
"Karena sekarang kau sudah telah mengenal berati telah dekatkan, jika sudah dekat seharunya hal ini adalah hal yang sangat wajar kan?" Feng Yi berucap dengan nada pelan, jika tak kenal mereka sudah saling mengenalkan, Feng Yi duduk di kursi yang sudah di siapkan
Saat kedua orang penting ini sibuk saling mengejek maka para bawahan mereka hanya bisa duduk diam dan menonton, Yan Li da Chan yu bahkan terlihat begitu bersemangat, berbeda dengan Ming Yan yang terlihat sedikit terkejut dan Ji Li menujukan ekspresi lainya
"Presdir, sedari awal kita hanya memiliki hubungan bisnis, tak ada hubungan lainya, kita tak terikat hubungan apapun, harap Presdir Feng menghargai diri" Min duduk dengan senyuman mengejek, pria ini berkata seolah mereka memiliki hubungan yang begitu dekat
di pertemuan pertama ia sudah menujukan hal yang menjijikan yang membuat Min waspada dan dengan kejadian yang seperti ini
"Jika tak terikat maka aku dengan senang hati mengikatnya, ikatan bisa di buat dengan waktu, sudah lah, sedari tadi kita terus saja berbicara, mari nikmati makan" Feng Yi masih menujukan senyuman seperti biasa, gadis ini malah menjadi mengungkit hubungan mereka, hubungan apa yang lebih dekat dari pasangan suami istri?, meskipun Min lupa tapi dirinya ingat dengan jelas, tak masalah, semua akan kembali seiring perjalanan waktu, ia hanya perlu berusaha lebih keras saja
"Tuan Feng, kedatangan saya hari ini hanya untuk membicarakan prihal kerja sama antara Roseblu dan Tang Xi, bukan untuk menemani anda menghabiskan waktu makan siang" Min menyesap minumannya dengan begitu ringan, pria ini ingin mengelabuhi nya, bermain bodoh seperti ini akhir akhir ini memang cukup populer, bermain bodoh demi pencapaian besar
"Tentu saja, semua sudah di setujui, lakukan apapun yang ingin kau lakukan, masalah kerja sama biarkan di urus oleh asisten ku" Feng Yi tersenyum lebar masih menggunakan wajah tak tau malunya itu
Ia datang hanya untuk bertemu dengan istrinya, bukan untuk membicarakan kerja sama, karena kerja sama antara perusahaan mereka bisa di bicarakan oleh Chan yu dan Yan Li saja
"Anda menganggap Roseblu dengan begitu remeh, jika di bandingkan Roseblu juga tak kalah dari Tang Xi" Min menatap dengan tatapan tajam
Pria ini memandang rendah mereka, ia akui ini adalah kelalaiannya yang bersikeras untuk menarik Tang Xi bersama mereka, tapi tak ada yang menyangka jika akhirnya malah menjadi seperti ini
"Aku tidak menyepelekan perusahaan mu istri, hanya saja saat bersama mu aku tak ingin membahas pekerjaan yang melelahkan itu, biarkan saja Chan yu membicarakannya di meja lain, Chan yu" Feng Yi bukan sedang bernegosiasi melainkan memerintah, Chan yu orang yang berada di sisi Feng Yi selama bertahun tahun ia sudah mengerti akan hal yang seperti ini
__ADS_1
"Baik presedir"
Karena sudah di minta menyingkir maka mereka hanya bisa menyingkir, bakan Ji Li dan Ming Yan pun juga menyingkir untuk membicarakan perihal kerja sama
"Presedir Feng, anda begitu lapang hingga bisa keluar hanya untuk makan siang" Saat ini hanya ada mereka berdua di ruangan ini, hanya berdua saja, ia membawa Yan Li dan ji Li sebelumnya tapi siapa yang menyangka kedua pekerjanya itu bisa di singkirkan dengan begitu mudah
"Jika waktu bisa berhenti maka aku ingin ia tetap di sini, dengan begitu aku bisa selalu bersamamu" Feng Yi mengambil sumpit dan mengambil makanan untuk di masukan ke dalam mangkuk milik Min
"Rumor mengatakan jika anda adalah pria yang terhormat" Min berucap dengan nada mengejek,
Selama ini siapa yang tak mengenali Feng Yi?, pria yang sukses di masa muda pria kejam yang tak berperasaan, ia memiliki dukungan kuat di baliknya hingga membuat siapapun tak berani mengusiknya,
"Semua hanya omong kosong, jika kau tak suka aku bisa menjadi pria bajingan untuk mu, kau katakan saja pria seperti apa yang kau sukai maka aku akan melakukanya" Feng Yi menjawab ringan, hanya sebuah rumor seberapa baik atau buruk pun tetaplah hanya sebatas omong kosong orang orang yang tak memiliki kesibukan hingga menganggu orang lain
"Keinginan istri ku bukan hal kecil, selagi istri ku senang aku tak akan keberatan melakukan hal itu" Feng Yo tersenyum lebar, gadis ini masih saja suka mengejeknya dengan kata kata kejam imi
"Presedir Feng, jangan lewati batas anda, orang mungkin segan dengan anda namun jika anda melewati batas jangan salahkan saya yang tidak sungkan” Pria ini kuat, ia tau itu, hanya saja ia adalah seorang Min jiana, pimpinan pembunuh kejam yang selalu di takuti di kota ini, mereka hanya menyembunyikan diri beberapa saat
"Baiklah, hanya makan siang, tidak lebih, kau memikirkan hal buruk tentang ku, aku tak seperti yang orang katakan percayalah” Feng yi menatap Min dengan tatapan lekat, wanita ini sangat waspada, ia tak suka melihat ini, ia lebih suka melihat permaisurinya yang manja dan menyayanginya
"Kau berjanji?, hanya makan?, aku tak suka dengan pria penggoda seperti mu”
__ADS_1
"Hm, aku berjanji, hanya menemani ku makan dan berbincang saja, ini tak akan melukai perasaan dan harga dirimu aku jamin” Feng Yi meyakinkan, Min menghela nafas pelan sembari mengangguk, hanya sebatas makan saja tak aka nada masalah
"Baiklah presedir Feng, saya harap kerja sama kali ini akan menghasilkan proyek yang berguna bagi masyarakat sekitar"
"Tentu saja"
"Istri, wajah mu pucat, apa yang terjadi? Apakah kau sakit?" Feng yi berucap pelan, apa yang terjadi mengapa wajah istrinya begitu pucat
"Ah?"
"Kau baik baik saja kan?" Feng yi seketika menjadi panik, ia meraih bahu Min dan hasilnya ia melah menemukan hal yang tak pernah ia duga
"Kau, kau terluka?, Chan yu, panggil dokter dan aku akan membawanya ke rumah"
"Presedir Feng, apa yang anda lakukan?" Min terkejut saat tubuhnya tiba tiba di gendong dan di bawa keluar dari restoran
"Kau sakit, jangan banyak bergerak, maaf, maaf, maaf, sepertinya aku tak sengaja menekan luka mu maaf" Feng yi terus mengatakan kata maaf dan penuh sesal
Meskipun tak mengerti entah mengapa Min menjadi tersentuh, namun hanya sebentar, setelahnya malah meringis menahan sakit di kepalanya
Hal seperti ini sudah pernah ia rasakan, saat Seornag pria menggenggam tanganya dan mengatakan begitu banyak kata maaf
__ADS_1
"Istri, apa, apa yang terjadi?, Kepalamu sakit?, Istri" Feng yi menjadi semakin terkejut saat tubuh Min melemah dan tak lama kemudian malah jatuh tak sadarkan diri