Keluarga Yang Anggun

Keluarga Yang Anggun
Episode 14


__ADS_3

Tasya mengikuti Keanu ke Newspatc.


"Katakan apa yang kau inginkan. ucap Tasya


"Aku tidak mau apa-apa.


"Jujur saja, kau pikir kau bisa menerbitkan artikel Zaina permana? Kau sudah tahu TAP bagaimana? Kami membuat kesepakatan dengan jaksa.


"Mengapa kau membicarakannya seolah-olah itu adalah sesuatu yang kau bisa banggakan?


"Apakah kau kehilangan hobimu?


"apa?


"Ada banyak hal untuk dilaporkan. Mengapa kau terus mengusik WP? Apakah kau ingin menuliskan surat permintaan maaf lain untuk koreksi berita? Kau begitu keras kepala berusaha untuk tidak menjadi seseorang yang melemahkan fakta. Bagaimana kabarmu sekarang? Kau hanya memiliki satu reporter dan kantor kecil ini


Tasya, cukup.


Tasya lalu menatap Keanu dari jarak dekat


"Kau bisa bersembunyi di bawah payung saat hujan.


Tasya lalu mengancingkan baju Keanu .


"Apa kau lupa dulu aku meminum bir untukmu?ucap Tasya


Tasya lantas mendekatkan bibirnya ke telinga Keanu . Sambil berbisik, ia mengajak Keanu minum.


Nada lagi belanja jajanan di mini market. Ia lantas mengambil dua kaleng minuman soda dan membayangkan dirinya minum minuman bersoda itu dengan Keanu dan Keanu memujinya sebagai reporter terbaik.


Nada senyum2 sendiri.


Lalu Nada kembali ke kantor sambil ngemil jajanannya. Tapi langkahnya langsung berhenti saat ia melihat Tasya keluar dari kantornya dengan wajah sumringah sambil mengelus bibir.


Curiga, Nada langsung masuk.


"Hei, gadis yang baru saja pergi adalah Tasya dari WP Grup, kan? Kenapa dia datang ke sini? Apa yang kau dapatkan?. ucap Nada


Keanu diam saja. Nada tambah curiga dan langsung mengecek komputer mereka. Dan benar saja, folder Zaina permana sudah kosong.


"Kau menjual artikel Zaina permana?


"Tidak seperti itu. Ada sesuatu yang tidak kau ketahui.ucap Keanu


Nada lantas melepas bed nama nya dan mendekati Keanu .


"Apakah kau tahu kesamaan antara wartawan dan ******?tanya Nada


"Apa itu?jawab Keanu


"Kemungkinan mereka dapat menjadi manusia yang baik adalah 1 dari 200.000.


Keanu minta Nada percaya padanya. Tapi Nada yang sedang kecewa, menyerahkan bed namanya.


"Inilah sebabnya kenapa kau selalu dibenci.ucap Nada dengan suara yang marah


Nada beranjak pergi.


Irma sedang makan malam bersama menteri lingkungan hidup di sebuah restoran sederhana.


"Ada banyak orang yang tidak suka bau sup ini. Tapi aku senang kau menyukainya." ucap menteri.


"Ini enak." jawab Irma .


"Restoran ini telah buka selama 30 tahun." ucap pak menteri.


"Kau sudah menjadi biasa selama 30 tahun, sungguh pria yang loyal." puji Irma .


"Sangat sulit untuk membuatnya terasa sama setiap saat. Mereka hanya meninggalkan hal-hal yang sudah menjadi tua dan melestarikannya." jawab menteri.


Irma menatap sekeliling restoran.


"Dengan sedikit renovasi, lebih banyak orang akan bisa merasakan sup. Sedih melihat orang-orang yang mengantri dan akhirnya pergi." ucap Irma .


"Tapi aku sadar ketika restoran semakin besar, mereka kehilangan karakteristiknya. Seperti kau, Nona Irma."


Sontak, Irma terdiam dan langsung berhenti makan.


"Kau dikagumi karena keputusanmu yang adil dan bijaksana saat menjadi hakim. Kau telah berjuang untuk mendapatkan keuntungan dari orang kaya sejak lama. Bukankah itu cukup? Kau telah memperoleh cukup uang, kehormatan, dan kekuasaan. Kau harus menggunakan bakatmu dengan baik dengan cara yang benar. Tidak dengan cara yang memalukan.ucap mentri


"Kau menghemat waktu berhargamu untuk memberiku saran.


"Aku tidak berhak memberi saran. Aku akan membayar makanan ini.

