
"Ugg" Suara lenguhan itu bahkan berhasil membuat Yue dan Jia membulatkan mata dengan sempurna, lenguhan nan begitu pelan tadi dapat membuat keduanya terdiam untuk beberapa saat, hal ini mereka lakukan tentu saja untuk mencerna apa yang mereka lihat, dan apa yang baru saja mereka dengar,
"No.. nona, apakah kau?, Benar benar kau?, Nona" Yue Tampa sadar berteriak dengan begitu ber semangat,
Bahkan menggoyang goyangkan tubuh sang nona dengan kuat, setelah dua tahun sang nona menujukan tanda tanda untuk kembali, ia sangat senang hingga lupa yang ia lakukan adalah hal yang membahayakan nyawa sang nona
"Apakah kau ingin membunuh nona, kau mengguncangnya terlalu kuat bodoh" Jia memperingati Yue dengan nada dingin,
Gadis ini terlalu bersemangat, hingga menjadi begitu bertenaga, jikapun sang nona bangun ia masih sangat lemah, menggoncang goncang tubuh seperti ini hanya akan membuat sang nona menjadi pusing dan mungkin bisa membahayakannya
"Jia, oh Jia dalam keadaan seperti ini pun kau masih ingin memarahi ku, aku hanya sangat bersemangat saja dan kau masih saja mengatai ku dengan kata kata yang kejam" Yue menggembungkan pipinya sembari melepaskan sang nona, ia hanya terlalu bersemangat, tak memiliki niat buruk sedikitpun ia hanya terlalu senang melhat tubuh sang nona yang beraksi setelah menjadi kaku selama dua tahun ini
"Aku hanya mengingatkan mu bodoh, kau mengguncang begitu kuat seperti itu, apakah kau fikir akan membuat nona cepat sadar?, yang ada malah membuat nona kembali sekarat" Jia menatap Yue dengan tatapan malas,
Mahluk ini selalu saja tak akan menerima kritik ia melakukan kesalahan adalah hal yang sudah jelas di depan mata akan tetapi tak mau mengakuinya dan malah lar begitu saja, dasar anak anak
"Nona kau akhirnya, akhirnya hari itu sampai juga, akhirnya akhirnya nona beraksi, akhirnya nona, kau dengar itu kan Jia nona sudah akan kembali"
"Jangan cerewet, itu hanya akan membuat keadaan nona semakin buruk, kau terus mengguncangnya" Jia menghela nafas pelan, jika sudah membaik maka ini kabar yang baik, semua bisa mereka hadapi hanya saja akan lebih baik jika berada dibawah kepemimpinan Min Jiana
"Kau ini selalu saja memarahi ku, aku senang senang, apakah kau tidak senang saat nona sadar?"
"Aku senang tentu saja sangat senang, tapi kau terlalu berlebihan, hal seperti itu juga tak akan memberikan hasil baik"
"Terserah mau saja, nona ku yang kuat, aku tau itu, nona akan baik baik saja dan akan kembali sadar dan kembali bersama kita, akhirnya usaha selama dua tahun bisa membuahkan hasil" Yue tersenyum lebar, perawatan yang di berikan pada Min adalah hasil kenekatan mereka, jika di biarkan mungkin Min sudah meninggal sejak dua tahun lalu, tubuh tanpa jiwa dan hidup hanya karena topangan alat medis saja
__ADS_1
"Jangan terlalu banyak berbicara, sekarang segera panggilkan dokter dan melihat apa yang sebenarnya terjadi, semoga ini pertanda baik" Jia mengingatkan Yue yang terlalu senang,
keduanya terlalu bahagia hingga lupa untuk mengabari dokter jika pasien mereka telah menunjukan tanda tanda sebuah kehidupan
"Baiklah baiklah, jika begitu aku akan memanggil dokter, kau tunggu di sini ya, jaga nona baik baik, ajak dia bicara apapun yang kau bisa katakan, jangan biarkan dia kembali tertidur"
"Iya iya pergilah"
"Ingat, jangan diam diam saja, aku yakin nona sudah mulai bosan terlelap dan mimpinya, hanya saja ia yang begitu pemalas memilih untuk menutup matanya dan diam seperti patung kayu tampa daya seperti ini" Ucap Yue dalam satu tarikan nafas
Setelah sekian lama akhirnya Min mereka menujukan tanda tanda akan kembali,
Mereka memang sudah percaya sedari awal, nona mereka tak akan mati dengan mudah, nona mereka adalah gadis yang kuat
dokter harus di panggil, saat ini Min memerlukan mereka, bukan ocehan dan segala omong kosong yang keluar dari mulut Yue
"Segera datangkan dokter, nona akan benar benar mati jika kau terus saja mengatakan omong kosong itu" Jia menatap Yue dengan tatapan nan begitu datar seolah tak ada perasaan apapun di sana,
ia melewatkan sebuah kenyataan jika sebelumnya ia puu berteriak karena begitu senang,
Yue yakin Jia juga sangat senang dan merasa lega dengan keajaiban ini, dengan langkah tergesa ia memanggil sang dokter untuk segera memeriksa keadaan sang nona.
Di sisi lain Jia masih setia menatap sang nona dengan lekat, lenguhan tadi, membuat mereka yang putus asa memiliki harapan
Akhirnya yang di tunggu telah datang, sang nona akan kembali, sang sumber kehidupan akan segera datang untuk menyemangatinya kembali
__ADS_1
"Aku tau anda kuat nona, aku yakin kau akan bertahan, aku yakin racun kecil itu tak akan membahayakan mu, bertahanlah sebentar lagi" Gumam Jia dengan nada pelan,
Ia menatap lekat tubuh lemah itu, tatapan sedih dan penuh haru, setelah sekian lama penantian siapa yang menyangka jika hari seperti ini datang, mereka sudah hampir ingin menyerah
"Cepat perisa" Yue berucap dengan begitu tergesa,
sang dokter langsung mendekat dan memeriksa nadi si gadis yang terlelap,
"Nona sudah berhasil melewati masa kritisnya, kita hanya perlu menunggu beberapa hari ia akan segera siuman, pemulihan nona akan membutuhkan waktu cukup lama, tubuhnya telah tak di gunakan selama dua tahun ini, kita hanya perlu melakukan beberapa terapi untuk memastikan jika semua akan baik baik saja" Ucap sang dokter pelan,
Setelah dua tahun berlalu nona mereka menujukan betapa kuatnya dia,
Setelah menangani sang nona selama dua tahun ini mereka merasa ragu, karena sang nona bahkan tak memiliki tanda tanda membaik selama ini, namun hari ini
Semua seolah memutar balikan keadaan, dunia sangat menyayangi nona mereka hingga tak ingin terpisah darinya
Mereka adalah dokter dokter hebat yang berada di bawah naungan organisasi yang di pimpin oleh Min Jiana, mereka adalah penjahat, mendapatkan beberapa luka adalah hal yang pasti
Tenaga medis khusus yang akan bersiap siaga untuk mengatasi semua yang mereka alami jangan remehkan kemampuan mereka, mereka adalah ahli medis yang begitu handal
"Baiklah jika seperti itu maka kau harus memastikan jika nona tak akan kekurangan apapun setelah terjaga, kau bisa kembali dan melanjutkan pekerjaan mu" Ucap Jia dengan nada datar,
Sang dokter hanya mengangguk patuh dan segera meninggalkan ruang rawat itu
Kelegaan tentu saja menghias di wajahnya, nyawanya terselamatkan dan ia tak akan terancam dengan kematian yang mengerikan
__ADS_1