
Zaina keluar dari rumah bersama Sean dan Khairani .Sean dan Khairani terus masuk ke mobil. Sementara Zaina kikuk menatap Bagas , apalagi Bagas memakai stelan jas pilihannya.
"Saat kalian tiba, karyawan cabang Asia Tenggara kami akan membantumu.ucap Bagas
"Apa kau yakin bisa tinggal di Laos?.tanya Zaina
"Akan lebih baik mati kepanasan di Laos dari pada dipukuli sampai mati oleh ayahmu.ucap Khairani
Zaina hanya bisa menghela nafas mendengarnya. Ia setuju Khairani dikrim ke Laos.
Sean melepas earphonenya.
"Kakak, aku suka Laos! Aku tidak akan pergi ke tempat les dan aku akan bersama ibuku setiap hari.
"Baiklah. Habiskan waktu dengan ibumu selama kamu mau.
Sean berseru senang, ayo pergi ke Laos!
"Apa kau tahu? Ketika musang makan ular beracun, mereka akhirnya pingsan karena racun. Tapi setelah tidur selama beberapa jam, mereka bangun untuk makan ularnya. Bukankah itu menakjubkan? Mulai sekarang, aku akan menjadi musang itu. Siapa yang tahu? Aku mungkin akan menjadi aktris terbaik di Laos.ucap Khairani
Khairani lalu menatap Sean .
"Sean ...
Sean yang memakai earphone, tidak mendengar jadi dia tidak menjawab.
Khairani melepas earphone Sean .
"Sean , haruskah kita makan semua makanan Korea enak sampai kenyang sebelum kita pergi?
"Kedengarannya enak! Aku ingin daging!
Khairani lantas tanya ke Bagas , apa Bagas tahu restoran daging yang enak?
"Tentu saja.
Bagas menatap Zaina . Ia tersenyum.Zaina juga tersenyum.
Bagas membawa mereka ke restorannya.
Di pintu kaca, tertulis pengumuman bahwa restoran itu tutup untuk hari itu.
Sean makan dengan lahap.
Reza heboh bertemu Khairani .
"Aku telah menjalani seluruh hidupku sebagai penggemarmu. Aku tidak menyangka hari seperti ini akhirnya datang. Hanya Tuhan yang tahu betapa terhormatnya aku. Silakan makan. Dan bersemangatlah!
Bagas menarik lengan ayahnya. Ia menatap tegas sang ayah, meminta definisi diri.
Pak Reza mengerti tapi kumat lagi gara2 abis disuapin Khairani .
Pak Reza menggenggam tangan Bagas .
"Nak, terima kasih banyak. Bahkan jika aku mati besok, aku akan mati dengan bahagia. Kau yang terbaik.
"Ayah, tahan diri ayah.
"Baiklah.
Pak Reza menghela nafas dan memukul pipinya. Ia berusaha mengendalikan ekspresinya.
" Apa aku sudah terlihat baik?
"Ya.
"Bisakah aku berfoto bersamanya?
"Hanya sekali, ya?
Bagas pun minta izin Khairani .Khairani
Bagas pun memotret dan Khairani .
Setelah itu, Pak Reza menyuruh Bagas dan Zaina berfoto bersama juga. Keduanya tidak menolak karena malu, tapi Pak Reza datang.Bagas yg memang mau foto dgn Zaina , langsung mendekatkan kursinya ke Zaina . Tapi gaya mereka yg kaku, membuat mereka ditegur Pak Reza.
"Ekspresi apa itu? Ini bukan tahun 80-an. Lakukan seperti ini! Letakkan tanganmu di bahunya seperti ini ...
Pak Reza merangkul Khairani , memberi contoh pada Bagas .
Tangan Bagas pun ditempatkan di bahu Zaina .Zaina tertegun dan .... ckrek ...
Bagas dan Zaina berdiri di depan mobil. Sebuah pesawat nampak terbang di atas mereka.
Ya, Khairani dan Sean sudah pergi.
"Apa target TAP berikutnya adalah Raisya? Aku ingin tahu kelemahan apa yang akan mereka gunakan untuk mengusir Raisya kali ini. Aku bertahan dengan berbicara akan membantunya mendapatkan tunjangan yang besar. Kini aku bahkan tidak bisa menepati janjiku.ucap Zaina
"Kedengarannya kau memberi pertanyaan yang memancing.
"Tidak. Apa rasanya seperti itu?
"Ya.
__ADS_1
"Aku tidak bisa meminta sesuatu untuk tugas TAP-mu. Jangan pedulikan aku.
