
"Huh akhirnya kau bangun juga, bagai mana keadaan mu sekarang, apakah sudah merasa lebih baik?" Yan Li berucap pelan,
Min baru saja membuka matanya dan langsung di sambut dengan kamar yang begitu luas bernuansa klasik, Pema Dangan seperti ini jelas bukan kamarnya dan bukan tempat yang ia kenali, akan tetapi gadis yang ia temui ini adalah orang yang ia ketahui
"Kau apa yang kau lakukan di sini dan dimana ini?" Pertanyaan seperti ini memang terdengar sangat klasik akan tetapi memang selalu di katakan saat merasa berada di tempat asing
"Kau keluar dari apartemen ku dan dengan keras kepala menemui Presdir, apakah kau tau jika ini sangat berbahaya?, bagai mana jika presedir mencurigai identitas mu, meski kau mau juga akan kesulitan menutupinya jika dia bersikeras untuk membuka" Yan Li menghela nafas pelan, presedir Feng, pria yang paling di takuti, entah kenapa, ia juga tak mengerti,
Presedir Feng seolah manusia yang tak memiliki kelemahan, jika ia menginginkan sesuatu maka akan ia dapatkan dengan mudah, kecuali gadis yang berada di hadapannya ini, akan tetapi Yan Li juga tidak yakin sampai kapan gadis ini akan bertahan dan sampai kapan Feng Yi yang kejam bermurah hati untuk mengejar
"Aku tidak tau jika masih begitu serius, aku fikir luka ini sudah membaik, karena itu aku tak ingin membuang lebih banyak waktu ku, eh tak menyangka malah kembali terbuka seperti ini" Min menghela nafas,
Ia hanya terluka sedikit malah menjadi lemah seperti ini, sebagai gadis yang berada di lingkungan ini Luka apa yang belum pernah ia rasakan, tubuhnya sudah di penuhi luka
"Dasar kau ini, apakah kau lupa?, kau terluka oleh senjata yang begitu mengerikan, seolah semua sudah di persiapkan dan kau adalah targetnya" Yan Li menghela nafas pelan, ia sudah mengatakan untuk tinggal lebih lama di apartemennya namun Min malah pergi begitu saja,
Ia tak menyangka jika akan kembali bertemu dalam keadaan seperti ini, mereka pergi untuk membicarakan perihal kerja sama antara Roseblu dan Tang Xi hal yang tak ia duga adalah pertemuannya dengan Min dengan status yang lainnya
"Aku baik baik saja, senjata apa yang bisa menyakiti ku" Min berucap dengan penuh percaya diri, hanya luka kecil saja, mengapa terlalu menyakitkan, ia sudah mengalami begitu banyak luka dan ia masih hidup sampai sekarang
"Kau ini sangat sombong, meskipun kau masih hidup sampai saat ini kau juga tak bisa menyepelekan hal, meskipun kau memiliki 10 nyawa kau akan tetap mati jika ceroboh" Yan Li berucap dengan nada mengejek, manusia memiliki sikap percaya diri adalah hal yang baik akan tetapi jika naik beberapa tingkatan saja maka akan menjadi sombong dan sombong adalah hal yang akan menimbulkan sebuah dampak yang tak di perkirakan
__ADS_1
"Kau ini memarahi ku dengan begitu kejam, apakah kau tidak lihat jika saat ini aku begitu menyedihkan kita bertemu sekali dan kau langsung menyemprot saat aku bangun?" Min menggembungkan pipinya dengan kesal, sebelumnya mereka sudah memutuskan untuk berteman dan antara teman maka akan sedikit memiliki jarak
"Kau keras kepala dan lihatlah apa yang terjadi?, Kau bersikeras pergi bekerja dan pingsan, dan saat ini kau berada di daerah kekuasaan presedir Feng" Yan Li berucap dengan mengejek, gadis ini terlalu sombong, berfikir jika luka tak akan membahayakannya, luka dari senjata biasa mungkin akan tak berpengaruh akan tetapi orang di dalam dunia gelap tau bagai mana menjatuhkan lawan mereka
"Hah?"
"Kau di mansionnya, kau harus lebih berhati hati, jangan sembarangan bergerak dan ingat jika saat ini tubuh mu lemah, meskipun ingin kau tak bisa mengalahkan presedir Feng" Yan Li memperingatkan, setelah di perhatikan Feng Yi memang memiliki sisi yang begitu menggemaskan akan tetapi bisa menjadi kejam sewaktu waktu, gadis yang membuatnya Lulu
"Dia tak akan menahan ku lebih lama lagi kan?, pria gila itu selalu saja memanggil ku istri dan itu sangat tidak masuk akal, baru bertemu kapan menikahnya?" Saat ini Min hanya menghela nafas pelan, pria ini adalah pria yang sangat keras kepala dan ia tak akan bisa di luluhkan dengan mudah, kali ini min memang bernasib sial
"Kau tau dengan jelas bagai mana keras kepalanya presedir Feng, kau sudah berada dalam pengawasnya kali ini, dan kau hanya bisa patuh, jangan sampai identitas aslinya terbuka" Yan Li hanya bisa mengatakan hal ini, Feng Yi tak akan melepaskannya dengan mudah
"Aku bukan orang bodoh" Min lagi dan lagi menghela nafas, lepas dari pria ini juga bukan mahluk yang bisa di hadapi dengan mudah
"Jadi Masud mu aku hanya bisa diam tampa daya di sini?"
"Aku hanya bisa mengatakan itu saat ini, Presdir Feng sedang di luar, aku di minta untuk mengganti pakaian mu, kau harus hati hati, luka mu kali ini sangat berbahaya, jika aku salah bergerak maka akan berakibat fatal"
"Kau ini, kita baru bertemu beberapa kali, tapi sudah seperti Seorang ibu saja"
"Aku berharap bertemu dengan ibu ku tapi sayangnya aku tak bisa, aku harus masuk ke lembah hitam itu hanya untuk membalaskan dendam"
__ADS_1
"Kita sama, jangan terlalu sedih, kita memiliki nasib yang sama, jadi tak perlu menagis"
"Kau benar, menagis juga tak berguna, semua sudah selesai, aku hanya bisa berpesan agar kau hati hati, jangan sampai presedir Feng mengetahui identitas mu"
"Baiklah baiklah, kau ini cerewet sekali"
"Baiklah, jika sudah selesai aku hanya akan keluar, pejamkan matamu, jangan biarkan Presdir tau jika kau sudah bangun"
"Kenapa?"
"Ia akan menemukan beberapa kejanggalan pada tubuh mu, jadi untuk beberapa saat jangan menganggu fokusnya"
"Kau fikir aku apa?, Aku tak pernah menganggu fokus siapapun"
"Hari ini Tang Xi mengalami kerugian besar, Presdir Feng sedang pusing menghadapinya, saat kau bangun pasti kau memarahinya dan itu menambah beban nya"
"itu bukan urusan ku"
"kau tau jika kerugian Tang Xi juga akan berdampak pada perusahaan mu, jangan menganggu untuk beberapa saat"
"Huh, baiklah baiklah, aku akan mengikuti saran mu, lagi pula dia yang membawa ku ke sini, mengapa seolah aku yang paling salah"
__ADS_1
"Kau yang terbaik, jika begitu aku harus pamit, aku harus kembali bekerja"
"Baiklah, kau ini selalu saja, datang tak di undang pulang tak di antar"