__ADS_1


Menteri lalu meletakkan dua lembar uang sepuluh ribuan di atas meja dan beranjak pergi.


Sambil mengendarai mobilnya, Irma menghubungi orangnya dan bertanya, berapa lama lagi masa jabatan menteri lingkungan hidup.


Bagas dan Irma masuk ke ruang interogasi dan mendampingi Zaina . Disana sudah ada Andra yang sedang membaca laporan hasil tes urin Zaina .


"Tes urin negatif. Tetapi analisis rambut akan memakan waktu sekitar 2 minggu.


"Maka kau harus melanjutkan tanpa penahanan.ucap bagas


Andra menolak karena takut Zaina melarikan diri begitu dibebaskan.


"Tim TAP akan menangani itu, jadi kau harus melanjutkan penyelidikan tanpa penahanan.ucap Irma


" Itu akan diputuskan oleh pengadilan.ucap Andra


"Bukankah investigasi tanpa penahanan aturan untuk jenis kasus ini?ucap Bagas


"Itu tergantung pada masalahnya.


"Bagaimana dengan masalah ini?


Irma menyuruh Bagas berhenti bicara.


Irma lalu berkata, Andra bisa melakukan apapun semau Andra .


"Ini pelanggaran pertamanya, dan dia menyesali kesalahannya. Jadi aku percaya kau akan bersikap baik padanya. ucap irma


Irma lalu menyuruh Zaina minta maaf ke Andra . Zaina kesal.


"Kenapa aku harus minta maaf pada pria itu? Aku tidak menggunakan narkoba.


"Jika kau mengakui kesalahanmu pada jaksa dan menunjukkan penyesalanmu,  semuanya akan diurus dengan bersih.


"Aku tidak percaya ini. Biar kuperjelas!  Biarkan saya jelas. Aku tidak bersalah dan aku tidak memiliki niat untuk meminta maaf.


"Bersikaplah dewasa! bentak Irma


"Minta maaf? Itukah yang diinginkan ayah dan TAP?


Irma mengiyakan.


"Sayang sekali. Aku tidak mau meminta maaf. Karena saya tidak bersalah.


Andra lalu tanya, apa mereka masih mau bicara dengan Zaina .


"Tidak, kami akan pergi.ucap Irma


Andra dan Irma beranjak keluar.


Bagas mengajak Zaina bekerja sama. Ia menyuruh Zaina minta maaf agar bisa bebas.


" Kau sangat naif. Bekerja sama dengan apa? Penahanan telah diputuskan meskipun aku mau bekerja sama atau tidak. Meminta maaf berarti aku mengakui kejahatan itu. Apa yang akan terjadi setelah itu? Maka aku akan ditangkap tidak peduli apa pun. Tidak ada cara untuk keluar dari sini dengan bekerja sama dengan mereka. Satu-satunya cara adalah membuktikan ketidakbersalahanku dan keluar dengan sendirinya.ucap Zaina


Bagas beranjak pergi dan menemui Irma yang menunggunya di koridor.


Bagas tanya, kenapa Irma mengakui kesalahan Zaina di depan Andra padahal investigasi belum dimulai.


"Dia memiliki masalah narkoba di sekolah menengah di Amerika. Anak-anak kaya mendapat masalah adalah hal biasa. Dan dia sudah lama tinggal di Amerika sendirian. Ganja bukanlah masalah besar di negara lain. Apa yang kau pikirkan? Tentang kasus ini. Menurutmu apa yang akan terjadi?


"Nona Zaina mengklaim dirinya tidak bersalah, tapi aku rasa akan butuh waktu membuktikannya.


"Tidak, itu sederhana. Kau perlu membujuknya. Semuanya akan berakhir begitu dia meminta maaf kepada Jaksa andra.


"Tetapi jika dia tidak bersalah, bukankah lebih menguntungkan bagi WP Grup untuk membuktikannya? Kebenaran itu penting. Karena aku pengacaranya.


"Tetapi kau adalah karyawan TAP terlebih dahulu. Apakah mengungkapkan kebenaran lebih penting daripada mengikuti perintah atasanmu dan pekerjaanmu? Jangan lakukan apa pun. Ini adalah perintah. Bujuk saja dia.


Irma lantas pergi. Bagas memperhatikan Irma . Ia mulai sadar, Zaina benar.


Bagas lantas kembali pada Zaina .


"Aku akan bertanya sekali lagi sebagai pengacaramu. Katakan saja sejujurnya. Kau pakai ganja atau tidak?