Bagas memberikan flashdisk ke Zaina .
"Apa ini?
"Raisya berselingkuh dengan seorang chef saat ini. TAP merencanakan perselingkuhannya. Itu file audio dari rapat TAP. Aku tahu itu tidak akan berguna saat ini tapi gunakan untuk menemukan cara lain guna membantunya.
"Kau membuatku merasa buruk.
"Jangan berikan lembek sekarang. Salah satu misiku adalah untuk memberi tahumu segalanya tentang TAP.
"Kau suka menjadi mata-mata, Pengacara Bagas.
"Itu karena aku putus asa. Aku yakin kau merasakan hal yang sama.
Zean disambut tepuk tangan para direkrut di ruang pertemuan.
"Selamat atas promosi menjadi Wakil Pimpinan." ucap salah satu direktur.
Zean tersenyum. Ia mau bicara ,, tapi para direktur tak ada kesempatan bicara dan diatur2 Irma . Mereka menyebut, Zean bisa jadi Wakil Pimpinan karena Irma .
Zean tampak kesal mendengarnya tapi ia diam saja dan tidak ada perkataan para direktur yang mengatur meremehkannya.
Irma menatap Zean .
"Mari kita bicarakan agenda pertama untuk hari ini. Mari dengar pendapat kalian tentang dana tambahan WP Technology.ucap Zean
Malam harinya ,, Zaina menatap kursi sean yg kini kosong.
Winta terlihat bahagia lantaran Sean dan Khairani sudah tak ada lagi di rumah.
"Sayurannya sangat segar hari ini. Makanlah.ucap Winta
"Sean dan ibunya sudah pergi.semua orang senang melihat mereka pergi.
"Tidak sembarang orang yang bisa menjadi bagian dari keluarga kita. Sikap sopan dan tidak berlebihan diutamakan dalam keluarga ini. Pasti sulit bagi ibu Sean untuk menyesuaikan diri. Sudah menjadi tugas kita untuk membantunya dan putranya menjalani kehidupan yang nyaman.ucap Winta
"Jadi, kau mengirimnya ke Laos saat tahu dia mudah kepanasan? Karena itu tugasmu?
Mendengar itu, Arif langsung menatap tajam Winta .
Winta membela diri. Ia bilang, Khairani sendiri yg mau pergi.
"Dia ingin membesarkan Sean di negara yang ramah lingkungan.
Arif langsung berhenti makan. Ia tahu, Winta sengaja melakukannya karena tidak mau melihat Khairani bahagia. Tapi Arif memilih tidak rapat. Winta dan tanya soal ke Zean .
"Beberapa direktur bagai kelelawar yang oportunistik. Aku sedang membuat daftar untuk Apoteker mereka. Aku akan melaporkannya jika sudah selesai.ucap Zean
"Baik.
"Itu benar, tidak tahukah kau kelelawar keberuntungan di Cina? Itu pasti begitu banyak motif kelelawar pada pakaian dan furnitur. Itu juga melambangkan umur panjang. Dengarkan ayah. Prasangka itu sangatlah kuno. Benar begitu, Ayah?. ucap Rayhan
"Apa kau sudah menyelesaikan filmmu?. tanya Arif
"Belum. Kami sudah selesai syuting, tapi masih ada proses pasca produksi.
"Apa kau bisa menyelesaikannya kali ini?
"Tentu saja!
"Sangat menyenangkan makan malam hanya dengan keluarga.ucap Winta
"Kurasa Sean bukan anak ayah.
Pelayan menuangkan air ke gelas Zean , namun ia tak sengaja menumpahkan airnya ke tangan Zean . Ia pun langsung minta maaf.
Zean kesal ,, tapi ia tak bisa menggalaki pelayannya.
Zean lantas berdiri.
"Selesaikan dulu makanmu. Kau bisa mengganti pakaian setelah makan malam.ucap Winta

"Tidak, aku sudah selesai makan.
Zean beranjak pergi.
"Dia selalu bersih.
Selesai makan malam, Zaina kembali ke kamar dan terkejut mendapati Rayhan disana.
"Apakah ini tempat istirahat? Aku akan membiarkannya karena itu kau.
"Kudengar kau mengantar Sean pergi.
"Ya.
"Apa Pengacara Bagas memberitahumu tentang aku?
"Ya. Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang? Kau pikir aku akan mengadu?
__ADS_1
"Mengadu itu bukan gayamu. , Impianku untuk mendapatkan 30 persen saham sudah hilang sekarang. Menurutmu kenapa orang tua kita hanya memercayai Zean , bukan aku, anak tertua mereka? Hei, jika itu kau siapa yang akan percayai?
