
Min menghela nafas pelan pria ini bersikeras untuk menjemputnya dan saat ini ia hanya ingin cepat cepat sampai di perusahaan agar bisa meninggalkan pria ini, pria ini sangat menyebalkan dan sangat tak baik untuk di dekati
"Istri, kau bahkan hanya diam saja sepanjang perjalanan, apakah ada yang membuat mu merasa tidak nyaman?" Feng Yi menatap Min yang sedari tadi duduk diam di sampingnya
"Tidak" Min menjawab acuh, ia baik baik saja, ia hanya merasa tak suka dengan keberadaan Feng Yi, pria ini bahkan sangat cerewet
"Aku sudah berbicara banyak dengan mu, kau hanya menjawab dengan begitu sarkas saja?" Feng Yi menggembungkan pipinya dengan penuh kesal, ia sudah berbicara banyak sedari tadi sedangkan Min hanya mendiaminya, walaupun membuka suara ia hanya akan menyangkalnya dengan nada sarkas
Akan tetapi meski apapun itu asalkan ia bersama Min maka ia tak akan memperhitungkan permasalahan ini, Min hanya tak terbiasa denganya, tak maslaah
"Aku tak meminta mu untuk berbicara, jika sudah lelah maka kau bisa diam dan duduk dengan tenang" Min menjawab dengan nada ringan, ia tak pernah meminta Feng Yi untuk berbicara, dirinyalah
"Istri kita sudah sampai"
Min mengagetkan min yang sedang hanyut dalam pemikirannya, karena suah sampai ia segera bergerak untuk turun dari mobil, ia tak ingin mendengar ocehan Feng yi lebih lama lagi, ia terlalu malas dan bosan, pria ini memiliki kemapuan bicara yang sangat mengerikan, jika berada di dalam satu ruangan dengan Yue maka yang akan menjadi pemenang belum bisa di tentukan
"Rumor benar benar menipu, mahluk ini bahkan tak berbeda dari pada para perayu ulung di sepanjang jalan" Min hanya bergumam mengutarakan kekesalanya dengan ketidak berdayaan nya terhadap Feng Yi yang sombong ini
Dingin apanya?, Acuh dan kejam dari mana?, di matanya Feng yi adalah seorang pria yang begitu menggelikan, selalu melakukan hal yang tak baik, selalu membuatnya kesal merasa tertekan karena tak bisa melakukan perlawanan sedikitpun, saat ini ia hanyalah seorang pengusaha yang berhadapan dengan pengusaha yang memiliki kekayaan melebihi dirinya
Min sang presedir wanita dan orang lain hanya tau jika ia adalah pemimpin Roseblu, ia tak bisa bersikap semena mena, memukul Feng yi contohnya, jika itu terjadi maka Feng yi akan dengan mudah menemukan kejanggalan dan keanehan atas dirinya
__ADS_1
"Selamat pagi Ketua" Ming Yan menyapa Min yang baru saja turun dari mobil,
Sebelumnya Min sudah menghubunginya dan saat berada di perjalanan Min malah kembali memberi tau jika ia tak perlu di jemput, ia akan pergi ke perusahaan sendiri, dan lihatlah, rupanya hari ini ia berangkat dengan presedir Feng,
Ming Yan tak tau mengapa Feng Yi terlihat begitu familiar di matanya, ia menyimpan semua ingatan di dalam benaknya, akan tetapi ia lihat jika Min melupakan semuanya, saat kembali terjaga Min akan melupakan segala hal yang ia alami saat berada di alam bawah sadarnya
Dan jika di lihat lihat sepertinya Feng Yi mengingat semuanya, awalanya ia berfikir jika mimpi dan kehidupan yang ia alami di saat itu hanya khayalan dan kebodohan saja, akan tetapi setelah mencari tau dan melihat dengan mata kepalanya sendiri barulah ia menyadari jika kehidupan yang mereka lalui saat itu adalah kehidupan di masa lalu, mereka telah bertemu di masa lalu dan setelah ratusan tahun berjalan mereka kembali di pertemukan kembali dengan nama dan sikap yang berbeda
