
"Selamat siang presedir" Semuanya berdiri untuk menyambut kedatangan Feng Yi, ini adalah rapat kecil, meskipun begitu juga tak bisa berjalan dengan semena mena
"Silahkan duduk" Feng Yi masih menujukan wajah yang datar seperti biasanya, pria bermarga Feng ini benar benar sangat menarik
"Terimakasih presedir"
Semua peserta rapat beranjak duduk, Feng yi mengalihkan tatapan pada sang asisten mendapat sinyal dari atasnya Chan yu berdehem pelan dan berdiri, karena susah di beri kode hanya bisa bergerak pelan pelan saja
"Silahkan di mulai rapatnya" Chan yu berucap dengan nada ramah
Ia adalah asisten presedir Feng tentu saja akan mematikan jika rapat kali ini akan berjalan dengan baik tampa ada keributan apapun
Karena telah mendapat persetujuan dari atasan seorang pria muda berdiri dari duduknya dan dalam sekejap beberapa diagram muncul di hadapan mereka dan rapat di mulai
"Tuan tuan sekalian, iniadalah diagram pendapatan perusahaan ini dua tahun terakhir, tahun ini produk kita benar benar naik dengan begitu cepat, bahkan menghasilkan keuntungan sampai 50% setiap tahunnya" Ucapnya dengan begitu serius
Ia adalah pekerja baru dan tentu saja harus bertindak sangat hati hati untuk dalam melakukan hal, saat si pria begitu gugup dengan ini
Feng yi malah mengacuhkan mereka begitu saja, rapat bulanan hanya sebuah formalitas semata, ia suah mendengar ini selama bertahun tahun, semua akan mengatakan hal yang sama, perihal untung dan rugi
Itu tak terlalu berguna baginya, Feng yi meyakini kemampuan yang ia punya, saat ia membuat sebuah proyek maka hasil dari pekerjaannya akan mendapatkan hasil sangat memuaskan
"Presedir" Chan yu dengan nada yang begitu pelan, sepanjang rapat semua hanya mengatakan hal yang membosankan, lamunan bahan jauh lebih menarik dari diagram diagram itu
__ADS_1
"Presedir feng, bagai mana pendapat mu?" direktur lu berucap pelan, karena ini adalah rapat tentu saja harus melakukan diskusi yang baik, semua di untungkan dan semua merasa lega untuk itu
Chan yu hanya menatap Feng Yi dengan tatapan tanya, sejak beberapa bulan lalu bahkan sang atasan sering tidak fokus dan sangat suka melamun dalam beberapa kesempatan, ia tak memiliki hak untuk bertanya, namun jujur saja ia merasa sangat penasaran, dan membuatnya begitu tak nyaman
Selama beberapa tahun memang Feng yi tak sering berbicara, namun jika di tanyakan perihal ketelitiannya dalam bekerja tentu saja tak ada tandingannya
"Ah?" Feng Yi sedikit tersentak, ia malah menjadi semakin tidak fokus, benar benar memberi dampak buruk, ia bekerja dengan baik selama ini hanya karena seorang gadis malah sangat suka larut dengan pemikiran sendiri, benar benar tak terduga
"Bagai mana pendapat tuan perihal ini" Ulang tuan Lu lagi, presedir pemimpin di sini, mereka bekerja dengan baik dan Feng Yi juga tak akan melakukan hal yang merugikan mereka
"Tingkatkan kemampuan yang kalian miliki, angka ini seharunya juga bisa naik beberapa tingkat lagi, semua berkat kerja keras kalian, rapat selesai" Feng Yi menutup rapat dan setelahnya berdiri dan meninggalkan ruangan dalam keheningan, sedangkan Chan yu masih bingung dengan apa yang ia lihat
Apakah ia tak sendang bermimpi, saat rapat bahkan Feng Yi masih sempat sempatnya melamun selama ini Feng Yi di kenal sebagai pria yang memiliki fokus yang kuat dan bahkan selalu sempurna dalam melakukan semua hal
Chan yu sudah bersama Feng yi selama bertahun tahun, melamun di dalam rapat bukan hal yang akan di lakukan oleh Feng yi
Ia akan marah saat mendapatkan sedikit celah dari pekerjaan para karyawannya dan ia hanya akan sedikit memuji jika keberhasilan besar di dapatkan
"Presedir Feng" Seorang gadis langsung menyambutnya saat keluar dari ruang rapat
Gadis yang bahkan tak ia kenali, ada begitu banyak gadis yang datang menganggu Feng Yi dan ia akan menjadi begitu saja hanya akan mendapat penolakan, Feng Yi tak pernah menyukai gadis gadis yang mendatanginya, malah jatuh cinta pada gadis yang berada di dalam imajinasi
Cinta imajinasi seperti ini apakah pantas menjadi sebuah kenyataan, entahlah mungkin akan sedikit kesulitan akan tetapi Feng Yi sangat mempercayai keberadaan gadis imajinasi ini
__ADS_1
"Presedir Feng, apakah kau masih mengingat ku?, Aku adalah Ying Lin" Si gadis berucap, ia alah Ying Lin gadis tak tau malu yang menggoda Feng Yi dengan begitu terang terangan
"Nona Ying, jangan melewati batas, hargai diri anda sendiri" Chan yu berucap dnegan nada pelan
Ini bukan kali pertama orang mendatangi Feng yi, dan seperti biasa mereka akan keluar Tampa kehormatan sedikitpun
"Feng yi, kita sudah saling mengenal, kau bahkan tak mau berbicara dengan ku, aku adalah Ying Lin gadis yang menemani mu makan malam beberapa hari lalu" Ying Lin masih bersikeras, ia adalah gadis yang sangat cantik, setiap pria yang melihatnya akan jatuh dalam pesonanya ia tak percaya jika ia tak bisa menahlukkan Feng Yi ini
"Nona, presedir kami tak mengenali anda" Chan yu meraih Ying lin menjauh, gadis tak tau diri ini, bahkan malah ingin menyentuh tubuh Feng Yi, Feng Yi sangat sulit di hadapi, jika membuat suasana hatinya tak bahagia hanya akan menimbulkan bencana saja
"Jangan menyentuh ku, aku hanya ingin berbicara pada Feng yi" Ying Lin menyentak tanganya, ia hanya ingin mendapatkan Feng Yi, seorang asisten apakah pantas menyentuh kulit indahnya, sangat tak tau diri
"hormati diri anda sendiri nona lin, Chan yu suruh segera satpam menyingkirkannya"
Feng yi bahkan berbicara tampa berminat untuk melihat gadis malang itu, Feng Yi adalah pria yang begitu hebat, begitu banyak gadis cantik yang telah ia lihat, gadis tak tau diri seperti Ying Lin ini hanya bisa di singkirkan tampa ampun saja jika tidak mereka akan membuat kekacauan di masa depan
"Jika aku masih melihat gadis ini maka suruh para satpam mengemasi barangnya" setelahnya ia benar benar pergi, mengabaikan Ying Lin yang memanggil manggilnya, terus memanggil Tampa bisa melakukan apapun
"Presdir Feng bukan orang yang bisa di singgung, kasihan sekali nona itu, di masa depan siapapun tak akan ada yang berani berurusan dengannya" Ucap seorang karyawan
"Hm, dia begitu kejam pada wanita yang menyentuhnya, gadis itu sangat kasihan, tak akan mendapatkan pekerjaan di manapun meskipun ia mau" Sahut yang lainya
"Gadis yang malang"
__ADS_1
Para karyawan yang menonton membubarkan diri mereka untuk segera kembali bekerja