Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
59


__ADS_3

“Nona, presedir Feng sudah berada di depan" Seornag pelayan datang memberi tau jika Feng Yi sudah berada di mansion nya, pria itu memiliki kegigihan dalam menahlukkan hati seorang gadis, akan lebih baik jika Feng Yi menghabiskan waktunya untuk bekerja dengan begitu akan banyak gadis yang dengan sikap rela mendatanginya


"Pria idiot itu bahkan sangat bersikeras untuk meluluhkan ku, menyebalkan" Min hanya bisa mengatakan jika Feng Yi pria yang idiot,


Ia sudah di tolak puluhan kali tapi masih saja tak tau malu dan datang ke mansion dengan terbuka dan jangan lewatkan senyum menjijikan itu, ia di kenal dengan pria dingin dan tak tergapai akan tetapi menjadi orang yang tak berguna seketika, kemapuan yang seperti itu sangat di sayangkan terbuang sia sia


"Nona, sudah waktunya kembali bekerja, dan lagi tubuh anda belum sepenuhnya pulih, anda akan baik baik saja jika bersamanya" Yue berucap pelan, jika Feng Yi berada di sisi sang nona maka semua akan menjadi lebih baik, dengan keadaan tubuh dan banyaknya serangan dari luar mereka lebih merasa tenang jika Min di jaga oleh orang yang kuat


"Pria idiot itu, dasar tidak tau malu dan tidak tau diri" Meski menggerutu Min bergerak turun untuk menemui Feng yi yang sudah menunggu


"Tuan Feng, sepertinya anda sangat lapang, selalu datang ke Roseblu seolah di Tang Xi tak memiliki kesibukan dan pekerjaan lain” Min menyapa Feng Yi dengan masih melangkah untuk menuruni tangga, pria ini masih dengan tak tau malu duduk di sofa mewah miliknya, bukan hanya itu ia bahkan juga berani minta di suguhkan secangkir teh, benar benar tak habis fikir


"Ada Chan Yu yang menyelesaikan pekerjaan, dan aku memang memiliki banyak waktu untuk bersama mu, datang dan duduklah kau belum sarapan kan?, aku sudah meminta pelayan untuk menyiapkan sarapan, ayo sarapan terlebih dahulu" Feng Yi tersenyum lebar di balik meja, di hadapannya sudah tersedia sarapan yang akan mereka santap pagi ini,


Tubuh Min belum begitu baik, jika kurang istirahat dan makan maka itu hanya akan menghambat proses pemulihannya saja


"Tuan Feng ini sangat tak tau malu ternyata, bahkan menganggap mansion ku ini seperti rumah sendiri" Min berucap sembari duduk di hadapan Feng Yi, ia menatap Feng Yi dengan tatapan mengejek, pria ini berani memerintah pelayan dan menyusuri sudut rumahnya dengan begitu leluasa


"Tentu saja, mengapa harus malu, sekarang habiskan sarapan mu dan setelahnya minum obat" Feng yi berucap ringan, ia datang untuk melihat keadaan min setelah kembali sakit beberapa waktu lalu, dan sepetinya gadis yang ia cintai ini kehilangan banyak berat badan


Karena sudah berada di meja makan maka makan dengan baik agar memiliki tenaga untuk bekerja dan menjalani hari yang panjang ini.


Acara makan sudah selesai dan Min melangkah ke mobil, ia tak ingin berangkat bersama Feng Yi akan tetapi Feng Yi malah masuk ke dalam mobilnya Tampa sungkan


"Apa yang kau lakukan?"

__ADS_1


"Masuk ke mobil"


"Ini mobil ku"


"Aku tau, lalu?"


