur Irma bahwa aku tidak akan bercerai. Kau tidak dengar?
"Dulu kau yang mau bercerai.
"Aku berubah pikiran.
"Apa rencanamu? Kurasa kau merencanakan sesuatu. Jika benar, mungkin aku juga.
"Mereka bilang pasangan saling menulari. Meskipun kita tidak pernah berbagi tempat tidur. Ayo, Sayang.
Sekarang,, seluruh staff WP TAP serta anggota Keluarga Arif sudah berada meja makan.
Arif lantas melirik kursi Zaina yg masih kosong.
"Dimana Zaina ?
"Kita berkumpul di sini untuk Zean . Kenapa memikirkannya?. ucap Winta
"Dengan mencegah UU Warisan yang direvisi diloloskan, kalian menyelamatkan uangku lebih dari yang dihasilkan anak perusahaanku dalam setahun. Kerja bagus. Layani Direktur Zean dengan baik di masa depan.
Arif lalu mengajak mereka bersulang.
"Untuk kerja keras TAP dan kesuksesan Direktur Arif!
Tiba2, Zaina datang.
"Bukankah terlalu awal untuk membuka sampanye? ucap Zaina
"Izinkan aku memperkenalkan ibu ketiga yang akan menjadi bagian dari keluarga WP mulai hari ini.
Khairani pun masuk.
Sontak semua kaget melihat Khairani .
Winta menatap kesal Khairani dan Zaina .
Sean tersenyum menatap ibundanya.
__ADS_1
Arif terpengarah. Begitu pun Rayhan .
Irma menatap Zaina .
Zaina menatap ayahnya dingin.
flasback...
Khairani sempat berpacaran dengan Rayhan . Rayhan bahkan mengajaknya menikah dan punya anak, tapi Khairani menolak. Khairani bilang, dia tidak akan menikah sampai dia menjadi orang sukses.
Seorang teman mereka, bergabung dengan mereka.
Ya, mereka sedang bersenang-senang di kolam renang saat itu.
Teman mereka duduk di tengah2 mereka dan mengajak mereka berfoto.
Usai berfoto, Rayhan membuka bajunya dan memutuskan bergabung dengan teman2nya di kolam renang.
"Hei, bukankah dia manis?" ucap Khairani sambil memperhatikan Rayhan .
"Ya dia sangat manis. Kudengar ada rumor kau berkencan dengan pria kaya. Aku tidak tahu kalau itu Rayhan ." jawab temannya. Temannya lalu bertanya, apa mereka sudah tidur bersama.
"Kau gila? Rayhan lebih polos dari yang terlihat. Dia bilang aku cinta pertamanya." jawab Khairani .
"Kurasa kau memilih pria yang salah." ucap temannya.
"Apa maksudmu?" tanya Khairani .
"Kudengar Rayhan adalah kambing hitam keluarga. Putra keduanya jenius. Dia yang akan menjadi pewarisnya. Kudengar Rayhan pembuat onar dan bodoh sejak masih kecil. Apa kau tidak menyadarinya saat berkencan dengannya?" ucap temannya.
Khairani terdiam.
Khairani yang tak puas dengan Rayhan , mulai mendekati Arif . Ia berolahraga di depan kediaman Arif pagi itu. Tak lama,, Arif lewat dan tidak meresponnya.
Khairani tak putus asa. Ia terus melakukan hal yang sama,, berdiri di depan kediaman Arif . Tapi lagi2 Arif tak meresponnya.
Khairani terus dan terus berusaha, hingga akhirnya ia mendapatkan respon Arif .
Tapi Rayhan tiba2 datang dan terkejut melihat Khairani bersama ayahnya.
Dia menginginkan ayahnya yang berkuasa. Kegigihannya yang berani akhirnya mengenai targetnya. Putranya menjadi semakin gelisah karena pengkhianatan dan rasa rendah diri.
flasback off...
Zaina lantas mengenalkan seseorang yang disebutnya ibu ketiga yang akan menjadi bagian dari keluarga mereka. Orang itu tak lain dan tak bukan adalah Khairani .
"Malam yang indah.ucap Khairani
Khairani melambaikan tangannya ke Arif dengan genit.
Arif terkejut melihatnya.
Sementara Winta tampak kesal.
"Duduklah, Ibu Tiri." suruh Zaina .
__ADS_1
Khairani pun bergegas duduk, disamping Sean .
"Oh, haruskah aku memanggilmu Ibu Tiri kedua? Ibu Tiri pertama dan Ibu Tiri kedua, kurasa itu bagus juga. Benar kan, ayah?. ucap Zaina
Zaina tertawa. Sementara Winta kesal.
Zaina lantas duduk di kursi tengah.
"Ini malam yang indah, tapi sayang, tamu tidak diundang ada di sini.ucap Winta
Khairani menatap Sean .
"Nak, kau senang ibu di sini, kan? Kita akan hidup bersama mulai sekarang, oke?
Sean senang.
Rayhan merasa tak nyaman.
Winta menatap kesal Khairani .
Zean yang tahu ibunya kesal, minta staff WP mengurus Khairani tapi staff WP diam saja.
Winta menatap Zean .
"Hanya karena ada serangga di matamu, kau tidak bisa mencabut bola matamu. Kita di sini untuk merayakan masa depan Direktur Arif." ucap Winta .
Winta lalu pura2 bahagia dan mengajak yang lain bersulang.
Tapi Arif menyuruh Khairani ikut dengannya. Arif beranjak duluan.
Khairani pun berdiri, tapi sebelum pergi dia menatap Winta dengan tatapan puas.
Wajah Winta kembali berubah kesal.
Zaina tertawa melihat kekesalan Winta .
Khairani menyusul Arif ke ruang baca.
Arif berkata tidak akan mengulangi perkataannya.
"Pergi. ucap Arif
"Aku bukannya tidak bisa berada di sini?. ucap Khairani
"Kau tidak boleh ada di sini.
Mendengar itu, Khairani langsung berlutut dan memasang muka memelas.
"Kenapa begitu? Pada awalnya, aku tidak bermaksud datang ke sini. Tadinya aku punya karir akting yang baik. Aku bukan hanya dibuat miskin, tapi aku juga tidak punya harapan untuk berakting lagi. Aku bekerja sangat keras untuk mencapai posisiku saat ini. Untuk membayar pelanggaran kontrakku, aku harus menjual semua yang kumiliki. Aku bahkan tidak punya rumah untuk kembali. Satu-satunya keluarga yang aku miliki hanyalah Sean . Kau mengambilnya dariku begitu dia lahir! Jadi, kemana aku harus pergi sekarang? Aku hanya bisa pergi ke rumahmu. Direktur Irma juga akan membiarkanku tinggal. Dia sudah tahu bahwa aku akan datang ke sini.
Mendengar itu, Arif kaget.
Khairani lantas berdiri.
"Aku tahu kau pria yang baik. Aku memercayaimu.
__ADS_1
Khairani kemudian berbalik dan beranjak pergi. Sementara Arif diam saja memandang ia pergi.
Sampai diluar, Khairani tersenyum puas