"Selamat pagi Ming Yan, kau jangan tunjukan wajah begitu sungkan, suasana hati ku sedang buruk, aku tak pag ingin diperburuk oleh kekesalan ku padamu, biarkan Feng Yi saja kamu jangan" Ming Yan adalah orang terdekatnya saat ini setelah Yue dan Jia, ia tak suka jika di panggil dengan begitu formal, seolah mereka hanyalah orang asing saja
"Baiklah nona, maaf karena membuat nona merasa tidak nyaman, silahkan" Ming Yan berucap dengan penuh sesal, ia hanya berusaha menjadi seornag pekerja yang baik, ia tak ingin apapun, hanya ingin membuat sang nona merasa bangga dengan keberadaanya
Min tersenyum dan melangkah terlebih dahulu memasuki Roseblu, karena sudah berdiam diri di rumah dalam waktu lama ia harus bekerja dengan giat kali ini
Setelah berjalan beberapa saat keduanya sampai ke dalam ruangan, Ming Yan segera meletakan segelas teh hangat di hadapan Min
Kebiasaan Min setelah beberapa bulan terakhir, di pagi hari ia akan meminum teh hangat untuk mengembalikan mood yang bahkan sudah di hancurkan sedari dini
"Di mana Ji Li?" Min tak melihat sekretarisnya itu,
Meskipun tak sedekat Yue dan Jia Ji Li juga orang yang mengurusi semua pekerjaan Min dalam beberapa waktu ini, Min juga sudah menganggapnya sebagai pekerja yang baik, hanya saja ada beberapa hal yang cukup di ketahui oleh mereka berempat saja, siapa lagi jika bukan Jia, Yue, Ming Yan dan dirinya sendiri
__ADS_1
"Ji Li sudah memaksa diri sedari beberapa Minggu yang lalu, dan kemarin ia jatuh drop, dan dalam beberapa hari ini Ji Li belum masuk ke perusahaan " Ming Yan berucap, terlalu memaksa adalah hal yang tidak baik, lihatlah Ji Li ia terlalu bersemangat hingga menghabiskan semua tenaganya Tampa menyisakan sedikitpun oengampunan
Setelah presedir mereka sakit pekerjaan tetap saja tak bisa di hentikan, saat memerlukan tandatangan maka Ji Li akan ke rumah Min dan jika tidak maka mereka akan menyelesaikannya sendiri,
Di paksa bekerja seperti kuda selama beberapa Minggu membuat mereka menjadi kewalahan dan jatuh sakit
"Huh, baiklah jika demikian, kau kerjakan saja pekerjaan mu, kirim karangan bunga pada Ji Li, dia bekerja begitu keras demi perusahaan" Min mengangguk mengerti,
"Baik nona"
"Dan kau jangan mengikuti jejaknya, bekerja semampunya saja jika bersikeras lihatlah apa yang terjadi pada Ji Li saat ini?, tubuhnya tak kuat hingga tumbang begitu saja" Min hanya berusaha untuk memperingati Ming Yan untuk bekerja sesuai porsi saja
Bekerja begitu giat hingga sakit, apa gunanya, memaksakan diri untuk bekerja dan setelahnya malah merugikan diri sendiri, hal seperti ini bukan hal yang baik untuk di contoh
"Baik Nona, laporan dan beberapa berkas yang akan anda lihat sudah berada di atas meja anda" Min menghela nafas sembari menatap layar komputer di hadapannya, bekerja lagi seolah kehidupan ini tak ada habisnya bekerja
"Baik"
"Jika demikian saya akan keluar, jika nona memerlukan sesuatu bisa langsung memanggil saya"
"Baiklah, kembali sana"
__ADS_1
"Ya Nona, permisi" Ming Yan segera bergerak meninggalkan ruangan membiarkan Min bekerja dengan fokus