"Kau memiliki mobil mu sendiri mengapa masuk ke dalam mobil ku"


"Karena aku ingin pergi bersama mu"


"Feng Yi oh Feng Yi, sudahi permainan kau ini, kembalilah ke mobil mu sendiri aku akan pergi bekerja"


"Aku akan mengantar mu, aku akan mengantar mu sampai ke dalam ruangan" Feng Yi mendekatkan tubuh mereka dengan begitu ringan dan bergeser untuk memutuskan jarak di antara mereka, melihat Feng Yi mendekat sontak Min menggeser kan tubuhnya, akan tetapi ini hanyalah sebuah mobil, jika ia terus bergeser ia akan menemui jalan buntu dan akhirnya terpojokkan


"Feng yi, tolonglah, kau terlalu dekat, bisakah kau menjauh sedikit, kau menduduki tempat ku" Min sangat putus asa menghadapi Feng Yi, ia adalah gadis yang licik dan kejam, akan tetapi siapa yang menyangka jika kemapuan yang di miliki oleh Feng Yi berada di atasnya, ia bahkan sudah menjadi lelucon konyol di mata Feng yi


"Dasar bodoh, apakah kau buta, aku sudah seperti kucing yang terjepit oleh mu"


"Ah, maaf aku terlalu bersemangat" Feng Yi menggeser kan tubuhnya dan membiarkan Min duduk dengan baik


"Supir, jalan" Tak perlu menunggu perintah dari Min, Feng Yi bisa mengendalikan semua pelayan di mansion milik min, alasannya?, semua menghormati Feng Yi karena tau jika Min juga tak benar benar menolaknya


"Jangan menggoda ku, jika kau ingin bekerja maka turunlah dari mobil dan pergilah ke perusahaan mu sendiri"


"Aku akan mengantar mu, sudah lah, jangan mengatakan apapun, jika tidak maka aku tak akan sungkan" Feng Yi malah memiringkan tubuhnya dan semakin mendekat ke arah Min

__ADS_1


"Feng Yi apa yang kau lakukan, dasar tak tau malu, apakah kau tak melihat jika ada orang lain di sini" Min berucap dengan mulut yang tertutup


"Jadi jika tidak ada orang lain apakah aku bisa mencium mu" Bisik Feng Yi semakin berani, hal ini membuat min membulatkan matanya, ia menjadi bodoh dalam sesaat, bahkan dengan mudah kembali terjebak oleh mulut sialan Feng Yi itu


"Sial" Min mendorong Feng Yi menjauh darinya, ia terjebak lagi oleh pria menjijikan ini


"Kau sedang malu?"


"Tutup mulut mu"


"Kau benar benar sedang malu, lihatlah pipi mu memerah, sangat menggemaskan" dan begitulah yang terjadi di sepanjang jalan, Feng Yi yang tak berhenti menggoda Min dan Min sudah seperti orang bodoh karena meladeni Feng Yi yang bersemangat seperti ini.


"Aku sudah sampai di kantor bahkan kau juga sudah mengantar ku sampai ke dalam ruangan, apakah belum puas?, kembalilah ke Tang Xi, supir akan mengantar mu" Min berucap saat keduanya sudah berada di dalam ruangan,


Biasanya Feng yi akan pergi setelah mengantarnya namun kali ini ia bahkan ikut masuk bahkan sampai ke dalam ruangan


"Kau sangat baik istri, tapi aku tidak ingin kembali sekarang, Aku akan menemanimu, hari ini kau ada rapat kan?" Feng yi berucap dengan nada pelan


"Ini adalah rapat Roseblu, dan tidak ada sangkut pautnya dengan mu, kau urus saja Tang Xi mu"


"Rekan bisnis mu kali ini bukan orang yang bisa di hadapi dengan mudah, ia adalah pria tua yang sangat licik, tuan Wen pasti telah memiliki trik untuk menguasai Roseblu, aku tak akan membiarkan mereka menyakitimu, mana mungkin aku akan diam saat istri ku di tindas oleh orang lain"


"Kau mengenal begitu banyak orang licik, ah aku sampai lupa, kau bahkan berada dalam deretan mereka"


"Jangan mengejek ku seperti itu, aku tidak serendah mereka"

__ADS_1


Keduanya saling mengejek namun di hentikan oleh pria yang langsung menerobos masuk ke dalam ruangan


__ADS_2