"Aku akan memercayaimu.
"Sungguh?
"Apa kau ingat? 15 tahun lalu. Di hari ibuku terbunuh.
Flashback....
Di ruang makan, Zaina terus menangis dan tidak mau melepas selimut yang menyelimuti tubuhnya.
Winta dan Zean kesal.
"Selimut itu ada di tempat kejadian! Kau tidak seharusnya membawa barang pembawa sial ke rumah ini, jadi berikan!.ucap Winta
"Tidak. Ini selimut ibuku.
"Kau sangat keras kepala.
Zean yg sudah tak tahan lagi, akhirnya menarik selimut itu dari Zaina .
Rayhan muncul tepat saat itu. Tak suka melihat Zaina disakiti, Rayhan mendorong Zean. Selimut itu jatuh ke lantai.
Rayhan lantas mengambil selimut itu dan menyelimuti Zaina.
Zaina menangis keras.
Rayhan yg iba, Memelu Zaina.
Flashback off ...
"Hanya satu-satunya yang ada di pihakku. Hanya dengan menerapkanku di hari itu, kau menjadi seseorang yang jauh lebih baik dari Zean bagiku. Kurasa kau bisa melakukan semua yang dia lakukan.
"Kau lebih sentimental dari yang kukira. Sampai jumpa.
Rayhan beranjak keluar.
Bagas dan TAP kembali rapat.
"Khairani dan sean tiba dengan aman di Laos.
"Berkat Ray , semuanya berjalan lancar.ucap Farel
Ray langsung berbangga diri. Ia mengaku senang melihat tingkat stres Winta berkurang.
"kenapa kau peduli dengan stres tingkat Nyonya Winta? Jangan berlebihan. Lalu sejak kapan TAP data diri karena suatu tugas kecil? Kita tidak melayani keluarga itu. Kita melayani WP Grup. Tidak ada anggota keluarga yang di atas itu. Mengerti?
Ray langsung minta maaf.
"Bagaimana Raisya?
"Berjalan dengan baik.ucap Farel
Tasya menunjukkan foto2 kebersamaan Raisya dgn pria itu.
"Bukankah ini bukti yang cukup untuk laporan berada di pihak yang salah?
"Ya.
"Jika Baek Raisya adalah pihak yang bertanggung jawab dalam perceraian, maka kita akan punya keunggulan dalam negosiasi tunjangan.
"Berapa banyak uang yang telah diberikan kepada keluarga Raisya ?
Hani menunjukkan grafik pengeluaran untuk keluarga Raisya .
"Ini pengeluaran kartu kredit keluarga dan biaya kuliah adiknya di luar negeri. Jika kita asumsikan bahwa dana yang disediakan setiap tahun, maka akan baik bagi kita jika dia pihak yang bertanggung jawab.ucap Hani
"Jadi, perhitungan biaya yang akan mendikte takdir pasangan ini?. ucap Bagas
"Ini adalah akhir dari pasangan yang menikah tanpa cinta. Keluarga Raisya bukan. Jangan lengah karena kita bisa menyalahkannya atas perceraian. Sebagai tindakan pencegahan, cari sesuatu tentang keluarga, siapa tahu kita harus mengajukan gugatan.ucap Irma
"Telah bertemu dengan Pengacara keluarganya. Tapi aku sudah diaturnya.ucap Farel
"Aku senang kau cepat tanggap. Tapi apa kelemahan dari pria yang ditemuinya?
"Itu agak parah.
Flasback ...
Farel dan Tasya menemui pria sebenarnya yg ditaksir Raisya .
"Restoran Italia-mu mempunyai banyak pelanggan. Chef Kavin, kau lulusan ALMA, bukan? Kudengar sulit untuk diterima di sana. Kulihat kau bekerja sebagai asisten chef di Rumah Sakit Arab Saudi setelah lulus. Resumemu tidak sesuai sehingga kami memeriksa daftar lulusan dan ...
"Tunggu. Kenapa kau melakukan ini kepadaku?
"Orang Indonesia benci jika kau berbohong tentang kualifikasimu. Kenapa kau berbohong?
Lantas Farel memberikan amplop Chef Kavin yg isinya uang 100 juta.
Flashback Off ...
"Bagus. Kita akan memotongnya, jadi jangan buang-buang waktu. Mari kita singkirkan dia segera.
__ADS_1
"Baik.ucap Mereka serempak