"Kau masih tidak percaya?


"Tentu saja. Aku perlu tahu yang sebenarnya sebagai pengacaramu.


"Bagas, pada hari aku ditangkap, ada saatnya ketika aku tidak membawa tas.


"Kapan?


"Saat kita berhenti untuk membeli bunga.

__ADS_1


Flashback....


Ya, saat itu mereka sempat mampir ke toko bunga, sebelum ke makam ibu Zaina . Zaina turun sendiri dan meninggalkan tasnya di mobil.


Saat itulah, Bagas memasukkan ganja ke tas Zaina .


Flashback off...


Benarkah Bagas pelakunya?


Itu hanya dugaan Zaina .Bagas mati-matian membantah.


"Apakah kau tahu apa yang aku pelajari selama hidup di bawah pengawasan TAP? Aku tidak tahu siapa musuhku.  Ketika aku berada di Amerika, aku bahkan mengganti pelayanku setiap minggu. Dan aku lupa sejenak bahwa kau tidak terkecuali. Bagiku, kau juga seorang tersangka.


"Bukan aku.


"Terserah kau apakah mau percaya atau tidak. Aku tidak pernah menggunakan narkoba. Itu jawabanku. Buktikan ketidakbersalahanku.  Maka aku tidak akan mencurigaimu, jadi itu akan baik untuk kita berdua.


Bagas lantas kembali ke rumahnya, namun ia tidak langsung masuk ke rumah dan berdiam diri di mobil memikirkan kata-kata Irma .


"Apakah mengungkapkan kebenaran lebih penting daripada mengikuti perintah atasanmu dan pekerjaanmu?


Lalu ia ingat kata-kata Zaina .


"Buktikan ketidakbersalahanku. Maka aku tidak akan mencurigaimu, jadi itu akan baik untuk kita berdua.


Bagas lalu turun dari mobilnya dan masuk ke dalam. Di dalam, ia melihat ayahnya sedang berbicara bersama Vani .


Vani langsung memanggil Bagas dan menyuruhnya bergabung dengan mereka.


"Sangat sulit untuk melihat wajahmu hari ini. Selamat mencoba.ucap Vani


Vano menuangkan Jus ke gelas Bagas .


"Apakah jus terasa enak untuk kalian?


"Kenapa lagi kita meminumnya?ucap Reza


"Ayah sudah makan?tanya Bagas


"Sudah.


"Bukankah telingamu gatal? Kami berbicara tentangmu.tanya Vani


"Kalian hanya akan berbicara baik tentangku.jawab Bagas


Bagas lalu menatap ayahnya.


"Ayah, ini orang baik...


Bagas mengibaratkan Zaina dengan tinjunya.


".... aku membelanya tapi aku bisa dipecat kalau membelanya. Kalau kau jadi aku, mana yang kau pilih?


"Tentu saja kau harus membela yang benar! Itulah yang harus dilakukan seseorang.


"Bodohnya aku meminta pendapat orang sakit.ucap Bagas


Vani sontak tertawa.


"Hya, aku tidak sakit! Arteriku jelas, dan aku tidak menderita diabetes.


"Kau mengidap sindrom kasihan.ucap bagas


"Betul. Kau mudah kasihan pada orang.ucap Vani


Reza lantas menasihati Baga agar tidak serakah demi menangkap dua burung sekaligus.


"Seorang pria yang berpendidikan harus menggunakan pendidikannya untuk kebaikan.ucap Reza


"Aku tidak suka itu.ucap Bagas


"Mengapa kau tidak bisa menangkap kedua burung. Kau dapat menangkap mereka jika kau memiliki keterampilan! Satu lemparan, dua burung kena. Itu sedang tren belakangan ini. Temukan cara untuk membantu orang tersebut dan jangan sampai kau dipecat. Maka semuanya akan baik-baik saja.ucap Vani


Bagas minum lagi dan mulai memikirkan kata-kata Vani.


Paginya, Bagas jogging di taman dan memikirkan kata-kata Zaina yang mengaku tidak bersalah.


Lalu Bagas ingat saat ibunya menangis dan berteriak padanya, kalau dia tidak membunuh siapapun disaat dia dijatuhi hukuman seumur hidup atas pembunuhan ibu Zaina .


Setelah itu, Bagas memikirkan kata-kata Irma yang melarangnya membebaskan Zaina .


Mana kah yang akan dipilih Yoon Do? Nuraninya? Atau Irma ?

__ADS_1


__ADS_2