Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
55


__ADS_3

Feng yi masih duduk di balik meja kerjanya saat rembulan malam menyapa hari ini, setelah mengantar Min ke kantor ia memutar arah dan kembali ke Tang Xi dan mulai bekerja seperti biasanya


Min belum menerimanya, ia terlalu agresif, ia tau itu akan tetapi jika ia tak ingin dekat hanya itu yang bisa di lakukan, dengan tempramen Min yang angkuh jika ia melakukan hal serupa maka hanya akan menimbulkan jarak yang jauh di antara mereka, dua orang yang berpengaruh bertemu dan akhirnya hanya saling diam, jikapun berbicara hanya akan membahas keuntungan dan rugi


Min begitu tertutup tentang hal pribadi, ia hanya bisa menjadi pria yang tak tau malu untuk mendekati, anggap ia bodoh akan tetapi ia rela menjadi bodoh demi istrinya


"Apakah kau lihat?" Yan Li menyenggol Chan yu yang sedang berdiri bersamanya menatap kelakukan Feng Yi dari balik celah,


Seperti biasa Yan li si tukang gosip selalu saja merasa penasaran dengan hubungan dan perasaan Feng Yi pada gadis bermarga Ji itu


"Ada apa?" Chan yu yang berada di dekatnya, ia tak tau mengapa mereka harus mengintip seperti ini bukanlah lebih baik jika langsung saja, toh Feng Yi juga tak akan menutupi itu dari mereka


"Presedir tersenyum senyum melihat gambar Nona Ji, kau bisa lihat kan bagai mana ke keanehan presedir beberapa waktu ini, terkadang juga sangat kekanak kanakan, ia adalah pria yang angkuh akan tetapi dalam sesaat ia berubah begitu saja, moodnya juga sangat tak beraturan, terkadang ia begitu bahagia, tersenyum dan membuat semua terasa lebih baik akan tetapi dalam sesaat bisa saja berubah menjadi mahluk yang begitu kejam dan sangat suka marah Tampa sebab" Yan Li menjadi semakin bersemangat, presedir yang telah ia ikuti selama beberapa waktu ini selalu berwajah datar dan dingin pada siapapun, kali ini malah tersenyum dengan begitu indah hanya karena melihat layar ponsel saja, pesona cinta, siapapun memang tak bisa menolaknya


"Kau ini dari mana saja, saat ini hubungan presedir kita dengan nyonya sudah membaik, lihatlah moodnya kembali membaik juga" Chan yu berucap dengan begitu ringan dan setelahnya kembali melangkah menuju meja kerjanya


Ia adalah orang yang menjadi saksi bisu kedekatan keduanya, Feng Yi bersikeras mengejar dan kali ini juga sudah mendapat kesempatan, apa lagi yang bisa terjadi jika kesempatan sudah di berikan maka rasa itu akan segera muncul

__ADS_1


"Syukurlah jika begitu, dan kau juga harus melihat jam dan mengingatkannya untuk pulang, Karena hubungannya membaik bukankah dia juga akan lebih bersemangat untuk mencari Nona Ji itu?," Yan Li tersenyum lebar sembari mengikuti langkah Chan yu untuk meninggalkan jendela kecil tempat mereka mengintip


"Pulang?" Chan yu bertanya


"Tentu saja, pekerja mana yang masih berada di kantor jam segini?, kau mungkin tidak lelah tapi aku lelah dan lihat sudah jam berapa ini dan kita masih saja bekerja seperti kuda saja" Yan Li menunjuk jam dinding yang bahkan sudah menujukan angka 21.59 dalam beberapa saat tengah malam akan menyapa" Yan Li menunjuk ke arah Jam dinding, mereka berada di kantor di saat malam seperti ini


"Kita bekerja terlalu semangat dan lupa waktu" Chan yu tersenyum kecil, benar, mereka terlalu bersemangat bekerja malah menjadi lupa jika malam sudah hampir larut dan mereka masih saja di perusahaan


"Sekarang lebih baik kau mengingatkannya" Yan Li membereskan dokumen di hadapannya, Feng Yi kembali dan ia tentu saja ikut pulang dan beristirahat, ia sudah bekerja seharian, ia lelah dan ingat ia adalah manusia, tentu saja tak bisa bekerja seperti robot, ia butuh makan istirahat dan tidur


"Baiklah, bersiap siaplah, kau bisa kembali terlebih dahulu" Chan yu berucap, jika sudah waktu pulang maka ia juga tak bisa berada di kantor lebih lama lagi


"Ok"


"Ingat, jadwal tuan besok harus di perbaiki, di pagi hari ia akan menjemput nyonya dan tak bisa bertemu dengan klien sepagi itu" Chan yu mengingatkan, hubungan membaik dan jadwal yang padat pun harus di atur kembali, Feng Yi sudah seperti protagonis di dalam drama saja, meninggalkan perusahaan hanya untuk mengejar gadis yang ia cintai


Akan tetapi hal seperti ini juga tidak buruk, saat hati pemimpin mereka senang maka mereka tak perlu merasakan aura penekanan yang sangat menganggu itu

__ADS_1


"Baiklah baiklah, jadwal yang ku buat tak akan membuat nyonya besar mu dan Presdir mu itu terpisahkan" Yan Li menujukan senyuman mengejek, bekerja bersama Feng Yi gaji besar dan pengorbanan pun akan besar, semua di bayar setara itulah yang membuat mereka berusaha untuk betah tinggal bersama mahluk seperti Feng Yi ini ini


"Kau adalah gadis yang paling menyebalkan yang pernah ku ketahui" Chan yu menggembungkan pipinya kesal, ia mengatakan hal serius malah di anggap candaan oleh mahluk tak berperasaan seperti Yan Li ini


"Dan kau adalah pria yang paling cerewet yang pernah ada di dunia ini, setiap hari sangat suka bergosip, mengatakan ini dan itu, aku yang awalnya anak baik baik menjadi tercemar karena mu" Yan Li berucap dengan nada tertindas


"Hey, sadarlah, buka mata mu lebar lebar, siapa yang mencemari siapa?," Chan yu yang tak terima dengan tuduhan yang di lontarkan tentu saja menjawab, ia awalanya pria baik baik, akan tetapi setelah Yan Li datang ia terkontaminasi dengan Yan Li yang sangat suka menggosip itu


"Kau" Yan Li mendengus kesal dan setelahnya segera meninggalkan kantor.


Karena sudah selesai ia bisa kembali dan membiarkan Chan yu yang mengurus Feng Yi,


Langkah membawanya menuju parkiran dan dalam beberapa saat saja mobil mewah itu kembali melaju di jalan raya hingga


"Brak"


Yan Li menghela nafas pelan dan turun dari mobil, ia menabrak seseorang, sebagai orang yang bertanggung jawab ia akan membantunya

__ADS_1


"Satu kali aku bertemu dengan gadis yang penuh luka, dan kali ini aku bertemu dengan pria yang bahkan penuh dengan luka dan darah, sial sial" meskipun mengeluh Yan Li mengangkat tubuh pria itu masuk ke mobil Ia tau jika pria ini sedang sekarat, bukan karena ia yang menabrak karena ia yang lari dari pengepungan


__ADS_2