Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
32


__ADS_3

Dalam waktu yang begitu singkat keduanya sudah berada di depan gedung mewah tempat Roseblu berdiri, dengan gerakan ringan keduanya melangkah masuk ke Roseblu tatapannya bahkan masih begitu datar seperti biasa namun terdapat kegirangan dan sebuah harapan dari balik matanya


Mahluk angkuh ini bahkan sangat tak sungkan saat menerobos masuk ke dalam Roseblue perusahaan yang sebelumnya selalu mengulurkan proposal jelek mereka, kali ini ia ingin bernegosiasi, dan bahkan tak akan segan untuk memohon kerja sama


Karena sebelumnya ia bahkan tak berhasil berbicara dengan gadis hari itu, ia tak tau identitas gadis itu,


Si gadis menjadi begitu misterius seolah ia bahkan tak pernah ada di dunia ini, Chan yu sudah mencari namun semua informasi mengenai gadis itu seakan di simpan dengan begitu rapat


"Selamat siang ada yang bisa saya bantu" Suara itu berasal dari seorang resepsionis yang menyapa keduanya dengan ramah,


Sebuah perusahaan besar tentu saja harus mengutamakan etika dan kemampuan pegawainya, Jika tidak memiliki itu maka akan lebih baik jangan mencoba untuk datang, karena yang tak mampu tak akan pernah di beri kesempatan untuk bergabung dengan mereka


"Saya ingin menemui pemimpin perusahaan ini" Ucap Chan Yu dengan nada pelan, Sedangkan Feng Yi ia hanya diam, dan memilih untuk menatap semua orang dengan tatapan datar, Ia masih menelisik keberadaan gadisnya, gadis kecil seperti belut yang sangat sulit di tangkap,


Gadis licin itu dengan mudahnya kabur dari tangannya, ia telah menghabiskan begitu banyak waktu untuk sekedar mencari keberadaanya, hingga si gadis itu datang di hadapan nya, hanya saja dalam sekejap si gadis malah kembali menghilang seolah di bawa angin puyuh ke dunia lain


"Apakah anda sudah membuat janji tuan?" Ucap sang resepsionis dengan ramah


Mereka tak bisa bertindak gegabah, Pemimpin mereka bukan orang yang bisa di temui sesuka hati dan akan tetapi dua orang ini juga bukan orang yang bisa di ganggu

__ADS_1


"Kau bertanya hal itu pada kami?, apakah kau tak salah?


Chan yu menatap sang resepsionis dengan kesal, sebelumnya Roseblu lah yang datang dan mengemis untuk melakukan kerja sama, tapi?, Hari ini?, mengapa mereka bertindak seolah mereka tak pernah melakukan apapun, mereka bahkan bertindak seolah tak membutuhkan uluran tangan orang lain


"Maaf sebelumnya tuan, jika telah membuat janji maka saya akan menghubungi Sekretaris pemimpin terlebih dahulu"


"Apakah tidak bisa di lakukan dengan cepat, mengapa bertele tele"


"Semua sesuai dengan prosedur tuan" Si resepsionis hanya menujukan senyum ramah akan tetapi di dalam hatinya tentu saja ada rasa jengkel


jika dilihat dari manapun dua orang ini adalah orang penting dan cerdas akan tetapi malah begitu sembrono, buka ia ingin berkomentar hanya saja Chan yu yang tidak sabar dan Feng Yi menujukan wajah dingin seperti itu, manusia mana yang tak akan jengkel


Mereka dua orang paling berpengaruh di Tang Xi bagai mana bisa menunggu, orang Roseblu bisa menerobos perusahaan mereka mengapa mereka dis suruh menunggu lebih lama lagi


"Ah maaf kan saya tuan, kami hanya bekerja sesuai dengan prosedur yang ada, maaf jika menyinggung tuan tuan hanya saja presedir tak akan mau menemui orang yang tak memiliki janji" Ucap sang resepsionis dengan nada pelan, Ia tak bisa lalai, meskipun kedua orang di hadapannya adalah orang penting, namun peraturan tetaplah peraturan yang harus di patuhi, dan ia hanya bekerja sesuai dengan prosedur yang ada


Sejak pemimpin baru datang mereka tak bisa berleha leha, jika tak bekerja dengan bai akan di peringati dan paling parah akan di keluarkan dengan tidak hormat


Mendengar itu Chan yu hanya bisa menghela nafas kesal, ia hanya ingin bertemu dengan pemimpin perusahaan ini dan tentu saja untuk membicarakan kerja sama

__ADS_1


"Ada apa Ming Hui?" Ucap Yue yang Tampa sengaja mendengar keributan yang di lakukan oleh seorang pria yang sedari tadi mendebati resepsionis


Ia berniat untuk memanggil seseorang untuk mengantarkan barang ke Mansion mereka, namun malah bertemu dengan dua orang penting yang asik bertengkar dengan resepsionis mereka


"Ah direktur Yue, kedua Tuan ini datang untuk menemui anda" Ucap Ming Hui dengan nada pelan, gadis bernama Ming Hui itu di ganggu oleh dua orang yang begitu penting, tak bisa terlihat lemah dan tak juga bisa menyinggung, berada dalam stuasi itu memang sangatlah menjengkelkan


"Hm, baiklah lanjutkan pekerjaan mu saja, aku akan mengatasinya" Yue tersenyum lebar, dua orang ini bukan lawan bicara Ming Hui, datang dengan begitu tergesa, hal apa yang ingin di lakukan oleh dua orang dari Tang Xi ini, entah akan membawa kabar baik atau buruk


"Ah, selamat datang di Roseblu tuan Feng, kedatangan anda terlalu tiba tiba hingga kami bahkan tak bersiap" Ucap Yue dengan lembut dan ramah, kedatangan Feng yi yang begitu tiba tiba membuat sedikit terkejut, selama beberapa minggu mereka telah menunggu hanya saja tak menujukan hasil, mereka sudah bekerja dengan begitu keras demi proposal itu akan tetapi tak menujukan hasil apapun sampai saat ini


Tak menyangka jika hari ini Feng yi akan mendatangi mereka, dan apa yang ingin di lakukan oleh pria ini di tempat ini, melihat Feng Yi yang datang secara pribadi seperti ini membuat Yue bertanya tanya, apa yang akan terjadi, apa yang mereka bawa entah itu kabar baik ataupun buruk


"Ah baiklah, mari ikuti saya ke atas" Ucap Yue pelan sembari menarik tangannya kembali,


Ia bermurah hati untuk mengulurkan tangan sebagai sikap ramah tamah namun siapa yang menyangka jika Feng yi ini amat sangat angkuh, Ia bahkan tak melihat sedikitpun jangankan menyambut uluran tangan, Feng yi bahkan mengacuhkan keberadaanya


Meskipun sedikit kesal memaksakan diri untuk mempertahankan senyum demi sikap ramah tamahnya sebagai tuan rumah, Feng yi dan Chan yu melangkah dalam diam menuju lift


"Dasar pria ini aku sudah berbaik hati, jika perusahaan ini tak membutuhkan dia maka ia akan mati di malam hari, sangat menyebalkan aku adalah gadis yang sangat cantik, semua orang suka bercengkrama dengan ku, dan pria ini malah tak mau menerima uluran tangan ku?, menyebalkan sekali, membuat aku marah saja" Batin Yue berteriak, ia masih menujukan senyuman ramah akan tetapi di dalam hatinya bahkan bergemuruh karena tak terima atas penolakan yang di lakukan oleh Feng Yi yang menyebalkan itu

__ADS_1


__ADS_2